Gadis Penakluk Pria Dingin

Gadis Penakluk Pria Dingin
Tricked


__ADS_3

Wanita itu pun membuka seluruh pakaiannya dan mulai menindih pria itu untuk bercinta dengannya.


Bibirnya mencium seluruh tubuh pria itu dan perlahan membuka celananya lalu memainkan lidahnya disana.


Tiba-tiba terdengar sayup-sayup ******* pria itu yang mulai sadar dan sudah terpengaruh oleh obat perangsang yang di berikan pengawalnya tadi.


Miranda menyeringai puas dan semakin liar,


"Sayang... Aku akan memuaskan mu malam ini." bisiknya.


Wanita itu mulai mengecup setiap tubuh kekar pria di bawahnya. ********** dengan penuh gairah dan nafsu.


Lalu perlahan bibirnya mulai mencium bibir pria di bawahnya dengan liar dan bergairah. Wanita itu memainkan lidahnya disana.


Selang beberapa saat, pria di bawahnya mulai membalas ciuman wanita itu dengan liar, dan mulai merasakan gairahnya yang membuncah tak tertahankan.


GREP!!


Kini posisi Miranda berada di bawah pria yang sedang terangsang oleh obat itu.


Miranda melepas celana pria di atasnya dan mulai menggelinjang bergairah,


"Aku milikmu Alex..." bisiknya menggoda.


Pria itu pun mengeram pelan dan mulai menjamah tubuh Miranda dengan sedikit brutal.


******* demi ******* pun terdengar memenuhi kamar itu..


Lalu mereka pun mulai bergelut di atas tempat tidur dengan keadaan sang pria yang masih terpengaruh oleh obat perangsang.


Dan... Pagi buta itu pun menjadi kali pertama Miranda bersetubuh dengan orang yang sangat dia cintai...


-


-


Seorang wanita terlihat masih berjalan kesana-kemari dengan gelisah. Sejak tadi dia mencoba untuk menghubungi suaminya namun tidak kunjung ada jawaban.


Anna menatap layar handphonenya dengan gelisah dan tanpa menyerah mencoba terus menghubungi nomor Alex,


Tut...


/Nomor yang anda tuju sedang..../


Anna pun kembali mematikan handphonenya dan melemparnya ke atas tempat tidur.


Matahari terlihat sudah mulai naik dan menerangi langit di pagi hari ini. Gadis itu duduk di tepi tempat tidur sambil menunduk.


Entah mengapa perasaannya semakin tidak enak. Segala berbagai macam pikiran buruk berada di pikirannya.


Anna menggeleng kuat dan mengusap wajahnya pelan,


'Tidak!! Alex tidak mungkin bermain api dengannya' pikir Anna positif.


Tapi kemudian pikiran negatifnya pun kembali memenuhi pikirannya,


'Tapi.. Bagaimana kalau foto itu benar, dan Alex memang mempunyai hubungan gelap dengan wanita itu??' pikirnya cemas.


'Apa jangan-jangan selama ini mereka memang mempunyai hubungan?? Bahkan waktu di pesta pembukaan beberapa waktu lalu, wanita itu mengajak Alex ke atas panggung untuk memotong pita bersamanya...' pikirnya lagi.


Anna pun kembali menggeleng kuat dan berdiri dari duduknya,

__ADS_1


"Tidak!!! Itu pasti tidak mungkin!!!" ujarnya tegas.


Wanita itu menghela nafasnya dan mencoba untuk tenang,


"Berhenti berpikiran negatif Anna... Saat ini yang harus kau lakukan adalah tenang dan segera menemukan dimana suamimu berada" ujarnya pada diri sendiri.


Anna pun dengan cepat melangkah kearah kamar mandi untuk membersihkan diri.


Dia harus mencari Alex..


Anna memutuskan untuk pergi ke kantor pagi ini. Siapa tau pria itu berada disana sekarang, pikirnya.


-


-


Cahaya matahari masuk melalui celah-celah jendela. Seorang wanita yang sedang tertidur di atas tempat tidur perlahan mengerjapkan matanya.


Miranda menggeliat pelan dan mulai membuka matanya. Wanita itu menatap cahaya matahari yang masuk melalui jendela dengan senyuman yang mengembang di wajahnya. Dia pun membalikkan tubuhnya ke samping dan menatap seorang pria yang masih tertidur sambil memunggunginya.


Tangan Miranda perlahan terangkat untuk menyentuh punggung itu. Namun, tiba-tiba pria itu menggeliat dan membalikkan tubuhnya.


DEG!!!


Seketika Miranda membelalakkan matanya dan terkesiap bangun dari tidurnya dengan terkejut,


"Ka..Kau!!!!! SIAPA KAU???????" teriak Miranda yang membuat pria di sampingnya terkesiap dan membuka matanya.


"No....Nona????" ujar pria itu terkejut.


Nafas Miranda memburu kencang dengan mata yang terbelalak tak percaya. Apakah dia sedang bermimpi??? pikirnya cemas.


