Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti
part 32


__ADS_3

anita menatap langit langit kamar nya dia tau jika dia berbohong pada ayah nya karena dia pun tidak dapat memunungkiri kalau dia memang masih mencintai bian tapi dia tidak mau terluka lebih dalam lagi, maka nya dia memilih untuk mengalah demi anak anak dan juga untuk diri nya sendiri, apa itu bisa dikatakan egois tapi biarlah jika orang orang akan bilang kalau dia egois karena mereka tidak tau penderitaan yang ku alami selama ini


"lagian dia memang mau menceraikan aku demi menikah dengan wanita lain, apakah aku seburuk itu di hati mu bang sehingga kamu bisa setega itu mengkhianati diri ku apa apa aku tidak pernah ada dihati mu" batin anita, dia kembali menangis sampai tertidur


"anita terlambat bangun hari ini karena semalam sempat terbangun dan tidak tidur lagi sampai waktu nya selesai sholat subuh dia baru bisa tertidur lagi


"kenapa mata mu bengkak an" tanya pak surya


"ini karena kurang tidur aja yah" jawab anita jujur


"kok bisa kamu kurang tidur? apa kamu masih memikirkan bian lagi? " interogasi pak surya


"enggak yah, cuma semalam tuh gak tau kenapa jadi susah banget buat tidur padahal aku capek banget dan pengin cepet tidur tapi malah mata ini sulit sekali terpejam dan aku pun tidak bisa tidur sampai subuh, ini aja badan ku masih sakit semua" jelas anita berbohong

__ADS_1


" oh begitu, lebih baik hari ini kamu gak usah ke kantor dulu kamu istirahat saja di rumah" kata pak surya perhatian


"iya ayah, tapi nanti kerjaan ku di kantor masih banyak yang harus aku selesai kan ayah, apalagi ditambah aku pergi liburan kemarin pasti banyak yang harus aku selesaikan" kata nya menjelaskan


"kalau hanya kerjaan kantor kamu gak usah khawatir, ayah yang akan mengurus nya hari ini, jadi kamu bisa beristirahat dengan tenang" pak surya bangkit dan pergi ke kamar nya untuk bersiap siap pergi ke kantor hari ini untuk menggantikan anita yang sedang istirahat di rumah


"ayah jadi berangkat ke kantor hari ini? " tanya anita padahal dia tidak mau merepotkan ayah nya tapi apa mau di kata karena memang hari ini dia butuh istirahat total supaya bisa kembali lagi beraktivitas seperti sedia kala


"iya yah" jawab anita menoleh ke ayah nya yang sudah pergi


"lebih baik sekarang aku istirahat saja, rasa nya nih badan remuk kayak habis lari aja" batin anita lalu beranjak pergi ke kamar untuk tidur padahal hari masih pagi tapi karena kelelahan dia pun akhir nya tertidur lelap


ketika anita bangun hari sudah siang dia pun bergegas mandi karena mau menjemput anak anak, sebenarnya anak anak nya sudah ada sopir yang akan mengantar dan menjemput mereka tapi hari ini dia mau menjemput sendiri anak anak nya karena mau melihat lihat sekolahan anak anak nya yang sudah di pindahkan ke sekolah favorit oleh kakek nya sekalian dia mau mengajak mereka jalan jalan untuk menenangkan pikiran sekaligus menyenangkan anak anak nya. anita tidak lama menunggu karena yang ditunggu tunggu sudah ada didepan mata

__ADS_1


"bunda hari ini yang jemput rania?" tanya rania senang


"iya sayang" anita mencium pipi rania yang sudah mulai gembul


"bunda gak kerja hari ini" tanya rania lagi ingin tahu


"enggak sayang, udah kita jemput abang abang dulu ya terus habis itu kita jalan jalan, gimana rania mau gak?" tanya anita dan itu sukses membuat rania berteriak saking Senang nya di ajak jalan jalan


"horee, rania diajak jalan jalan lagi, makasih ya bunda rania senang sekali" jawab nya dengan senyuman yang lebar


"iya sayang sama sama, kita jemput abang abang dulu ya" ajak anita


"iya bunda" riang rania

__ADS_1


__ADS_2