Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti
part 25


__ADS_3

anita pergi ke rumah ayah nya menggunakan jasa taksi, didalam taksi dia sudah tidak bisa lagi memendung kesedihan nya walau bagaimana pun yang nama nya perpisahan tetap saja akan terasa menyakitkan dan itu juga sedang di rasakan oleh anita.


setelah sampai di kediaman ayah nya dia langsung menghapus air mata nya karena dia tidak mau membuat ayah nya sedih dan kepikiran dengan masalah yang di hadapi nya dan itu akan berpacu pada penyakit nya yang akan berakibat fatal untuk kesehatan ayah nya


anita masuk ke dalam rumah yang sudah sepi karena dia datang sudah larut malam dan penghuni rumah itu sudah pada tidur semua kecuali pembantu yang membukakan pintu untuk nya tadi


Anita langsung masuk ke kamar yang sudah di siap kan untuk nya, didalam kamar anita menangis tanpa suara dia memang mau berpisah dengan suami nya tapi dia tidak menyangka kalau suami nya bisa mengkhianati nya.


"aku harus kuat demi anak anak ku dan akan aku buktikan kalau kami bisa hidup tanpa kamu bang" batin anita


malam itu dia tidak bisa tidur karena memikirkan semua yang telah terjadi pada kehidupan nya


anita keluar dari kamar dengan pakaian yang sudah rapi karena hari ini ada rapat penting dengan klien


"pagi semua" sapa anita kepada ayah dan anak anak nya ketika mereka sedang menikmati sarapan nya


"pagi bunda" anak anak nya tersenyum menyapa balik anita

__ADS_1


A


"ada yang aneh pagi ini, tumben anak anak ku pagi ini ceria biasa nya cuma menyapa dan senyum pun terpaksa kenapa hari ini mereka tersenyum senang ya" pikir anita


"ada apa nih kalian kelihatan nya senang sekali hari ini" tanya anita pada anak anak nya


"gak ada apa apa kok bun" jawab kiki tersenyum membuat anita semakin curiga


"bener nih gak ada apa apa?" tanya anita sekali lagi


"iya bundaa" kali ini rania yang menjawab


"kami hanya merasa senang karena kakek akan mengajak kami ke mal untuk belanja nanti nya" jawab rania senang


"apa benar yang rania katakan yah" tanya anita penasaran


"iya nit karena ayah lihat mereka merasa kebosanan jadi ayah berinisiatif mengajak mereka untuk jalan jalan, kamu juga jangan khawatir ayah akan menjaga mereka dengan baik" kaya pak surya

__ADS_1


"baiklah ayah jika memang seperti itu" anita melanjutkan makan makanan nya


"kalian jangan bikin kakek kerepotan ya" kata anita pada anak anak nya


"iya bunda, kami janji " kiki mengangkat tangan nya di ikuti adik adiknya tanda kalau mereka berjanji


anita pamit berangkat ke kantor sedangkan anak anak nya pamit pergi sekolah, mereka sepertinya bersemangat sekali pergi ke sekolahnya karena sepulang sekolah mereka akan di ajak sang kakek jalan jalan, bukan tanpa sebab mereka sangat bahagia di ajak jalan jalan karena biasa nya mereka hanya akan duduk saja memperhatikan orang yang lewat.


di kantor anita sangat sibuk membaca mempelajari dokumen yang akan dia presentasi kan ke klien nya


tok tok tok


"masuk"kata anita


"bu klien nya sudah datang dan sekarang sedang menunggu di ruang rapat"


"baiklah, saya langsung kesana saja" sahut anita

__ADS_1


"iya bu" sekretaris anita undur diri


__ADS_2