Gadis Penakluk Pria Dingin

Gadis Penakluk Pria Dingin
Pengganggu????


__ADS_3

Seorang wanita tengah duduk di kursi santainya yang super mewah di pinggir kolam berenang yang luas.


Terlihat seorang pelayan tengah membersihkan kuku wanita itu dengan teliti, dan seorang pelayan yang lain tengah memijit bahunya dengan lembut dan hati-hati.


Wanita itu mengambil jus di meja samping kursinya dan meminumnya dengan perlahan.


"Siapa yang membuat jus ini???" tanya wanita itu tajam.


Pelayan yang memijit bahunya tadi seketika merasa takut dan gugup, sebab dia lah yang membuat jus itu.


"Sa... saya Nona" ujarnya takut.


Wanita itu pun menyeringai sinis, lalu melepaskan pegangannya pada gelas jus itu dan membuat gelas jus yang di pegangnya tadi pecah berserakan di atas lantai,


PRANG!!!!


Kedua pelayan yang melihat hal itu pun seketika terkejut dan bergidik ngeri,


"Buatkan aku jus yang baru!!!!" ujarnya sinis.


Pelayan yang di belakangnya pun dengan segera mengangguk cepat dengan ketakutan,


"Ba... Baik Nona" ujarnya.


Setelah pelayan itu pergi, wanita itu pun kembali menyandarkan tubuhnya di atas kursi dan menutup matanya,


"Pelayan tidak berguna!!!" desisnya.


Setelah beberapa saat, seorang pengawal pria masuk ke arah kolam berenang dan menghampiri wanita yang sedang bersantai di kursinya dengan memakai bikini seksinya itu.


"Nona... Ada berita penting yang ingin ku sampaikan padamu" ujarnya setelah membungkuk.


Wanita itu terlihat acuh sambil masih menutup matanya,


"Jika itu tentang dunia bisnis maka jangan beritahu aku!!! Aku sudah muak!!!" ujarnya tajam.


Pengawal itu pun terdiam dan menyerahkan sebuah majalah pada wanita itu,


"Ini bukan berita bisnis Nona, tetapi ini berita yang sedang heboh dan pasti akan mengejutkanmu" ujarnya lagi.


Wanita itu pun berdecak kesal sambil bangkit dari duduknya dan mengambil majalah itu dengan kasar,


"Jika ini tidak penting maka aku akan membunuhmu!!!!" kesalnya.


Dengan cepat wanita itu melihat majalah di depannya. Lalu, tiba-tiba matanya terbelalak tidak percaya,


"APA INI?????" ujarnya tidak percaya.


Wanita itu pun membuka majalah itu dengan tidak sabaran dan melihat foto-foto pernikahan yang terpampang disana.


"Kapan???? Kapan dia menikah??? Kenapa aku tidak tau tentang hal ini??????" ujarnya murka.


Pengawal itu pun menatap majikannya dan menghela nafasnya pelan,


"Tuan Alex menikah kemarin lusa. Nona tidak tau karena Tuan Alex tidak mengundang kita. Dan.. pernikahannya pun di gelar di kediaman keluarga Wijaya secara tertutup dan hanya orang-orang tertentu saja yang di undang" ujar pengawal itu menjelaskan.


"Dan yang terpenting lagi adalah... Tuan Alexander ternyata adalah cucu dari Peter Wijaya" lanjutnya yang membuat wanita itu terkejut bukan main.


"Jadi.... Dia tidak mengundangku..." bisiknya sinis.


BRAK!!!!

__ADS_1


PRANG!!!


"SIALAN!!!!!!! DASAR BAJINGAN!!!!!!" murka wanita itu sambil melempar segala sesuatu di depannya dengan membabi buta.


PRANG!!!


Pengawal dan pelayan yang menyaksikan hal itu hanya bisa menutup telinganya dan terdiam. Sudah bukan hal yang aneh lagi melihat tingkah majikannya itu.


Nama wanita itu adalah, Miranda Ghostfield. Wanita berusia 30 tahun yang sudah mencintai Alex sejak lama.


Miranda adalah anak dari Zack Ghostfield, salah satu pengusaha ternama. Namun Zack telah wafat 2 tahun lalu, dan sekarang Miranda lah yang menjadi pemimpin perusahaan milik Zack sebelumnya. Ibu Miranda telah wafat saat umurnya 5 tahun.


Dia adalah wanita yang perfeksionis, manja, angkuh, sombong dan juga kejam.


Miranda bertemu Alex saat usianya 20 tahun. Saat itu, dia ikut dengan ayahnya mengunjungi perusahaan milik Alex.


Saat pertama kali bertemu dengan pria itu, Miranda langsung jatuh cinta melihat ketampanan Alex. Tidak hanya itu, dia juga mengagumi kepiawaian Alex sebagai pengusaha muda yang sukses.


Saat itu usia Alex 23 tahun namun sudah bisa mendirikan sebuah perusahaan yang maju dan diincar oleh banyak investor.


Disanalah, Miranda mulai termotivasi untuk belajar menjadi seorang pengusaha agar dirinya bisa sederajat dan bisa di pandang oleh Alex.


Miranda masih ingat saat dirinya mencoba mendekati Alex dan memaksa ayahnya agar menjodohkannya dengan Alex. Namun usahanya sia-sia karena Alex adalah pria dingin yang sangat sulit di dekati. Bahkan setiap dirinya bertemu dengan Alex, mata pria itu sedetikpun tidak pernah memandang kearahnya.


Selama ini Miranda selalu mengawasi Alex. Dan betapa bahagianya dia saat tau, bahwa Alex tidak pernah dekat dengan wanita manapun, dan tidak pernah berpacaran sekalipun.


