Gadis Penakluk Pria Dingin

Gadis Penakluk Pria Dingin
Jatuh Cinta??


__ADS_3

"Pertunangan??? Pertunangan siapa???" tanyanya.


Senyuman pun terpampang jelas di wajah Roy,


"Pertunangan siapa lagi!!!!" ujar Roy excited.


Alex pun menatap ragu dan curiga pada Roy,


"Kau??? Apakah kau akan bertunangan???" tanya Alex tidak percaya.


Roy pun hanya menanggapi ucapan Alex dengan senyum yang merekah di wajahnya. Sedangkan Alex memicingkan matanya tidak percaya pada pria di depannya itu.


"Bwahahahahahahahahahaha!!!!!!!" tawa Roy pun pecah memenuhi ruangan Alex.


Alex pun mendengus kecil dan menatap sahabatnya itu dengan tatapan tajamnya.


"Sudah kuduga!!!!" ujar Alex tajam.


"HAHAHAHAHA!!!" pria itu masih tertawa puas sambil memegangi perutnya.


"Kau hampir percaya bukan???? Hahahaha!!!!" ujar Roy puas.


Alex berdecak kesal dan melempar bolpoin nya tepat di wajah Roy,


"Bisakah kau diam!!!" kesal Alex.


Roy pun menghapus air mata di sudut matanya dan berhenti tertawa.


"Baiklah... Baiklah..." ujarnya.


"Aku hanya bercanda Alex!!! Lagipula tidak mungkin aku bertunangan dan serius dengan seorang wanita" lanjutnya santai.


Alex menatap Roy dan menyandarkan tubuhnya pada kursi,


"Kau benar!!! Mana mungkin kau melakukan komitmen dengan satu wanita!! Itu hal yang mustahil" sindir Alex tajam.


Roy pun tertawa dan menganggukkan kepalanya pelan,


"Yup!!! Keu benar" ujarnya santai.


Alex pun mendengus kesal dan kembali mengambil berkas yang berada di atas meja,


"Berhentilah bermain-main Roy!! Seriuslah dengan satu wanita saja" ujar Alex serius.


Roy pun terdiam sejenak mendengar ucapan Alex,


"Apa kau sedang menyindirku?? Mentang-mentang kau sudah mempunyai seorang kekasih!!" sindir Roy.


"Lagipula, aku masih ingin bersenang-senang.. Aku belum mau memiliki komitmen dengan siapapun. Dan aku juga belum menemukan seorang wanita yang bisa membuatku takluk hanya pada dirinya seorang" lanjutnya.


Alex menatap Roy acuh dan kembali fokus pada berkas di tangannya,


"Terserah kau saja!!!" ujar Alex dingin.

__ADS_1


Roy pun segera mengeluarkan sebuah kartu undangan dari balik jas nya dan menyimpannya di atas meja Alex,


"Ini acara pertunangan kakakku, acaranya akan di adakan besok lusa" ujar Roy.


Alex pun mengambil undangan itu dan melihatnya sekilas,


"Kau akan datang kan???" tanya Roy.


Alex pun terlihat berpikir sejenak dan mengangguk pelan,


"Akan ku usahakan" ujar Alex.


"Ajak juga kekasihmu itu!! Sudah lama aku tidak melihatnya" ujar Roy dengan senyum menggodanya pada Alex.


Seketika Alex pun memicingkan matanya dan menatap Roy dengan tajam. Roy yang melihat tatapan itu pun seketika merasa bulu kuduknya merinding,


"Hey!!! Kenapa kau melihatku seperti itu??? Tenang saja, aku tidak akan mengambil kekasih sahabatku!!! Kau ini....." dengus Roy kesal.


Alex pun menyimpan berkasnya di atas meja dengan kasar,


"Jika kau sudah selesai, kau bisa keluar dari sini sekarang juga!!!! Aku sedang sibuk!!" ujar Alex tajam.


Roy pun mendengus kesal dan berdiri dari duduknya,


"Baiklah.. Baiklah... Dasar posesif, seperti itu saja sudah marah!!!" kesal Roy.


Alex mendelik tajam pada Roy dan membuat pria itu ketakutan seketika,


"Baiklah, aku tidak akan mengganggumu lagi. Lanjutkan lah pekerjaanmu... Aku akan pergi sekarang.." ujar Roy dengan senyum canggungnya.


"Sampai jumpa besok lusa teman hehe" ujar Roy di depan pintu.


Lalu pria itu pun keluar meninggalkan ruangan Alex. Roy berjalan dengan cepat sambil bergerutu tidak jelas,


"Dasar pria kutub, sulit sekali diajak bercanda!!" gerutunya.


Roy pun turun menaiki lift untuk ke lantai bawah. Saat sudah berada di lantai bawah, Roy pun bertemu dengan beberapa karyawan wanita di koridor yang menatapnya dengan kagum.


Pria itu tersenyum menyeringai dan menghampiri beberapa karyawan wanita untuk menggoda mereka.


