Gadis Penakluk Pria Dingin

Gadis Penakluk Pria Dingin
Beautiful Sunset


__ADS_3


Sepasang suami istri tengah menikmati pemandangan matahari terbenam di pekarangan bunga yang indah. Keduanya terlihat begitu mengagumi keindahan ciptaan Tuhan di depannya.


Sang istri tengah tersenyum lembut menikmati indahnya cahaya jingga yang menyinari berbagai macam warna dari bunga-bunga yang indah di depan matanya. Namun, berbeda dengan sang suami yang tak pernah sedikit pun berpaling dari wajah cantik istrinya.


Perlahan sang suami memeluk tubuh istrinya dari belakang dengan erat, menghirup aroma tubuh istrinya yang bagaikan candu baginya.


"Indah sekali...." bisik Anna mengagumi pemandangan di depannya.


Alex yang mendengar hal itu pun seketika tersenyum dan mencium pipi istrinya dengan mesra,


"Pemandangan di depan sana memang indah... Tetapi di mataku, tidak ada yang lebih indah dari pada dirimu..." ujarnya tulus.


Anna pun mengarahkan pandangannya pada Alex dan tersenyum geli,


"Itu sangat berlebihan...." ujarnya.


Alex dengan cepat membalikkan tubuh Anna dan menyentuh pipinya dengan lembut,


"Sayang... Aku berkata jujur. Di mataku... Ciptaan Tuhan yang paling indah adalah dirimu..." ujarnya bersungguh-sungguh.


"Dan aku bersyukur, Tuhan telah menjadikan dirimu sebagai istriku... Belahan jiwaku... Penyempurna hidupku..." lanjutnya dengan lembut.


Alex pun menangkup kedua pipi Anna dan perlahan mendekatkan wajahnya pada wajah istrinya,


"I love you... I really... really love you..." bisiknya.


CUP!!!


Bibir Alex pun menempel sempurna pada bibir Anna. Tangannya menahan pipi gadis itu untuk memperdalam ciumannya dan tangan sebelahnya lagi memeluk pinggangnya dengan erat.


Anna pun menutup matanya dan membalas ciuman Alex dengan perasaan bahagianya. Di dalam lubuk hatinya, dia juga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan karena telah menyatukan dirinya dan Alex. Cinta pertama dan terakhirnya..


Dan di bawah langit senja yang indah itu, kedua insan yang telah dipersatukan dalam ikatan suci itu saling berciuman dan menyalurkan rasa cinta mereka..


-


Tok..


Tok..


Terdengar suara ketukan pintu yang sedikit mengganggu seorang wanita yang tengah bersantai di kursi sambil menghisap rokoknya.


"Masuk!!" ujarnya tajam.


Seorang pria pun membuka pintunya dan membungkukkan badannya pada wanita itu.


"Selamat malam Nona, Aku sudah mendapatkan informasi tentang istri dari Tuan Alexander" ujarnya lalu memberikan berkas di tangannya pada wanita itu.


Miranda pun menyimpan rokoknya di asbak dan mengambil berkas itu dengan kasar. Matanya menelisik setiap tulisan disana dan tersenyum sinis,


"Anna Elizabeth Pratama??? What the heck??? Gadis ini masih berusia 19 tahun???" ujarnya tidak percaya.


Miranda pun terus membalikkan berkas itu dan membaca informasi yang tertera disana, serta melihat beberapa foto Anna dan juga William disana.

__ADS_1


"Hanya gadis polos yang tidak berguna!!!" ujarnya sinis.


"Huh!!! Bahkan dia hanyalah anak dari seorang pria pemilik perusahaan kecil di Jepang yang pernah bangkrut sebelumnya!!!" ujarnya mencibir.


Miranda pun menatap foto Anna dengan tatapan tajamnya. Lalu wanita itu menaruh rokoknya di foto wajah Anna dan menekannya kuat sampai foto itu tidak berbentuk.


"****** kecil!!! Kau bukanlah saingan yang sepadan denganku!!!!" ujarnya tajam.


Miranda pun membuang foto itu dan menginjaknya,


"Baiklah Alex.... Kita lihat saja, sejauh mana pernikahan ini akan berlanjut... Aku tau, pasti ada sesuatu di balik pernikahanmu!!" ujarnya yakin.


Wanita itu kembali mengambil sebatang rokok di kotaknya dan menyalakannya dengan korek di tangannya. Dia mulai menghisap rokok itu dan membuang asapnya dengan tenang.


"Jika aku tidak bisa mempengaruhi Alex... Maka, aku akan mempengaruhi gadis bodoh itu!!!" ujarnya dengan seringai yang menyeramkan.


-


Sudah 5 hari, Alex dan Anna berada di rumah kedua mereka yang indah dan jauh dari kebisingan itu.


Hari ini adalah hari terakhir mereka disini untuk menghabiskan bulan madu. Besok mereka akan kembali ke kota.


Sebenarnya, Alex sangat malas untuk kembali. Dia ingin terus berada disini bersama Anna selama mungkin. Menghabiskan waktu berdua tanpa memikirkan pekerjaannya.