Saat itulah Miranda yang manja mencoba merubah dirinya agar bisa menjadi pengusaha wanita yang sukses. Maka setelah itu Alex pasti akan memandangnya dan mengagumi kemampuannya.


Selama ini Miranda tidak pernah khawatir tentang hubungan Alex dengan siapapun. Karena Miranda tau, Alex bukanlah pria yang tertarik dengan percintaan apalagi untuk menikah.


Tapi sekarang???? Dengan mata kepalanya sendiri dia di kejutkan dengan kabar pernikahan pria itu!!!!! What the ****!!!!!!!! marahnya.


Bahkan dengan jelas dia melihat wajah Alex yang tersenyum bahagia di foto itu.


"AAAARRRRGGGGHHHHHH!!!!!!!!!!!!" teriaknya kuat.


Wanita itu menangis kencang sambil merobek majalah di depannya.


"BRENGSEK!!!!!!! INI TIDAK MUNGKIN!!!!" teriaknya lagi.


"Hiks.... Alex.... Aku tidak terima.... hiks.... Selama ini aku selalu menunggumu....." ujarnya tersedu.


Wanita itu pun mengambil sobekan majalah tadi yang memperlihatkan wajah Alex dan istrinya. Dia menggertakkan giginya kuat sambil menatap gadis di samping Alex.


"Cari tau informasi tentang gadis ini!!!!" perintahnya pada pengawal tadi.


Pengawal itu pun terdiam sesaat lalu mengangguk pelan,


"Baik Nona" ujarnya.


Miranda pun menatap foto pernikahan itu dengan seringainya yang menyeramkan,


"Aku yakin, pernikahan ini pasti hanya sebuah rencana bisnis!!! Aku yakin, Alex tidak mungkin mencintai gadis ini!!! Dia bukanlah pria seperti itu...." ujarnya pelan.


Wanita itu pun menghela nafasnya dan menghapus air matanya dengan pelan,


"Tenanglah Miranda... Alex mu bukanlah pria seperti itu...." ujarnya pada diri sendiri.


Dia pun bangkit dari duduknya dan mengibaskan rambutnya dengan percaya diri.


"Kita lihat saja... Aku akan menyingkirkan gadis itu secepatnya!!!" ujarnya tajam.

__ADS_1


-


Hari sudah menjelang sore. Sepasang suami istri masih berbaring di bawah selimut tanpa pakaiannya.


Anna menatap wajah Alex yang sedang tertidur di sampingnya. Pria itu tertidur sambil memeluknya dengan erat.


Hari ini benar-benar mereka habiskan waktu hanya di dalam kamar saja. Bercumbu dan berhubungan sampai berkali-kali.


Anna mengangkat tangannya dan menyentuh rambut Alex dengan lembut. Gadis itu tersenyum lembut menatap wajah tampan suaminya.


"Sudah puas menatap wajah suamimu ini...." bisik Alex sambil masih menutup matanya.


Anna yang terkejut pun seketika menjauhkan tangannya. Wajahnya perlahan memerah karena malu.


Alex pun membuka matanya dan menahan tangan Anna. Pria itu tersenyum lembut sambil mengecup mesra tangan istrinya,


"Tataplah aku.... Aku menyukainya..." bisik Alex intens.


Pria itu merapatkan tubuhnya pada tubuh Anna dan mencium leher gadis itu dengan bergairah. Anna yang mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya, seketika menahan dada bidang Alex,


"Alex... Bisakah kita lanjutkan nanti??? Aku ingin berjalan-jalan ke luar sambil menikmati matahari senja" ujar Anna membujuk Alex.


Alex pun berhenti mencium istrinya dan menatap Anna dengan senyum menggoda,


"Panggil aku 'sayang' setelah itu aku akan melepaskanmu" bisik Alex.


Anna pun membelalakkan matanya dan terlihat gugup. Sayang????


Menyebutnya dalam hati saja Anna sudah merasa malu,


Alex kembali mencumbu tubuh Anna sambil menunggu panggilan itu dari istrinya. Anna mulai kewalahan dengan keintiman Alex yang mencium seluruh tubuhnya.


Anna pun menggigit bibirnya sambil menahan *******,


"Ba... baiklah.... sayang.... Aku ingin jalan-jalan keluar..." ujar Anna pasrah.


Alex pun mengangkat wajahnya dan tersenyum senang. Pria itu mengecup bibir Anna dan mau tidak mau mereka harus bangkit dari kasur sekarang.


"Padahal aku ingin melakukannya lagi..." ujar Alex sedikit kecewa.


Anna pun menyentuh pipi Alex dan tersenyum padanya,


"Kau sudah berjanji..." ujar Anna tersenyum senang.


Alex pun ikut tersenyum,


"Baiklah... Tapi sebelum itu...." ujar Alex terputus.


Pria itu pun dengan cepat menggendong tubuh Anna yang hanya tertutup selimut ke arah kamar mandi,


"Kita bisa melakukannya sebentar di kamar mandi sambil membersihkan diri" ujar Alex.


Anna yang terkejut pun dengan cepat mengalungkan tangannya di leher Alex dan menghela nafasnya pasrah,


"Kau curang...." gerutu Anna pelan.


Alex hanya tersenyum pada istrinya itu dan dengan cepat mencium bibir Anna di bawah guyuran air. Lalu kembali bercocok tanam sampai puas..


Bersambung...


Halo, dukung terus cerita ini, jangan lupa kasih like, komen, vote dan hadiahnya ya ☺️

__ADS_1


Oh iya episode first nightnya masih di tolak juga sama NT walau udah di robah beribu kali...


Ya sudah author hanya bisa pasrah 🙄😑


__ADS_2