Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti
Episode 187


__ADS_3

Mentari pagi telah bersinar dengan sangat terangnya. Namun Denny tak dapat melihat apa yang begitu cerah diluar sana, sebab Ia terkurung didalam ruangan.


Amyra bergegas mempersiapkan segala sesuatunya, dari menyiapkan bekal sehingga mengantar Ashraf dan juga Najma kesekolah.


"Ma.. Papa kemana? Kenapa tidak terlihat dari tadi" tanya Ashraf penasaran.


"Iya.. Ma" Najma menimpali.


"Papa ada urusan pekerjaan diluar kota, dan mungkin beberapa hari tidak pulang kerumah" jawab Amyra mencoba menutupu segalanya dari kedua buah hatinya.


Setelah selesai mengantarkan kedua buah hatinya, Amyra menuju kekantor. Ia mencoba menemui Dwy dan meminta untuk menghandle serta mengatasi semua masalah yang ada.


Amyra juga memerintahkan kepada Dwy agar menutupi peristiwa yang kini sedang menimpa Denny sang presedir.


Setelah merasa satu persatu permasalahan selesai, Amyra menuju kabtor polisi untuk memenuhi diri sebagai saksi dari apa yang terjadi dan kesaksian Amyra diharapkan dapat meringankan ataupun juga membebaskan Denny dari jerat hukum.


sementara itu, Julia masih dirawat dirumah sakit, sebab bagian organ intinya robek dan perlu dijahit, begitu juga dengan bagian area belakangnya juga mengalami robek karena kebrutalan ketiga bule tersebut.


Julia dengan liciknya mengundang wartawan dan memberikan pernyataan palsu dan menyudutkan Denny.


Disisi lain, Ketiga Bule itu sudah terbang ke negara asalnya sejak pagi tadi, sebab mereka tidak ingin tercyduk dan bertanggungjawab atas apa yang terjadi.


Para wartawan menunggu Julia untuk keluar dari rumah sakit dannmemberikan pernyataan sesuai dengan apa yang terjadi sedari pagi.


Setelah mendapatkan perawat dadakan, Julia dengan duduk dikursi roda dan juga dengan wajah yang penuh drama.


Saat para wartawan mencecarnya dengan berbagai pernyataan yang membuat Denny tersebut.


Amyra yang saat ini sedang mengendarai mobilnya dan menuju kantor polisi. Amyra singgah sebentar ke minimarket untuk membelikan Denny makanan ringan dan minuman mineral.


Saat Ia memasuki minimarket, sebuah berita di media nasional menayangkan berita tentang kasus tertangkapnya seorang presedir perusahaan ternama atas kasus pelecehan asusila yang mana korbannya adalah seorang bisnis woman.


Berita itu begitu sangat hangat diperbincangkan publik, dan tampak seorang wanita yang tak lain adalah Julia sedang berada didepan rumah sakit dan dikelilingi oleh banyak wartawan dengan meberikan keterangan palsu.


Amyra merasakan dunianya berputar "Tida... Tidak.. Berita ini harus segera dihentikan sebelum Najma dan Ashraf melihatnya" guman Anyra dalam hatinya. "Aku harus menghentikan wanita sialan itu." Amyra bergegas keluar dari minimarket dan mengendarai mobilnya.

__ADS_1


Didepan sebuah rumah sakit, tampak seorang wanita dengan berbagai luka lebam hampir diseluruh tubuhnya tampak memberikan keterangan kepada seluruh wartawan jika Ia adalah korban tindak Asusila dengan wajah yang sengaja dibuat seperti paling teraniya sejagad raya.


Sebuah pesan masuk kedalam ponsel wanita itu, sesaat Ia menghentikan wawancaranya.


Julia membuka pesan gambar yang masuk kedalam aplikasi Wa-nya.


"Hentikan semua kebohonganmu.. Atau foto ini akan saya sebarkan" ancam sebuah pesan dari nomor tidak dikenal.


Namun tampaknya Julia sudah kepalang basah. Ia tidak merasa takut dengan ancaman foto tersebut, dan Ia menganggap itu hanya sebuah gertakan saja.


Julia kembali melayai para wartawan dan terus mengoceh jika Ia akan meminta keadilan kepada penegak hukum atas apa yang menimpa dirinya.


Amyra tampak berusaha tenang. Ia memasuki kantor polisi untuk memberikan keterangan atas apa yang terjadi sesuangguhnya.


