
Silvia keluar dengan wajah yang murung memikirkan bagaimana mendapatkan uang untuk membayar SPP, silvia pun bingung memberi tahukan ibunya karena untung biaya sehari_hari pun ibunya harus banting tulang
Silvia berjalan dengan melamun tanpa sengaja dia menabrak seorang cowo,,sebut saja nama nya Kevin
ma,,ma,,,maaf..
aku tidak sengaja menabrak kamu
santai saja,,
seperti nya kamu sedang memikirkan sesuatu
aku tidak sedang memikirkan apapun ko,,maaf aku permisi masuk kelas
sebenarnya telah lama Kevin menyukai Silvia,,tapi sayang Silvia gadis yang cuek dan Kevin tidak berani mendekati nya,, padahal dia cowo yang populer disekolahnya karena wajah nya yang tampan dan juga kaya,,
silvia langsung duduk dan termenung lagi memikirkan dari mana dia mendapatkan uang SPP
dan sahabatnya Sinta langsung menanyakan apa yang terjadi pada sahabatnya ini
kamu kenapa si baru datang udah masang wajah yang murung
hmmmmmmmm (sautt Silvia)
ayo cerita kan padaku,,siapa tau bisa meringankan bebanmu
tidak ada apa_apa ko sin,, aku hanya sedang lelah saja,,
kamu pasti berbohong kan,,
tidak sin, kalo ada apa_apa pasti aku ceritakan padamu (ucap nya berbohong )
bukannya Silvia tidak mau bercerita, hanya saja dia tidak mau membebani sahabatnya ini,, karena sebelumnya Sinta sudah sering membantu nya
__ADS_1
jam pelajaran telah usai waktu nya istrirahat
Kevin memberanikan diri untuk mendekati Silvia,,karna dia sadar sebentar lagi akan lulus sekolah dia ingin silvia mengetahui bahwa dia telah lama menyukai nya
Kevin
hey,,, boleh gabung ga?
mereka berdua langsung menoleh siapa yang menyapanya
yang menyapa mereka adalah Kevin cowo tampan dan juga populer disekolahnya
Sinta yang sedang minum pun sampai terbatuk saking tidak menyangka nya seorang Kevin menyapa mereka,,,
uhuk,,,uhukkk,,,,
Sinta tidak menghiraukan ucapan Silvia,,dan dia langsung menjawab ucapan dari Kevin dengan gugup..
boo,,boo,,, boleh dong (ucap Sinta gugup)
kalian sehabis pulang sekolah ada waktu ga,,
ti.....(ucapan silvia terhenti karena Sinta lebih dulu menjawab nya)
ada ko..... (Sinta langsung menatap kearah mata Silvia dengan mata memohon, agar Silvia mau pergi)
baiklah kalo kalian ada waktu gimana kalo pulang sekolah kita jalan ke mall
ok kami setuju (ucap Sinta dengan semangat)
Silvia hanya bisa setuju dan geleng-geleng kepala melihat sahabatnya ini tanpa ingat pesan Reyhan kalo dia tidak boleh dekat dengan lelaki manapun
__ADS_1
sepulang sekolah, Kevin sudah menunggu mereka diparkiran,
akhirnya kalian datang juga (dengan bibir tersenyum)
Sinta yang melihat Kevin tersenyum langsung meleleh dibuat nya
lagi-lagi silvia hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah sahabatnya ini
silahkan masukk (ucap Kevin)
Sinta
Kevin langsung melajukan mobilnya keluar dari parkiran sekolah,,siapa sangka ada seseorang dengan mata tajamnya sedari tadi sudah memperhatikan mereka,,
Kevin tidak tau bahwa seseorang sudah membuntuti nya dari belakang dan langsung menghadang nya dari depan
sontak Kevin pun langsung ngerem mendadak,,,
iyaaa siapa lagi yg menghadang mereka kalo bukan Reyhan ardidinata
buka pintunya (dengan sorot mata yang tajam dan juga menyeramkan )
Kevin tentu saja mengenal Reyhan ,karna pernah bertemu dipesta perusahaan Reyhan,,
karna ayah Reyhan berkerja di perusahaan Reyhan
Kevin yang tidak tau apa kesalahannya menjadi bingung kenapa Reyhan menghadang nya,,,
mereka semua langsung turun dari mobil,,
Silvia yang melihat Reyhan murka menjadi panik.
__ADS_1