Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti
Bab 146


__ADS_3

Malasah Kemal pun berakhir dan dia mulai lebih berhati - hati setiap hal yang berhubungan dengan Maya, bahkan Kemal selalu melibatkan Gani dalam masalah Maya karena Kemal ingin mendekatkan Gani dan Maya.


"Kak Kem, apa benar kakak dan Maya adalah pasangan?" tanya Angel


"Apa maksudmu, memangnya apa hubungannya dengan mu kabar itu" Kemal menjawab dengan cuek dan sedikit kesal


"Apa kakak tak tau, kalau kabar itu telah tersebar di seluruh sekolah. Bahkan kabar kalau kakak naik tingkat hanya dengan ujian dan tes dari para profesor juga tersebar." Angel


"Benar kak, kabar itu telah menjadi berita yang besar dan Maya telah membuat keputusan kalau kakak naik tingkat dengan ujian dan tes sama banyak profesor karena kakak ingin bisa bareng dia." Sarah


Kemal dan yang lainnya hanya mendengarkan angel dan Sarah berkata dan menceritakan semuanya dengan sangat marah dan kesal.


Teman - teman Kemal di tim basket menatap Kemal seolah dia meminta konfirmasi apakah kabar itu benar adanya.


"Tunggu dulu, jika kau benar bersama dengan Maya lalu bagaimana dengan Arumi?" Ajeng bertanya dan menatap Kemal


"Apa yang kalian bicarakan ini sebenarnya, itu tak benar. Aku memilih naik tingkat bukan karena hal itu, aku ditawarin dan mendapat beasiswa untuk sekolah di luar jadi aku mengambilnya. Untuk apa aku melakukan hal tak guna seperti itu." Kemal menjawab dan semua orang merasa lega


"Tapi kak, pagi ini aku melihat Arumi sedang bersama dengan Maya dan sepertinya Maya memintanya untuk menjauhi kakak." Angel


"Apa?!" Kemal


"Ya walau sebenarnya aku juga tak suka dengan Arumi, tapi setidaknya dia tak pernah berbuat jahat pada kami dan juga tak pernah menyakiti kami. Tapi kalau disuruh memilih aku lebih memilih kakak sama Arumi dari pada sama Maya." Sarah


"Lupakan aku tak peduli dengan semuanya. Ayo latihan." Kemal pun mulai masuk lapangan untuk latihan


"Kenapa kak Maya jadi seperti ini, bukankah sebelumnya dia baik - baik saja." gumam Kemal dalam hati dan melakukan tembakan pada ring basket.


...💔💔💔...


"Boo, kata ayah Fahmi semuanya sudah selesai dan kamu bisa berangkat bulan depan jika semua ujian dan tes yang kamu lakukan selesai, apa kamu sudah siap?" Fairi berjalan mendekati Kemal yang sedang menemani Arlan nonton tv


"Sudah ma, aku sangat siap untuk semuanya, dan ujiannya juga sudah setengah jalan." Kemal menjawab dengan sangat serius


"Tapi Lan Lan akan sangat merindukan kakak" Arlan masuk kedalam pelukan Kemal dan dia naik duduk di pangkuan kakaknya.


"Kenapa kau jadi begitu manja, siapa kemaren yang bilang ingin mengalahkan kakak hem. Bukankah ada yang bilang ingin menjaga mama dan akan menjadikan mama sebagai honey yang tak akan bisa didekati oleh siapa pun selain dirinya dan papa" Kemal mengusap kepala Arlan dan mengecup keningnya


"Tapi aku akan tetap rindu kakak kalau kakak pergi jauh sekali." Arlan terlihat cemberut


"Tidak jauh cuma beberapa jam saja, dan kakak bisa kembali untuk menemui mu setiap 1 Minggu sekali." bujuk Kemal


"Kakak janji" Arlan terlihat senang


"Janji, kakak akan mengunjungi mu 1 Minggu sekali" Kemal membuat janji dengan adiknya.

__ADS_1


"Kalian ini selalu bisa membuat mama merasa senang dan bahagia." Fairi memeluk kedua putranya


"Aku sangat menyayangi kalian" Fairi mencium kedua putranya.


"Kami juga sangat sayang sama mama." jawab Arlan dan Kemal bersamaan


"Kalian adalah bintang mama" Fairi


"Mama adalah duniaku." Kemal


"Aku juga, aku juga" Arlan


"Semoga kalian selalu bahagia selamanya." Fairi memeluk keduanya di dua sisinya dan mereka juga memeluk Fairi dengan erat.


Sebulan pun berlalu dan Kemal harus pergi ke Amerika untuk melanjutkan belajarnya disana sehingga dia tak bisa menghadiri pesta kedua orang tuanya. Terlihat Arumi tak mengantarkan kepergian Kemal karena dia masih ada kesibukan dengan modeling dan lagi dia berusaha untuk menghindari Kemal karena rumor hubungan kemal dan Maya.


