
"A..apa? Mengapa saya ditahan? Bukankah saya sudah menawarkan hal yang menggiurkan?" ucap Julia dengan berang.
Wanita itu sangat kesal jika pengakuannya justru membuatnya merasa disudutkan dan menjadikannya tersangka.
"Bawa Ia keruang tahanan sekarang juga!" perintah penyidik itu dengan nada tegas.
Seketika dua orang penyidik beranjak dan mencengkram pergelangan tangan Julia dari arah belakang dan membawanya keluar dari ruang penyidikan.
"Lepaskan.. Kalian sangat tidak berguna. Bukankah saya sudah menawarkan hal yang lebih besar" ucap Julia terus mengoceh sepanjang jalan menuju ruangan tahanan polsek.
Ia tidak ingin merasakan tidur diruangan tersebut, Ia ingin mencari cara untuk dapat keluar dari tempat itu.
Sementara itu, penyidik tersebut merangkum semua jawaban dari pernyataan Julia dan akhirnya menetapkan Julia sebagai tersangka dari kasusnya yang berbalik mendapatkan somasi sebagai tersangka pencemaran nama baik, dan juga meyebarkan berita bohong, serta tindakan tidak menyenangkan dengan pasal berlapis.
Bahkan Julia dituntut untuk ganti rugi 1 milyar rupiah, serta membuat jumpa pers dan menyatakan jika apa yang dikatakannya selama ini adalah kebohongan belaka.
Julia didorong masuk kedalam ruang tahanan. "Lepaskan saya.. sialan kalian semua.. Kalian tidak tahu siapa saya.." Julia terus mengoceh dengan sangat berisik.
Setelah menetapkan Julia sebagai tersangka. Maka polisi kembali melakukan jumpa pers.
Mereka mengumpulkan para wartawan, dan akan melakukan klarifikasi terhadap kasus yang sedang menjadi perbincangan publik.
Seketika para wartawan yang sudah lama menantikan hal ini berduyun-duyun mendatango polsek dan mengikuti acara yang akan digelar.
Tak berselang lama, dua petugas kembali menghampiri ruang tahanan Julia, lalu memaksa Julia memakai pakaian orange dengan logo tertulis 'Tahanan polsek setempat'.
Julia menolak untuk mengenakannya, Ia juga tidak ingin melakukan jumpa pers untuk melakukan klarifikasi.
Namun saat seorang penyidik memperlihatkan sebuah vedeo kepadanya, Ia mendadak menciut nyalinya dan dengan terpaksa mengikuti semua yang diperintahkan kepadanya.
Dengan menggunakan masker dan wajah Julia merundukkan wajahnya. Julia terpakasa ikut dengan intruksi pihak kepolisian sebab Vedeo tersebut yang merupakan ancaman baginya.
Ditengah-tengah wartawan yang berkumpul dan menantinya untuk memberikan klarifikasi, membuat wanita itu merasa gugup.
Tampak pihak kepolisian mendampinginya dengan berbagai tekanan yang membuat Julia semakin frustasi.
"Kami dari pihak kepolisian dengan ini membawa Ibu Julia kehadapan awak media untuk mengklarifikasi atas berita yang selama ini menyebar dan tentang pencemaran nama baik serta berita bohong" pihak kepolisian memberikan pembuka acara tersebut.
__ADS_1
"Dengan ini Kami harapkan agar seluruh awak media dan juga publik tidak memmberika statmen negatif terhadap Saudara Denny yang dalam hal ini justru menjadi korban" ucap pihak kepolisian dengan tegas.
Seketika para awak media dan juga publik yang menyaksikan siaran langsyng tersebut dibuat tercengang. Mereka menantikan Julia untuk mengakui perbuatannya itu secara langsung.
Hujatan demi hujatan terus dilontarkan publik kepada wanita yang sudah memfitnah dan berniat menghancurkan rumah tangga seseorang.
Julia kini tampil dengan kepala merunduk dan menggunkan pakaian orange.
"Ibu.. Ibu Julia.. Apakah benar Ibu telah berbohong atas kasus yang telah terjadi?" tanya seirang wartawan dengan tak sabar.
Julia hanya menganggukkan kepalanya tanpa berani menatap kamera yang merekamnya.
"Mengapa Ibu tega menyebarkan berita bohong dan memfitnah orang yang tidak bersalah?" cecar wartawan lainnya yang berharap dengan berita ini akan membuat naik nilai popularitas media mereka.