Saat dikantor polisi, tampak media televisi masih juga menayangkan berita tentang suaminya, dan sebuah rekaman cctv memperlihatkan jika Julia dan juga Denny memasuki kamar hotel bersama dengan seorang pelayan.


Lalu rekaman yang selanjutnya memperlihatkan saat Julia didorong keluar dari dalam kamar hotel hingga tersungkur.


Dari rekaman vedeo itu, seolah-olah mengundang persepsi jika Julia benar-benar korban dalam hal ini.


Berita itu terus menyebar dimedia sosial terdapat beragam hujatan dari netizen.


Bahkan konten animasi milik Denny tak luput dari serangan para netizen, mereka beramai-ramai me-unsubcribe chanel milik Denny. Semua berimbas dan merembet kemana-mana.


Amyra segera mengambil tindakan me-non aktifkan akun media sosial dan juga email milik Denny, Najma dan juga dirinya.


Amyra tidak ingin semua ini berdampak pada psikis kedua buah hatinya.


Setelah memberikan keterangan kepada kepolisian, Amyra segera menjemput kedua buah hatinya, Ia meminta ijin kepada pihak kepala sekolah untuk mengambil cuti kepada kedua buah hatinya dan melanjutkan metode home school.


Amyra tidak mengijinkan kedua buah hatinya betmain diluar rumah, bahkan Amyra menyita laptop dan phonsel canggih milik Najma.


Kedua bocah itu merasa heran dengan sikap Mamanya, namun tidak berani untuk membantah.


Sementara itu, kepolisian mencoba menuamakan pernyataan antara Amyra dan juga Denny yang tentunya sangat berbeda dengan pernyataan Julia.

__ADS_1


Polisi mencoba mengorek keterangan dari saksi lain, yang merupakan salah satu saksi dari peristiwa ini yaitu pelayan hotel yang mengantar Denny saat kekamar hotel.


Polisi mendatangi hotel tempat kejadian perkara. Saat pihak kepolisian meminta rekaman CCTV, namun pihaknya mengatakan jika rekaman saat itu hilang entah apa sebabnya.


Bahkan pelayan pria yang mengantar Denny juga risign dan tidak masuk kerja lagi setelah kejadian itu.


Ketika dimintai alamatnya, pihak hotel mengatakan jika pelayan itu mengontrak rumah dan tak jauh dari hotel.


Polisi mendatangi rumah kontrakan tersebut, dan ternyata pelayan itu sudah menghilang.


Sementara itu, Denny masih mengetahui jika berita tentang dirinya sudah tersebar luas hingga kepenjuru dunia.


Bahkan netizen yang sudah sempat menyerang akunnya mengatakan jika Ia adalah seorang penjahat Ke- lamin.


Denny masih duduk disajadahnya, Ia terus memhonkan ampun atas segala dosa yang pernah Ia lakukan, dan berharap Ia segera dapat melewati ujian yang tengah menimpanya.


Polisi kembali memanggilnya dan menginterogasinya.


Saat itu, Rudy datang bersama seseorang, lalu menyerahkan sesuatu kepada pihak kepolisian. Tatapan Rudy yang dingin tanpa ekspresi membuat para penyidik sedikit bergetar.


"Bersihkan semuanya.. Termasuk nama baiknya juga" titah Rudy, lalu menyerahkan sekoper uang kepada pihak kepolisian.


Seketika para polisi itu gemetar dan saling tatap.


Mereka meraih sebuah benda pipih dalam ukuran jecul yang tak lain adalah memory card, dan tak lupa juga meraih koper berisi uang tersebut.


Pihak kepolisian memeriksa isi dari memory card tersebut, dan alangkah terkejutnya mereka saat melihat apa yang terdapat didalamnya.


Polisi lalu mengumpulkan semua bukti uang tertera, dan akan menyelidikinya lebih lanjut.


Sementara itu, Denny dipulangkan dan dijadikan tahanan rumah.


Amyra merasa lega, meskipun Ia masih khawatir jika nanti Denny sampai mengetahui chanel you-tubenya diserang para subcribernya.


"Papa telah mengurus seluruh permasalahan yang sedang menimpa Mas.. Kita doakan semoga akan baik-baik saja" ucap Amyra dengan berusaha tenang.

__ADS_1


__ADS_2