Kemal meninggalkan pesan untuk Arumi karena dia tak memiliki kesempatan untuk menjelaskan sebab dia sibuk dalam segala tes dan juga ujian yang dilakukanya, begitu juga dengan Arumi yang sibuk dengan pekerjaannya menjadi seorang model.


...💔💔💔...


"Fa kau sangat cantik, harusnya aku yang lebih dulu menikah dengan Lime tapi ini kenapa malah kamu yang duluan" Sri terlihat cemberut karena didahului oleh Fairi


"Habis kalian kelamaan" Amrita berkata dengan sewot


"Bodoh." Amrita


"Dia selalu ngeselin" Sri menatap dengan kesal


Malam itu adalah malam acara resepsi Kenan dan Fairi yang digabung dengan pesta ulang tahun perusahaan Kenan, semua orang diberikan undangan oleh Kenan karena dia ingin mengumumkan hubungannya dengan Fairi secara luas. Dan ingin membanggakan dirinya dengan memperkenalkan istrinya pada semua orang.


"Kenan." Sofiana datang dengan dandanan yang sangat cantik dengan gaun berbentuk leher V yang menampakkan punggung halusnya dan tulang selangkanya yang indah, dia terlihat sangat seksi malam itu.


"Selamat ya Ken" Sofiana menyapa dengan suara lembut dan gerakan yang anggun.


Kenan tersenyum dan menyambut Sofiana dengan baik, karena malam itu Sofiana datang bersama dengan atasannya yang saat ini sedang bekerja sama dengan Kenan.


"Selamat pak Kenan." ucap atasan Sofiana


"Terima kasih" Kenan menyambut uluran tangan atasan Sofiana dan mereka berbincang dengan baik.


Semua tamu undangan telah hadir dan sampai pada puncak acara Kenan memanggil Fairi dan memperkenalkan Fairi pada semua orang.


Semuanya menatap penasaran pada istri kenan yang selama ini tak pernah ditunjukkan dan hanya disebutkan saja kalau pernikahan Kenan gagal dan berantakan.


"Wah apakah pak Kenan benar - benar memiliki seorang istri? Ku pikir dia masih sendiri."

__ADS_1


Semua orang saling berkasak kusuk dan menatap penasaran. Dan semua orang menatap ke lantai dua yang terlihat ada seorang wanita turun dari anak tangga dengan gaun peach dengan lengan panjang dan bawahan mayung serta ada hiasan permata disetiap gaunnya. Tatanan rambut yang dibuat sederhana dengan dibiarkan menjuntai disisi kanan kirinya dan kepang atas dengan pita yang senada dengan warna gaunnya dan juga yang lainnya dibiarkan menjuntai kebelakang.


Tampilan Fairi menunjukkan sangat segar dan juga terlihat seperti remaja, dengan senyum yang menghiasi bibirnya membuat Fairi menjadi pusat perhatian dan mampu mencuri perhatian semua undangan yang hadir.


"Sayang" Kenan mengulurkan tangannya untuk membantu Fairi turun


"Terima kasih." Fairi tersenyum sangat manis.


"Dia adalah istri saya, Fairi Ayu Larasati." ucap Kenan memperkenalkan Fairi pada semuanya.


"Wah bukankah dia adalah pemimpin PT Wijaya." ucap seseorang melihat sangat terkejud


"Aku tak pernah menyangka kalau dua perusahan besar itu adalah keluarga, anda sungguh pandai menyimpan rahasia pak Kenan."


"Benar sekali, ini sungguh sebuah kejutan. Pesta ulang tahun ini seolah adalah acara resepsi pernikahan anda berdua."


Semua orang mengucapkan selamat pada Kenan dan Fairi dan semuanya merasa sangat senang, kecuali Sofiana dia menatap dari jauh dengan tatapan tak suka dan pandangan tajam seolah pandangannya itu mampu membuat Fairi berlubang.


"Kau begitu bangga dengan menyandang status sebagai nyonya Kenan." Sofiana mengikuti Fairi ke ruang ganti.


"Anda." Fairi menatap Sofiana


"Jangan pura - pura tidak mengenaliku. Aku adalah Sofiana mantan Kenan." ucap Sofiana dengan keras


Fairi tersenyum lalu duduk dan melepaskan semua perhiasan serta hiasan di rambutnya.


"Apa kau tau kedatangan ku ke sini untuk apa hah?" Sofiana


"Aku tak tau jika anda tak mengatakannya padaku." Fairi


"Jangan kau anggap Kenan akan terus memperlakukan mu dengan baik wanita oplas." Sofiana


"Jika anda datang untuk mengambil Kenan silakan saja jika anda bisa, karena aku sudah pernah melakukan itu pada wanita Kenan yang lainnya." Fairi


"Kau cantik hanya karena operasi jadi kau jangan bangga, karena seorang pria akan lebih menyukai yang asli" Sofiana


"Terserah saja." Fairi berjalan keluar


"Kau." Sofiana


"Fa." Sri datang menjemput Fairi.


"Siapa dia" Sri menatap Sofiana


"Teman mas Kenan dan mas Farid." Fairi menjawab dan tersenyum menatap Sofiana.

__ADS_1


__ADS_2