"Hai, kau sangat cantik... Boleh aku tau siapa namamu??" tanya Roy pada salah satu karyawan.


Karyawan itu terlihat tersipu malu dan memperkenalkan dirinya pada Roy.


Setelah mendapatkan nomor handphone wanita itu, Roy pun berjalan keluar gedung sambil tersenyum puas. Pesonanya memang ampuh membuat para wanita bertekuk lutut padanya.


Roy memarkirkan mobilnya di luar halaman perusahaan Alex. Dia terlalu malas untuk memarkirkan mobilnya di tempat parkir khusus perusahaan.


Roy pun melangkah dengan santai menuju mobilnya, sambil memainkan handphonenya. Namun, saat dirinya sedang fokus pada handphonenya tiba-tiba terdengar seseorang berteriak padanya,


"Minggir!!!!!!!!" teriak seorang wanita.


Namun Roy tidak mendengarnya dan membuat tubuh wanita itu menabrak tubuhnya cukup keras.

__ADS_1


BRUK!!!!


Dengan refleks tangan Roy menahan tubuh wanita yang menabrak tubuhnya agar tidak terjatuh. Pria itu menarik pinggang wanita yang menabraknya dan menahan tubuhnya.


Bagai adegan di sebuah film romantis, tubuh wanita itu tertahan oleh tangan kekar Roy seperti posisi sepasang kekasih yang sedang berdansa.


Topi wanita itu pun terjatuh dari rambutnya dan membuat rambut indahnya tergerai tertiup angin.


DEG!!!


Seketika Roy merasakan jantungnya berdetak dengan cepat. Ada apa dengan jantungnya??? pikir Roy tidak mengerti.


Tatapan Roy mengarah pada mata indah gadis di pangkuannya itu. Dan entah mengapa tiba-tiba hatinya terasa menghangat saat melihat kedua mata indah milik wanita itu.


Setelah beberapa saat terdiam, dengan cepat wanita itu mendorong tubuh Roy dan kembali berdiri tegak. Mata mereka masih saling bertatapan. Wanita itu menatap mata Roy sangat dalam, sampai membuat pria itu terpesona di buatnya.


Lalu tiba-tiba wanita itu mendorong kuat tubuh Roy agar menjauh dari tubuhnya,


"Apa kau tidak punya mata!!! Kau hampir saja membuatku terjatuh!!!" kesal wanita itu.


Roy tidak menanggapi ucapan wanita itu dan masih terpesona dengan kecantikan wajahnya. Walaupun wanita ini berpenampilan sederhana dengan kemeja dan celana jeans yang sedikit sobek di bagian lututnya, tapi entah mengapa penampilannya itu membuat Roy tidak bisa berkutik.


"Hey!!! Pencuri!!!!" teriak seseorang dari kejauhan.


Dengan panik wanita itu menatap segerombol pria yang mengejarnya dari kejauhan dan mengambil kembali topinya yang terjatuh, lalu memasangnya dengan cepat.


Wanita itu pun menatap Roy yang masih tidak berkutik dan mendekatkan bibirnya pada telinga pria itu,


"Terimakasih" bisiknya.


Wanita itu pun menjauh dan menyeringai pada Roy, lalu dia pun berlari dengan kencang. Segerombolan pria tadi melewati Roy dan membuat pria itu tersadar seketika.


Sial!!! Dia kehilangan wanita itu!! pikir Roy.


"****!!! Ada apa denganku!!" gerutu Roy pada dirinya sendiri.


Bayangan wanita tadi masih terngiang di kepalanya. Senyuman pun terpampang di wajah Roy. Pria itu pun mengambil handphonenya yang terjatuh dan menyimpannya di saku celananya.


Tiba-tiba mata Roy terbelalak saat merasakan dompetnya tidak ada di dalam saku celananya. Sial!!! Kemana dompetnya??? pikir Roy panik.


Lalu Roy pun kembali mengingat seringai penuh arti dari wanita tadi. Sial!!!! Sepertinya wanita itu telah mencuri dompet miliknya, pikir Roy.


Namun, sebuah senyuman pun kembali mengembang di wajah Roy. Ternyata masih ada cara agar dirinya bisa kembali bertemu dengan wanita tadi, pikirnya senang.


"Dasar tikus liar.... Lihat saja, aku akan memberimu pelajaran yang bisa membuatmu bertekuk lutut padaku" bisik Roy dengan seringai penuh arti.


Bersambung....


Halo, dukung selalu cerita ini ya, jangan lupa kasih like, komen, vote dan gift nya ☺️


Kali ini ada selingan kisah untuk Roy ya, tapi hanya sedikit aja, cerita ini hanya fokus pada kisah Anna dan Alex. Mungkin kalo ada readers yang pengen tau kisah cinta Roy, aku akan usahain selip-selipin dikit hehe


Atau mungkin bisa kita buat di judul yang lain 🤔

__ADS_1


Tergantung permintaan aja hehe...


Terimakasih dukungannya ❤️❤️🙏🙏


__ADS_2