Gadis Penakluk Pria Dingin

Gadis Penakluk Pria Dingin
Cemburu?


__ADS_3

Alex pun perlahan membelai pipi Anna dan menatapnya dalam.


"Cium aku..." bisik Alex dengan tatapan lembutnya.


'Ci... cium????' pikir Anna yang gugup seketika.


Perlahan Alex mendekatkan wajahnya pada Anna.


Anna menatap Alex dengan gugup, entah mengapa jantungnya berdebar sangat kencang. Anna mulai menutup matanya kuat saat dia merasakan hembusan nafas Alex di wajahnya.


Alex yang menyadari kegugupan Anna hanya tersenyum tipis. Lalu dengan perlahan dia mengecup kening Anna.


CUP!!!


Seketika Anna membuka matanya dan menatap wajah Alex yang tersenyum padanya. Tangan Alex pun perlahan mengusap rambut Anna,


"Aku hanya bercanda.. Aku tidak keberatan sama sekali menggendong mu sejauh apapun itu!" ujar Alex serius.


Pipi Anna merona seketika mendengar ucapan Alex.


"A.. Aku akan membersihkan diri dulu" ujar Anna gugup dan dengan terburu-buru melangkah menuju kamar mandi.


Alex yang melihat tingkah Anna hanya bisa menahan tawanya.


Setelah selesai membersihkan diri, Anna perlahan membuka pintu kamar mandi dan mengintip ke arah luar. Apakah pria itu masih ada di kamarnya atau tidak? pikir Anna.


Jujur, entah mengapa semakin hari melihat tingkah pria itu padanya. Anna merasakan debaran jantungnya yang tidak terkontrol dan perasaan hangat yang selalu dia rasakan setiap kali berada di samping pria itu.


Anna kembali mengarahkan pandangannya keluar, dan tidak melihat tanda-tanda keberadaan Alex di kamarnya. Anna seketika menghembuskan nafas lega, lalu berjalan keluar kamar mandi.


"Kau sudah selesai?" tanya seseorang yang mengagetkan Anna.


Anna membalikkan badannya menatap Alex dengan terkejut,


"Ka... Kau masih disini??" tanya Anna terkejut.


Pria itu telah mengganti pakaiannya dengan kemeja berwarna hitam.


Alex yang sejak tadi sedang menyandarkan tubuhnya di tembok, lalu menghampiri Anna.


"Tentu saja" ujarnya.


"Ayo kita sarapan di bawah, setelah itu aku akan mengajakmu berkeliling" lanjutnya sambil mengulurkan tangannya pada Anna.


Anna dengan ragu menyambut uluran tangan Alex, lalu mereka pun berjalan bergandengan bersama ke lantai bawah.


Setelah sampai di tempat makan yang berada di lantai bawah hotel. Seorang pelayan pun menyambut kedatangan Alex dan menuntunnya ke arah ruang makan VIP yang telah di pesan Alex sebelumnya.


Anna mengarahkan pandangannya ke sekitar. Tempat ini begitu mewah dengan arsitektur yang elegan.


Alex menarik sebuah kursi dan mempersilahkan Anna untuk duduk.


Setelah mereka duduk, seorang pelayan menghampiri meja mereka dan memberikan buku menu pada Alex.

__ADS_1


"Kau mau makan apa?" tanya Alex pada Anna.


Anna menatap buku menu itu dengan tatapan bingung. Dia tidak mengerti makanan apa yang tertera di dalam menu itu. Semuanya ditulis menggunakan bahasa prancis.


"Te.. Terserah kau saja" ujar Anna bingung


Alex yang mengerti hanya tersenyum pada Anna. Lalu memanggil pelayan untuk memesan makanan.


"S'il vous plaît, donnez la nourriture la plus délicieuse ici à mon amant (Tolong berikan makanan paling enak di sini untuk kekasihku)" ujar Alex pada pelayan itu.


Pelayan itu lalu mengangguk dan tersenyum mengerti pada Alex.


Anna hanya menatap bingung sekaligus tercengang mendengar Alex yang sangat lancar berbicara bahasa Prancis.


"Kau bisa berbahasa Prancis??" tanya Anna pada Alex.


"Hanya sedikit" jawab Alex merendah.


Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya makanan pesanan mereka pun tiba. Alex memotongkan beberapa potong daging dan sayuran di sebuah piring, lalu memberikannya pada Anna.


"Cobalah, Kau pasti suka" ujar Alex.


Anna mengambil potongan daging itu lalu memasukkannya ke dalam mulut.


"Hmm.... Enak sekali!!!" ujar Anna tersenyum senang.


Alex tertawa melihat reaksi Anna yang kegirangan mencicipi makanannya.


