Gadis Penakluk Pria Dingin

Gadis Penakluk Pria Dingin
Nama Untuk Si Kembar


__ADS_3

Hari sudah menunjukkan pukul 9 malam..


Terlihat Anna tengah menyusui bayi laki-lakinya di atas tempat tidur sambil duduk bersandar. Perlahan gadis itu terlihat setengah menutup matanya karena mengantuk.


Alex yang baru keluar dari kamar mandi seketika menatap kearah istrinya dengan prihatin. Istrinya itu pasti sangat kelelahan, pikirnya.


Ia pun menghampiri Anna dan menyentuh pipi gadis itu dengan lembut,


"Sayang..." bisiknya yang langsung membuat Anna membuka matanya dan menatap Alex dengan sedikit terkejut.


"Ah.. Aku hampir saja ketiduran" ucap Anna panik sambil menatap wajah bayi laki-lakinya yang telah terlelap.


"Dia sudah tertidur, biar aku pindahkan ke box nya" ujar Alex lembut.


Namun Anna menggeleng pelan dan turun dari atas ranjang,


"Biar aku saja, aku takut nanti dia terbangun" ucap Anna berbisik sambil meletakkan bayinya dengan perlahan.


Ia menatap kedua malaikatnya yang tengah terlelap itu dengan rasa bahagia dan haru. Anna tidak pernah membayangkan rasanya menjadi seorang ibu dari bayi kembar seperti ini..


Sekarang ia mengerti bagaimana bahagianya menjadi seorang ibu, walaupun memang lelah dan cukup menguras tenaga, tetapi Anna sangat menikmatinya.


Alex mendekati istrinya dan memeluk tubuhnya dari belakang sambil menatap kedua malaikatnya dengan tersenyum lembut,


"Mereka sangat lucu kan??" tanya Anna sambil menyentuh tangan Alex yang berada di perutnya.


Alex mengecup lembut leher istrinya dan mengangguk pelan,


"Aku masih tidak menyangka telah menjadi seorang ayah dari anak kembar" ucap Alex tersenyum lembut.


Anna pun tertawa pelan dan mengangguk,


"Aku juga.." balasnya.


Mereka berdua terdiam untuk beberapa saat sambil menatap kedua buah hati mereka tanpa bosan. Namun, seketika Anna pun menguap pelan..


Alex melepaskan pelukannya dan memijit pelan bahu istrinya,


"Kau pasti sangat lelah.. Ayo istirahat" ajak Alex sambil menuntun tubuh Anna ke tempat tidur.


Malam ini mereka memang masih harus beristirahat di rumah sakit. Kemungkinan besok Dokter sudah memperbolehkan mereka dan juga si kembar untuk pulang jika kondisi kedua bayinya sehat..


Alex mematikan lampu ruangan dan menyisakan lampu-lampu kecil yang menyala.


Anna duduk bersandar di atas tempat tidur dan disusul oleh Alex yang juga menyandarkan tubuhnya di samping sang istri. Pria itu memijat pundak istrinya dengan lembut dan hati-hati,


"Apakah lebih baik??" tanya Alex sambil memijat lembut bahu Anna sampai ke pinggangnya.


Anna terlihat merasa lebih nyaman dan mengangguk pelan,


"Aku merasa lebih baik" jawabnya lembut.


Seharian ini Anna memang harus bekerja cukup ekstra menyusui kedua bayinya. Setelah Donna memberikan obat pelancar ASI padanya, ASI Anna pun melimpah..


Ia harus menyusui kedua bayinya selama 2 jam sekali. Dan Anna cukup kelelahan karena menyusui 2 bayi sekaligus karena terkadang mereka menangis secara bersamaan dan membuat Anna kewalahan.


Untungnya Donna memberikannya alat pompa dan membantunya untuk menyetok ASI, jadi Anna tidak terlalu kerepotan jika kedua bayinya menangis secara bersamaan.

__ADS_1


Alex memijat lembut pundak istrinya dan mengecupnya pelan,


"Terimakasih sayang.." bisiknya tiba-tiba.


Anna menatap Alex dan mengernyitkan keningnya,


"Terimakasih untuk apa???" tanya Anna bingung.


Alex tersenyum pelan dan mengecup bibir istrinya lembut,


"Terimakasih untuk segalanya.. Aku tau kau pasti lelah mengurus anak kita.. Kau bahkan tidak mengeluh walau aku tau kau pasti sangat kelelahan" ucapnya sambil membelai rambut istrinya.


Anna tersenyum pelan mendengar ucapan Alex dan menggeleng pelan,


"Itu memang sudah tugasku Alex.. Lagipula, kau juga selalu membantuku. Aku juga ingin berterimakasih padamu karena, kau selalu membantuku dan tidak pernah membiarkanku melakukan segalanya sendirian" ujarnya tulus.