Tetapi mau tidak mau, mereka harus kembali besok karena tiba-tiba Harry menelpon Alex dan mengatakan bahwa besok lusa ada rapat pertemuan beberapa pendiri perusahaan.


Dan pagi ini, mereka berdua tengah membereskan pakaian mereka dan memasukkannya ke dalam koper agar besok tidak terburu-buru.


"Rasanya aku tidak ingin kembali.." ujar Alex tiba-tiba.


"Kita bisa kembali kesini lain kali" ujar Anna menenangkan.


Alex pun menghela nafasnya dan menyimpan koper milik mereka di samping tempat tidur. Setelah itu, Alex pun menghampiri Anna dan memeluk tubuhnya dari belakang.


Dada telanjang Alex menyentuh punggung Anna yang terbuka dan memeluknya dengan erat. Seperti biasa, penampilan keduanya masih terlihat berantakan karena malam panjang mereka semalam.


"Kau benar sayang.... Kita bisa kembali kemari kapanpun" bisiknya.


Alex kembali mencium bahu Anna sambil menyentuh dada gadis itu dengan lembut. Seketika Anna pun menggeliat dan mencoba menahan tangan Alex. Dia tau, suaminya itu pasti menginginkan 'itu' lagi.


"Alex...." ujar Anna sambil menggigit bibirnya.


Alex tidak mengidahkan ucapan Anna dan semakin liar mencium leher istrinya itu. Perlahan tangannya menarik tali lingerie milik Anna. Namun dengan cepat Anna menahan tangan pria itu.


"Sa... sayang.... Ini sudah pagi... Bagaimana... Bagaimana kalau kita berenang" ujar Anna berusaha menghentikan pergerakkan Alex.


Seketika Alex pun berhenti dan mengernyitkan keningnya,


"Berenang??? Bukankah istriku ini tidak bisa berenang??" tanya Alex menggoda.


Anna yang sadar pun seketika terlihat gugup dengan pertanyaan Alex. Gadis itu dengan cepat membalikkan tubuhnya dan merangkul leher Alex dengan mesra,


"Maukah.. Kau mengajariku berenang???" tanya Anna polos.


Alex yang melihat wajah menggemaskan istrinya itu seketika semakin bergairah di buatnya. Tiba-tiba sebuah ide pun muncul di dalam pikirannya.

__ADS_1


"Baiklah sayang.... Aku akan mengajarimu bagaimana caranya berenang" bisik Alex intens di telinga Anna.


Anna yang mendengar hal itu pun tiba-tiba bergidik di buatnya. Sepertinya dirinya salah berbicara, pikirnya.


Setelah itu, Alex pun menggendong tubuh istrinya untuk turun ke lantai bawah menuju kolam berenang. Anna hanya dapat pasrah dan mengalungkan tangannya di leher Alex.


Saat langkah kakinya sudah tiba di area kolam berenang, Alex pun menekan salah satu tombol di dinding. Seketika kolam berenang yang awalnya terbuka itu pun tiba-tiba tertutup.


Dengan perlahan Alex pun masuk ke dalam air sambil masih menggendong tubuh istrinya.


BYUR!!!


Anna mengencangkan rangkulannya pada leher Alex saat tubuhnya merasakan dinginnya air.


"Baiklah sayang... Aku akan mengajarimu berenang" ujar Alex pelan.


Alex pun perlahan melepaskan gendongannya dari tubuh Anna. Namun, dengan cepat Anna memeluk tubuhnya semakin kuat.


"Tu... tunggu... Aku takut.." bisik Anna yang bagaikan ******* di telinga Alex.


Alex menelan ludahnya dan dengan perlahan mencoba melepaskan rangkulan tangan Anna di lehernya,


"Bukankah tadi kau menyuruhku mengajarimu berenang?? Ayo sayang... tidak usah takut, aku akan memegangmu" bujuk Alex.


Anna menggeleng dengan kuat. Alex pun memeluk tubuh Anna dan tersenyum lembut,


"Baiklah, ayo kita berenang bersama. Aku akan berenang sambil memelukmu seperti ini" ujar Alex lembut.


BYUR!!


Pria itu pun mengayuh kakinya untuk berenang dan membuat seluruh tubuh keduanya basah.


BYUR!!!


Setelah itu Alex pun berhenti di pinggir kolam sambil masih memeluk tubuh istrinya dengan erat.


Anna menarik nafasnya dan menatap wajah Alex yang basah sedang menatapnya dengan intens.


Pria itu menyentuh dada Anna dan meremasnya pelan.


CUP!!!


Alex mencium bibir Anna dengan cepat dan ********** dalam. Anna yang terkejut pun refleks menutup matanya dan perlahan membalas ciuman ganas suaminya itu.


Tangan Anna meremas rambut Alex, membuat pria itu tidak bisa menahan gairahnya lagi.


Alex menarik tali tipis di bahu Anna dan membukanya di dalam air. Pria itu menatap istrinya dengan penuh gairah.


"Sayang.... Aku menginginkanmu disini..." bisiknya dalam.


Bersambung...


Halo, dukung selalu cerita ini ya, jangan lupa kasih like, komen, vote dan hadiah nya..


Terimakasih...

__ADS_1


☺️🙏


__ADS_2