Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti
part 27


__ADS_3

anita masih memikirkan apa yang dikatakan ayah nya tadi ada benar nya juga jika kita mau sukses maka jangan mudah berputus asa dan selalu bangkit jika kita jatuh jangan pernah menyerah karena suatu saat nanti itu akan jadi senjata kita yang paling kuat dimasa depan


"aku memang harus berjuang untuk anak anak dan juga merebut kembali kebahagiaan kami yang selama ini hilang di renggut dari keluarga bang bian" pikir anita


"besok aku akan mengurus surat cerai nya, karena kamu sudah mengkhianati dan mencampakkan kami maka aku berharap kamu tidak akan menyesal bang" batin anita


tekad anita sudah bulat dia akan pergi mengurus surat cerai nya hari ini juga karena tidak mau jika terus merasa tersakiti dengan kelakuan bang bian.


"kamu mau kemana an,? ini masih pagi kok kamu sudah rapi aja" tanya pak surya sewaktu melihat anita melintasi taman depan dimakan pak surya tengah berolahraga


"aku mau ke pengadilan agama yah" jawab anita


"mau ngapain kamu kelana? " tanya pak surya bingung


"aku mau mengurus surat cerai ku bersama bang bian" anita memberitahukan maksud nya kepada pak surya


"sudah kamu jangan mengurus itu"


"tapi yah"

__ADS_1


"sudah tidak ada tapi tapian lagi karena sudah ada orang yang mengurus semua itu kamu cuma tinggal menunggu saja" sanggah pak surya


"siapa yang mengurus nya yang? " penasaran anita di buat ayah nya


"ku sudah mengutuskan asisten ku untuk mengurus semua itu sambil memberi pelajaran pada mantan suami ku itu" kata pak surya ambigu


"pelajaran? maksud nya? " anita benar benar di buat bingung oleh ayah nya


"sudah jangan banyak pikir, pokok nya kamu tinggal duduk manis aja menerima hasil nya" kata pak surya tegas


"baiklah ayah jika itu yang terbaik menurut ayah" anita duduk diam karena memikirkan banyak hal


"pasti kamu masih kepikiran tentang masalah perceraian kamu kan? " tanya pak surya sambil duduk dekat anita


"enggak kok yah" bohong anita


"terus kamu lagi memikirkan apa"


"aku hanya lagi mikirin kerjaan dikantor saja yah"

__ADS_1


"bener gak ada yang kamu tutup tutupi dari ayah?" tanya Pak Surya menyelidik


"bener yah" cengir anita


"jangan cengiran aja, gak lucu" pak surya mencoba bercanda untuk mencairkan suasana yang tegang tadi


"ayah kok gitu sih," cemberut anita


"hahaha itu baru lucu" pak surya tertawa terbahak bahak melihat raut wajah anita yang lucu


"sudah lebih baik kita masuk dan sarapan dulu, pasti anak anak sudah menunggu kita dari tadi" kata pak surya berlalu pergi duluan kemudian di susul oleh anita


anita merasa lega karena proses perceraian nya berjalan dengan lancar dan bisa di bilang sangat mulus jalan nya saking cepat nya proses itu.


dia bekerja dengan perasaan yang benar benar sangat tenang karena beban yang jadi pikiran nya selama ini sudah terangkat dan dia juga bahagia bisa melihat anak anak nya bahagia walau pun tanpa kehadiran sosok seorang ayah


mereka lebih terlihat bahagia dan tidak pernah lagi anita melihat kesedihan dimata anak anak nya seperti yang terlihat selama mereka masih tinggal bersama ayah nya, mereka selalu merasa ketakutan dan merasa tidak percaya diri di buat ulah ayah nya sendiri


untung kakek nya bisa mengembalikan semua keceriaan anak anak nya dan bisa membuat mereka kembali percaya diri

__ADS_1


__ADS_2