Gadis Penakluk Pria Dingin

Gadis Penakluk Pria Dingin
Obsessed


__ADS_3

-Anna POV-


Aku menatap langit-langit kamar ini dan tenggelam dalam lamunanku. Sudah 3 hari aku di kurung di tempat ini. Dan tidak ada tanda-tanda ayah berusaha menyelamatkanku.


Apa yang bisa aku harapkan padanya? Ayah memang pria yang serakah, dalam pikirannya hanya ada uang dan uang. Tetapi.. apa mungkin dia tega membiarkan putri satu-satunya ini berada dalam bahaya? Atau.. mungkin ayah sedang berusaha menyelamatkanku dan menunggu waktu yang tepat?


Memikirkan itu semua membuatku sakit kepala. Lebih baik aku tidur saja..


Aku membolak-balikkan badanku kesamping kiri dan kanan, mencoba memejamkan mataku untuk tidur. Tetapi nihil, aku tidak bisa tidur sama sekali. Pikiranku kacau.. aku ingin segera keluar dari tempat ini..


Akhirnya aku menyerah untuk tidur. Aku pun bangkit dari tempat tidur dan berjalan kearah jendela besar disudut ruangan. Aku memandang keluar, diluar sangat gelap. Tentu saja karena disekitar rumah ini hanya dikelilingi oleh hutan yang luas. Aku menatap keatas langit, bahkan bintang pun enggan untuk menampakkan diri. Pemandangan ini sama seperti kehidupanku, gelap..


Mengapa selama hidupku aku tidak pernah merasakan kasih sayang? Sejak kecil aku berharap tumbuh dengan kasih sayang orang tua dan orang-orang disekitar ku. Tetapi nyatanya sejak kecil ibu dan ayah selalu bertengkar, berteriak, memaki satu sama lain. Bahkan saling berselingkuh secara terang-terangan.


Tapi aku tau sebenarnya ibu sangat mencintai ayah, namun sayangnya ayah terlalu egois dan mementingkan diri sendiri. Yang ada dipikirannya hanya uang dan wanita. Aku tidak tau mengapa ayah selalu acuh pada ibu. Sampai ibu jatuh sakit pun ayah tidak pernah merawatnya, melihat pun tidak, sampai ibu meninggal dunia.


Pernikahan ibu dan ayah mungkin hanya kesepakatan bisnis saja untuk saling menguntungkan satu sama lain. Namun siapa kira ibu telah jatuh cinta pada ayah. Namun sayang cintanya bertepuk sebelah tangan. Ayah tidak pernah membalas perasaan ibu, yang ayah cintai hanyalah harta dan kedudukan. Mungkin kelahiran ku juga adalah sebuah kesalahan bagi ayah. Namun selama ini ayah selalu memberikan apa pun yang aku inginkan, walaupun kami jarang berbincang karena ayah jarang sekali berada di rumah..


Suatu saat nanti jika aku menikah kelak, aku hanya ingin menikah dengan seseorang yang benar-benar tulus mencintaiku. Yang tidak akan pernah membiarkanku terluka. Dan kelak jika aku mempunyai seorang anak, aku akan memberikan kasih sayang yang berlimpah padanya. Aku tidak akan membiarkan dia merasakan apa yang aku alami saat ini..


Ketika aku sedang tenggelam dalam lamunanku, aku mendengar seseorang membuka pintu kamar ini. Aku membalikkan badanku ke arah pintu. Siapa yang datang tengah malam begini, apakah itu Lidya?


Ketika pintu dibuka dengan keras aku terbelalak terkejut melihat pria psikopat itu yang masuk. Dia berjalan cepat kearah ku dengan tatapannya yang tajam. Aku melangkah mundur takut melihatnya yang sepertinya dalam suasana hati yang buruk.


Aku berusaha untuk mundur namun pria itu menarik keras tanganku kearahnya dan menekan wajahku kepadanya.


Pria itu menekan kuat bibirnya pada bibirku. Dia ********** dengan rakus. Aku berusaha mendorongnya dengan kuat, namun nihil tenaganya lebih besar dariku.


Dia terus ******* bibirku dan menekan pinggangku agar menempel padanya. Aku kewalahan, nafasku terasa berat dan sesak. Sialan.. apa yang pria ini lakukan!!


Aku semakin kesulitan untuk bernafas, tubuhku terasa lemas. Akhirnya aku berhenti memberontak dan hanya bisa pasrah dengan perlakuan pria ini.


Semakin lama ciuman pria ini semakin melembut dan tidak serakus tadi. Apa dia sudah kelelahan? pikirku dalam hati.


Namun tiba-tiba ciumannya turun ke leherku dan mendekapku semakin erat. Dia mencium dan menjilati leherku..


Tidak aku harus menghentikannya!

__ADS_1


"Lepas..kan..ahhhh" gumamku. Aku menggigit bibirku, Sial!! Apakah itu suara desahanku.. Tidak ini tidak benar..


Dia terus mencium leherku dan tangannya dengan kurang ajar mulai meremas bokongku. Tidak!! ini sudah keterlaluan..


Aku mendorong pria itu kuat dan akhirnya ciumannya terlepas. Aku mengambil nafas dalam-dalam dan memegang kepalaku yang sedikit pusing.


Aku menatap pria itu yang hanya menatapku dengan seringai di bibirnya. Cih.. Menjijikkan!!


