Ketika Aku Menyerah

Ketika Aku Menyerah
Bab 133 Maafkan Othor


__ADS_3

Selfina membuka matanya perlahan saat merasakan sebuah tangan sedang memeluknya dibawah selimut. Suara azan subuh pun sayup-sayup kedengaran dari arah masjid di dalam komplek perumahan elit itu.


"Mas Yudha?" ucapnya setelah berhasil mengumpulkan nyawanya.


"Hemmm," gumam pria yang telah menjadi suaminya itu.


"Duh, aku pasti udah tertidur ketika kamu datang mas. Maafkan aku ya," ucap perempuan itu seraya berusaha untuk bangun dari posisinya.


"Mau kemana hem?" ucap pria itu tanpa mau membuka matanya apalagi melepaskan pelukannya.


Selfina pun langsung mengecup bibir sang suami dengan singkat. Ia sangat tahu kebiasaan pria mesum itu kalau baru bangun tidur. Ia ingin dimanjakan dengan sangat baik.


Ia pun menjawab, "Sholat mas. Udah subuh nih. Ayo bangun dulu."


Yudha membuka matanya kemudian tersenyum. Ia masih sangat ingin mendapatkan kecupan-kecupan lagi tapi ia sadar kalau mereka bisa saja terlambat untuk melaksanakan sholat subuh.


"Hem, baiklah," jawabnya tanpa membuat drama yang panjang seperti biasanya. Ia pun melepaskan pelukannya kemudian segera bangun.


"Aku duluan ya mas," ucap Selfina seraya berlari ke arah kamar mandi di dalam kamar itu.


Yudha pun mengikuti istrinya ke dalam kamar mandi itu. Mereka berdua pun membersihkan diri kemudian berwudhu. Setelah itu mereka melaksanakan kewajiban mereka sebagai seorang muslim dan muslimah, yaitu sholat subuh dua rakaat.

__ADS_1


"Mas , kamu pulang jam berapa? Kok gak ngebangunin aku sih?" tanyanya dengan wajah cemberut.


"Terus gimana kabar pak Hendra dan para manager itu?"


"Masalah mereka udah selesai belum?"


Yudha tersenyum mendengar begitu banyak pertanyaan dari sang istri. Ia pun menyimpan kopiahnya di atas meja seraya menatap perempuan yang sangat dicintainya itu.


"Pertanyaannya kok banyak sekali sih? Bisa aku jawab satu-satu gak ya," ucap pria itu seraya menatap wajah sang istri.


"Bisa dong mas. Tapi harus jawab semuanya," jawab Selfina tersenyum.


"Eh, untuk apa pulang ke Apartemen? Aku 'kan udah bilang kalau aku nginap disini," ucap Selfina dengan tatapan curiga pada sang suami.


"Pertanyaannya kok nambah?"


"Hehehe," kekeh Selfina kemudian melanjutkan, "Jawab aja mas."


"Oh iyaa. Aku lupa kalau kamu gak ada disana dan ternyata ada di sini. Makanya aku gak sempat sampai ke unit kita saat sudah ingat. Setelah itu aku langsung deh balik ke sini," jelas Yudha.


"Trus gimana dengan permasalahan perampokan kas perusahaan itu mas, udah beres belum?"

__ADS_1


"Mereka tidak mendapatkan bukti yang meringankan sayang. Jadi, pak Gunawan dan pak Herry harus mengembalikan uang yang mereka curi atau jeruji besi akan segera menjemputnya dengan lapang dada."


"Alhamdulillah karena semuanya sudah beres mas. Sekarang kita bersiap berangkat kerja yuks," ucap Selfina seraya melipat mukenanya dan menyimpannya ke dalam lemari.


"Gak ada sarapan apem nih sayang," ucap Yudha dengan senyum mesumnya. Selfina menggelengkan kepalanya.


"Kita nanti telat lho mas. Aku tunggu di ruang makan ya," ucap perempuan itu seraya meninggalkan Yudha di dalam kamar itu. Ia sedang tak ingin meladeni candaan sang suami meskipun itu beneran atau tidak.


Perempuan itu langsung kabur dari sang suami karena takut jika terjadi sesuatu padanya di pagi itu.


🌹🌹🌹


*Bersambung.


Maafkan author karena updatenya lambat dan sedikit pula.


🙏🙏🙏🙏


Akan kita sambung nanti karena othor sedang berduka.


Nikmati alurnya dan happy reading 😊

__ADS_1


__ADS_2