Alex tersenyum lembut sambil menatap wajah Anna. Ia pun menyentuh dagu gadis itu dan mengecup bibirnya berkali-kali,


CUP!!


"Aku mencintaimu.." bisiknya.


Anna pun tersenyum mendengar ucapan Alex dan menyentuh pipi suaminya dengan lembut,


"Aku juga mencintaimu.." balasnya.


Alex membawa tubuh istrinya ke dalam pelukannya. Ia mendekap Anna dengan erat sambil menutup matanya menikmati kebersamaan mereka.


Anna membalas pelukan Alex dan tersenyum lembut di dalam dekapan suaminya..


"Oh iya, kita belum memberikan nama pada anak kita.." ucap Anna tiba-tiba.


"Apa.. Kau punya nama yamg bagus untuk mereka??" tanya Anna pada Alex.


Alex tersenyum pelan dan terlihat berpikir..


"Hmm... Sejujurnya, aku belum memiliki ide apapun untuk nama anak kita. Tapi, aku ingin anak-anak kita di beri nama dengan huruf depan yang sama seperti nama kita, yaitu huruf 'A' " ucap Alex sambil menyentuh rambut Anna dan mendekap tubuh gadis itu dengan nyaman.


Anna terlihat berpikir dan tersenyum setelah mendengar ucapan Alex,


"Jadi.. Semua anggota keluarga kita akan memiliki nama depan 'A'???" tanya Anna sedikit terkekeh.


Alex pun menatap gemas wajah istrinya dan berpura-pura berpikir,


"Hmm... Boleh juga" jawabnya ikut terkekeh.


Pria itu pun mengecup bibir istrinya dengan lembut,


"Jadi.. Apa nama yang cocok untuk mereka??" tanya Alex lagi sambil memperhatikan wajah istrinya tanpa bosan dari jarak dekat.


Anna kembali berpikir sambil menatap keatas langit-langit ruangan,


"Bagaimana kalau nama Airin??? Aku suka nama itu untuk anak perempuan kita??" tanya Anna bersemangat pada Alex.


Alex tersenyum dan menyentuh pipi istrinya dengan gemas,


"Nama yang sangat indah.. Aku suka" ucapnya.

__ADS_1


Anna kembali terlihat berpikir untuk nama anak lelaki mereka,


"Lalu, nama apa yang cocok untuk anak lelaki kita??" tanya Anna terlihat bingung.


Alex terlihat berpikir dan seketika satu nama muncul di kepalanya,


"Bagaimana kalau Aron???" tanya Alex.


Anna pun menatap suaminya dan tersenyum senang,


"Airin dan Aron... nama yang cocok!!" ucap Anna senang.


"Airin Alenna Wijaya dan.." ucap Anna kembali berpikir.


"Aron Azarious Wijaya..." sambung Alex sambil menatap istrinya dengan senyuman.


Mereka berdua pun sama-sama tersenyum sambil bertatapan dengan senang. Anna kemudian menegakkan tubuhnya dan terlihat sangat bahagia,


"Akhirnya kita menemukan nama yang cocok untuk mereka..." ucap Anna terharu.


Alex pun ikut bahagia dan menyentuh pipi istrinya lembut,


"Iya sayang.." jawabnya.


Mereka pun kembali berpelukan sambil mengarahkan pandangannya pada bayi-bayi mereka yang tengah terlelap,


"Semoga.. Mereka berdua menjadi penerang dan kedamaian untuk kita.. Menjadi anak-anak yang baik dan membanggakan kedua orang tuanya kelak" bisik Anna dengan mata yang berkaca-kaca.


Alex mengusap bahu istrinya lembut dan mengangguk pelan,


"Amin.... Mereka pasti akan menjadi anak-anak yang baik dan juga menjadi kebanggaan kita" ucap Alex lembut.


Anna pun mengangguk dalam pelukan Alex dan lama kelamaan tanpa disadari gadis itu pun mulai menutup matanya dan tertidur.


Alex yang mendengar dengkuran halus dari istrinya seketika menatap Anna dan tersenyum pelan,


"Kau pasti sangat kelelahan.." bisik Alex lembut.


Pria itu pun dengan perlahan dan hati-hati menidurkan Anna di atas tempat tidur dan menyelimutinya.


Ia menatap wajah damai istrinya dan mengecup keningnya lama,


CUP!!!


"Terimakasih sayang... Aku mencintaimu" bisik Alex lembut.


Ia pun mulai merebahkan tubuhnya di samping Anna dan ikut terlelap sambil memeluk tubuh istrinya..


Bersambung..


Hallo jangan lupa dukung selalu cerita ini ya ☺️


Author minta banget dukungannya seperti vote, hadiah, apalagi like dan komentarnya.. Selalu bikin semangat 😁


Jangan lupa bantu dukung juga novel kedua author yang judulnya "Mysterious Man" Ya...


Please... 🥺🙏

__ADS_1


Terimakasih banyak ❤️🙏


__ADS_2