Kemudian pria itu berjalan kembali kearah ku. Aku berusaha mundur kembali, namun sayangnya kakiku membentur tempat tidur dan membuatku terjatuh terlentang di atas tempat tidur..


Pria itu kemudian melangkah menghampiriku,


"Tidakkk!!! Jangan... kumohon...!!" teriakku sambil mendekap tubuhku dan menutup mataku.


Pria itu hanya memandangku dengan tatapan datarnya.


"Kau pikir apa yang akan ku lakukan padamu tikus kecil?" tanyanya dingin.


"Aku tidak tertarik pada tubuhmu yang datar itu" ujarnya acuh lalu berjalan keluar menutup pintunya kembali dan menguncinya.


Apa tadi dia bilang?? Tubuh datar???


Sialan!!! Tubuhku tidak datar!!!


"DASAR PSIKOPAT!!!!!!!!" teriakku kesal.


Aku meraba tubuh bagian depan dan belakangku. Tubuhku tidak datar!!! Walaupun tidak sebesar itu juga, tapi tetap saja ini tidak bisa di bilang datar!! Dasar Bajingan mesum!!!


Aku menyentuh bibirku, Sial.. bibirku sudah tidak perawan.. Ini kedua kalinya pria itu menciumku. Sebenarnya apa yang dia lakukan..


Tapi aku bisa merasakan aroma alkohol di mulutnya. apakah dia sedang mabuk dan tidak sadar dengan apa yang dia lakukan??


Masa bodo!!! Aku tidak peduli.. Untung saja dia tidak melakukan hal lebih padaku tadi..


Ayo Anna lupakan kejadian tadi!! Anggap saja itu tidak pernah terjadi!! Yang jelas aku harus memikirkan cara agar bisa segera kabur dari tempat sialan ini..


-Lidya POV-

__ADS_1


Hari sudah menunjukkan pukul 2 dini hari. Tetapi Tuan Alex belum juga kembali. Tadi setelah melihat Tuan Alex pergi dengan terburu-buru membuatku sedikit cemas, apakah ada masalah serius? Aku terus berjalan mondar-mandir menunggu kedatangan Tuan Alex, semoga saja tidak ada hal buruk yang terjadi. Aku selalu mengkhawatirkannya.. Aku tau perasaanku pada Tuan Alex memang tidak akan terbalas. Namun melihatnya selalu berurusan dengan para mafia ataupun balas dendam nya yang berujung pertempuran darah selalu membuatku sedih. Aku hanya ingin melihatnya tersenyum, bersikap hangat.. namun itu tidak pernah terjadi. Aku telah memendam perasaan ini sangat lama, berharap dia akan melihatku. Tapi nihil, sikapnya selalu dingin, bahkan menatapku saja tidak..


Tapi aku tidak perlu khawatirkan hal itu.. Tuan Alex memperlakukan semua wanita seperti itu, dingin dan acuh. Bahkan walaupun banyak wanita cantik dan sexy yang mencoba menggodanya dan menciumnya Tuan Alex tidak pernah membalasnya, dia hanya akan memandang jijik pada para wanita sialan itu..


Huhh.. setidaknya aku masih bisa bernafas lega. Dan aku yakin suatu saat nanti akulah wanita yang akan meluluhkan hatinya yang keras dan membuat dia jatuh cinta padaku.. hanya aku...


Tiba-tiba pintu terbuka dengan keras. Aku melihat Tuan Alex masuk kedalam rumah dengan langkah yang terburu-buru. Bahkan dia tidak melihatku yang sudah lama menunggunya.


Apa ada masalah? sepertinya suasana hatinya sedang kacau. Aku mengikutinya dari belakang, dia menaiki lift menuju lantai paling atas. Aku menyusul menaiki tangga. Aku khawatir Tuan Alex akan melakukan hal yang berbahaya karena sepertinya dia sedang marah.


Saat aku tiba di lantai atas aku melihat Tuan Alex berada di depan pintu dimana Nona Anna dikurung dan masuk. Apa yang dia lakukan disana. Aku melangkah cepat menyusul ke kamar tersebut yang tidak ditutup oleh Tuan Alex. Aku mendekati pintu yang terbuka dan mencoba mengintip dari luar.


Mataku terbelalak kaget..


Tidak... Tidak mungkin...


Apa yang Tuan Alex lakukan...


Dia mencium dan mendekap Nona Anna erat..


Aku menyentuh dadaku yang terasa sakit dan sesak lalu membalikkan badanku enggan untuk melihat adegan sialan itu!!


Tidak!!! Tuan Alex tidak pernah mencium seorang wanita.. Tapi mengapa??? mengapa???


Aku menggigit bibirku untuk menahan isak tangisku dan berlari pergi..


Aku tidak bisa melihatnya..


Tidak!! Tidak boleh!!


Tuan Alex hanya akan menjadi milikku..


Milikku!!!!


Bersambung...


Keep support this story guys..

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen yang banyak 🤗


Mohon maaf untuk yang tidak nyaman, untuk beberapa episode ke depan ceritanya terlalu banyak POV belum aku revisi ulang hehe, tapi cuma beberapa kok, selebihnya ngak.. jadi lanjut baca ya 🤗 di jamin ceritanya seru ❤️


__ADS_2