Julia hanya merundukkan kepalanya, tidak menjawab pertanyaan dari cecaran pertanyaan para wartawan.
Sementara itu, Amyra menyaksikan berita tersebut melalui layar kaca televisi yang terdapat dilaundrynya.
Para karyawannya yang semula ikut menuding tindakan negatif dari suami bos mereka, kini justru berbalik bersikap simpati dan merasa jika Amyra adalah wanita kuat yang begitu sangat kngin mempertahankan rumah tangganya.
"Karena saya menyukainya dan tidak mendapat respon" jawab Julia kesal dan terkesan ketus.
"Huuuh.." teriak beberapa wartawan yang tampak kesal dengan jawaban Julia.
Seketika para publik merasa geram saat mendengr jawaban dari Julia.
Mereka berramai-ramai menyerang akun milik Julia "Dasar pelakor murahan" tulis akun yang merasa geram dengan Julia.
Beragam komentar pedas memenuhi akun media sosial milik Julia.
Bahkan mereka kini masuk kedalam akun milik Denny, mereka menuliskan kata maaf atas tudingan negatif mereka kepada Denny selama ini.
Seketika chanel konten milik Denny kian bertambah subcribernya. Dari peristiwa yang membuatnya terhempas, kini membawa keberkahan bagi hidupnya.
Julia kembali dibawa keruang tahanan dengan kondisi kesal. Ia kini dijerat pasal berlapis yqng akan memberatkan hukuman untuknya.
Bayang-bayang menginap dijeruji besi membuatnya begitu sangat ketakutan.
__ADS_1
Kini Julia kembali dimasukkqn kedalam ruang tahanan setelah melakukan jumpa pers.
Rasa kesal, dan amarah kini mulai menyerang dirinya.
Sementara itu, Denny tampak sedang berselancar didunia maya.
Ia melihat akun media sosialnya yang banyak mendapat komentar simpati bahkan merambah ke chanel pribadinya.
Ia merasa melihat beragam komentar yang menyudutkan Julia yang menudingnya sebagai pelakor murahan dan rendahan.
Denny tak menduga jika dampak dari permasalahan ini justru membuatnya semakin melambung.
Bahkan beberapa netizen memuji kekuatan cinta Amyra dan Denny yang mampu bertahan dari godaan yang begitu sangat dahsyat.
Sebab godaan seorang pria yang dihadapkan pada wanita tanpa sehelai benangpun dan didalam kamar yang sama sungguh merupakan ujian yang sangat dahsyat. Namun Denny mampu melaluinya dan itu adalah hal yang sangat luar biasa.
"Bravo Denny..! Kamu pria sejati sesungguhnya" tulis komentar sebuah akun.
"Godaan melawan hawa na-fsu terbesar bisa kamu lewati.. Kamu luar biasa" tulis akun lain dikolom komentar.
Denny menutup mulutnya. Bagaimana mungkin Ia dapat mengkhianati wanita seperti Amyra, karena Amyra adalah sumber kekuatannya. Cukup Ia pernah menjadi seorang pecundang dimasa lalu, namun tidak akan terulang dimasa depan.
Baginya Amyra sebuah batu berlian, dan Ia tidak akan mengutip batu apung dijalanan.
Amyra memasuki kamarnya, Ia melihat Denny sedang menatap layar laptopnya yang tampak begitu sangat serius.
Saat Ia melihat kehadiran Amyra, Ia sangat terkejut dan beranjak bangkit dari duduknya.
Denny menghampiri istrinya yang berdiri terpaku melihat dengan tatapan bingung.
"Terimakasih, Sayang.. Telah hadir dalam hidupku.. Benar seperti yang di Firmankan Rabb-ku.. Kamu adalah pakaian untukku.. Pakaian yang menutupi rasa maluku, pakaian yang melindungiku dari segala rasa dingin dan juga panas setiap permasalahan hidupku.. Pakaian yang melindungiku dari kemaksiatan" ucap Denny sembari memeluk erat tubuh sang istri.
Amyra terhenyak mendengar ucapan Denny yang terkesan begitu sangat dalam berasal dari palung hatinya yang tak dapat terselami.
Amyra mengeratkan pelukannya "Maukah Kau menua bersamaku?" tanya Amyra dengan lirih.
Denny melepaskan dekapannya, lalu menatap lembut pada wanitanya "Aku akan menyerahkan seluruh hidup dan sisa usiaku hanya bersamamu" jawab Denny, lalu memagut lembut bibir sang istri.
__ADS_1