Saat mereka tengah menikmati sarapannya. Seseorang masuk ke dalam ruangan VIP itu dengan senyuman yang mengarah pada Alex.


"Bonjour Alex. Cela fait longtemps qu'on ne s'est pas vu (Selamat pagi Alex, Sudah lama tidak bertemu)" ujar wanita itu tersenyum pada Alex.


Anna yang sedang menikmati makanannya seketika berhenti dan menatap seorang wanita cantik yang menghampiri meja mereka.


Alex membalas senyuman wanita itu dan berdiri untuk berjabatan tangan dengannya.


"Heureux de vous revoir (Senang bisa bertemu kembali denganmu)" ujar Alex memandang wanita itu.


Anna yang tidak mengerti dengan ucapan Alex dan wanita itu seketika memandang tidak suka pada mereka berdua. Entah mengapa mood nya tiba-tiba berubah. Alex dan wanita itu terlihat sangat akrab.


"Qui est cette fille? votre sœur? (Siapa gadis ini? Adikmu?)" tanya wanita itu memandang Anna.


Alex seketika mengarahkan pandangannya pada Anna yang tiba-tiba terlihat tidak bersemangat dengan makanannya.


"Kau baik-baik saja?" tanya Alex pada Anna, dan menghiraukan pertanyaan wanita itu.


Anna memaksakan senyumnya dan menatap Alex,


"Aku baik-baik saja" jawab Anna singkat.


Setelah itu, wanita di depan Alex terus mengajak Alex berbincang dan membuat Anna semakin tidak bersemangat untuk melanjutkan sarapannya.


Seketika Anna bangkit dari duduknya, membuat perbincangan antara Alex dan wanita itu terhenti.

__ADS_1


"Aku sudah selesai!! Aku akan kembali ke kamarku" ujar Anna singkat, lalu hendak melangkah pergi.


Namun tangan Alex dengan cepat menahan tangannya,


"Aku akan mengantarmu!" ujar Alex pada Anna.


Anna menghempaskan tangan Alex, lalu tersenyum padanya,


"Tidak apa-apa, aku bisa kembali ke kamarku sendiri. Kau lanjutkan saja pembicaraanmu dengan wanita ini" ujar Anna dingin lalu melangkah pergi dengan cepat.


"il semble que ton amant m'ait mal compris (Sepertinya kekasihmu salah paham padaku)" ujar wanita itu pada Alex.


Alex mengeryitkan keningnya menatap kepergian Anna, lalu sebuah senyuman terpampang di wajahnya. Apakah gadis itu cemburu pada wanita ini? pikir Alex.


"Nous parlerons de cette coopération plus tard, je suivrai mon amant (Kita akan membicarakan kerja sama ini nanti, aku akan mengantar kekasihku dulu)" ujar Alex pada wanita itu, lalu bergegas menyusul Anna.


Wanita itu menganggukkan kepalanya, lalu menatap kepergian Alex dengan kecewa. Ternyata pria yang diincarnya selama ini sudah punya seorang kekasih. Huh, sepertinya dia harus menyerah.. pikir wanita itu.


Anna melangkahkan kakinya cepat menuju sebuah lift. Moodnya benar-benar buruk saat ini. Melihat pria itu bersama wanita cantik tadi tiba-tiba membuat kesal.


Saat pintu lift terbuka, Anna pun dengan cepat masuk dan hendak menutup kembali pintunya.


Namun, sebuah tangan menahan pintu lift agar tetap terbuka.


Alex dengan cepat masuk kedalam lift yang Anna tempati, lalu menutupnya.


Anna yang terkejut dengan kedatangan Alex, lalu memasang wajah acuhnya. Entah mengapa pikirannya terus teringat akan keakraban wanita tadi dengan pria ini. Hal itu membuat kekesalannya semakin bertambah.


Alex mendekati Anna yang menatapnya dengan acuh,


"Kau kenapa??" tanya Alex menatap Anna.


Anna memalingkan wajahnya enggan untuk menatap Alex,


"Apa maksudmu? aku baik-baik saja!" ujar Anna tanpa menatap Alex.


Alex dengan cepat mendekati tubuh Anna lalu menyentuh wajah Anna agar bertatapan dengannya,


"Apa kau cemburu pada wanita tadi??" tanya Alex dengan tatapan dalamnya pada Anna.


'Cemburu?? Apa aku cemburu?' pikir Anna tidak mengerti.


Bersambung...


Hello, mohon maaf untuk up yang super duper telat ini 😅


Hari ini benar-benar hari yang super sibuk...


Tapi alhamdulillah, bisa up juga walau sambil ngantuk ngetiknya hehe


Mohon tinggalkan jejak ya, kasih like dan komennya 👍💬


Terimakasih 🙏❤️

__ADS_1


__ADS_2