Pria itu seketika menunduk sambil menyentuh kepalanya yang masih terasa berat dan pusing. Mata pria itu seketika terbelalak saat melihat tubuh polosnya di balik selimut. Begitupun dengan tubuh wanita di sebelahnya, yang tidak lain dan tidak bukan adalah Boss nya.


"CEPAT KATAKAN PADAKU!!!!" teriak Miranda lagi.


Miranda terlihat semakin cemas dan menatap ke sekitarnya untuk mencari keberadaan Alex. Bukankah semalam dia sedang bersama pria itu?? pikirnya.


"Dimana.... Dimana pria itu???? DIMANA ALEX????" teriaknya lagi.


Pria itu terlihat mulai mengingat apa yang terjadi dan menatap Miranda dengan sedikit takut,


"Ma... Maaf Nona..." bisiknya yang membuat Miranda semakin frustasi.


Miranda menarik rambutnya dengan nafas yang memburu.


'Apa... Apa semalam dia tidak bercinta dengan Alex????' pikirnya frustasi.


"Tidak!!!! TIDAK MUNGKIN!!!" teriaknya lagi.


Miranda menatap tajam pada pria di sebelahnya dan memukulnya dengan keras,


BUGH!!


BUGH!!


"SIALAN!!!!! MENYINGKIR DARI HADAPANKU SEKARANG!!!! DASAR MENJIJIKKAN!!!!!" teriaknya keras.


Pria itu terlihat menghindari pukulan Miranda dan mulai mengambil celananya dengan cepat,


"Ma...Maafkan aku Nona..." ujarnya lalu berlari pergi meninggalkan kamar itu.

__ADS_1


Miranda menatap tajam pada pintu dan mengacak rambutnya dengan kuat,


"AAAAAARRRRRRGGGGGHHHHHHHH!!!!!!!!!" teriaknya frustasi.


Wanita itu mengacak tempat tidur dan melemparkan apa saja yang ada di hadapannya. Wanita itu berlari ke kamar mandi dan menyalakan shower, lalu menggosok seluruh tubuhnya dengan kuat untuk menyingkirkan bekas pria tadi di tubuhnya.


Miranda terlihat sangat frustasi dan terus berteriak. Wanita itu pun mulai menangis sambil berjongkok tak berdaya.


"Hiks..... Hiks... Alex.... KAU JAHAT!!!!!!!! KAU TELAH MENIPUKU!!! teriaknya lagi.


Miranda terus menangis dengan histeris. Dia merasa jijik dengan tubuhnya sendiri. Tanpa henti wanita itu terus menggosok dan menggosok tubuhnya dengan kuat.


Setelah beberapa menit berada di kamar mandi, Miranda pun mulai memakai pakaiannya dengan tatapan yang kosong. Matanya terlihat bengkak dan merah.


Wanita itu pun menatap kasur di sampingnya dengan jijik. Dia pun melangkah cepat meninggalkan kamar itu dan keluar.


Saat Miranda berada di lantai bawah, tiba-tiba wanita itu membelalakkan matanya melihat pemandangan di depannya.


"Apa-apaan ini!!!!" ujar Miranda terkejut.


Terlihat seluruh bawahannya tergeletak tak bernyawa di atas lantai dengan berlumuran darah, termasuk pria yang tidur bersamanya tadi.


Miranda menutup mulutnya dengan takut. Tangannya bergetar kuat melihat pemandangan mengerikan di depannya.


"A... Apa yang terjadi???" bisiknya ketakutan.


Nafas wanita itu memburu kencang. Tiba-tiba tubuhnya mulai berkeringat karena ketakutan.


Miranda pun menatap kearah pintu keluar di ujung sana. Dengan kaki yang bergetar hebat, wanita itu pun melangkah cepat kearah pintu untuk segera keluar dari sana.


Saat sudah berada di depan pintu, Miranda mencoba membuka pintu di depannya. Namun sayang, pintu itu terkunci dan tidak bisa terbuka.


Wanita itu terus mencoba menarik pintunya dengan kuat, namun sayang pintunya masih tidak bisa terbuka.


BRAK!!


BRAK!!


Miranda terus mendorong dan memukul pintu di depannya dengan kuat,


"Sialan!!!! BUKA PINTUNYA!!!!" teriak Miranda panik.


Setelah dirasa usahanya sia-sia, wanita itu pun menunduk menyerah dan mencoba untuk mencari jalan keluar yang lain.


Saat Miranda membalikkan tubuhnya, tiba-tiba matanya kembali terbelalak dan jantungnya pun berdetak dengan cepat,


"A....Alex????" ujarnya terkejut saat melihat sebuah pistol berada tepat di depan wajahnya.


Bersambung...


Ayo...


Siapa yang emosi baca episode kemarin 😌


Udah nebak ini itu, sampe bilang Alex bodoh..


Aduh... sabar sabar guys 🤣🤣


Yok, dikasih like, komen, vote dan hadiah cerita ini ya, biar makin semangat ngelanjutinnya ☺️


Dukungan kalian sangat berarti ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2