
Revalda pulang dari sekolah dengan wajah yang tampak sangat murung. Selfina sampai bingung dibuatnya.
"Ada apa sih sayang?" tanya perempuan cantik itu pada sang putri.
"Tante Tiara janji mau ngajak aku sama Zacky ke Mall setelah pulang sekolah ma." Gadis kecil itu menjawab dengan bibir manyun.
"Oh ternyata gara-gara itu ya sampai kamu jadi ngambek?" senyum Selfina.
Revalda tak menjawab tetapi langsung berlari ke kamar Yudhis. Ia ingin bertemu langsung dengan Tiara untuk mengajukan protes.
Selfina hanya menggeleng-gelengkan kepalanya kemudian membawa tas anak itu ke dalam kamarnya sendiri. Ia akan menyiapkan pakaian ganti untuk Revalda setelah putrinya itu mandi sore.
Sedangkan Yudhistira yang sedang melakukan kegiatan afterplay yaitu menonton Sebuah film komedi dengan Tiara tampak kaget dengan kedatangan Revalda.
"Tante kok gak jemput aku sih?" ucap anak itu langsung pada intinya. Tiara yang sedang berbaring dalam pelukan sang suami langsung bangun karena kaget.
"Eh, Valda sayang. Udah pulang sekolah ya?" ucap perempuan itu dan langsung membuka lebar tangannya agar Revalda masuk ke dalam pelukannya.
Meskipun dengan bibir manyun, Revalda akhirnya masuk kedalam pelukan Tiara. Anak itu memang sangat akrab dan sayang pada istri dari Yudhistira itu.
"Maafkan Tante ya. Tante gak jemput Valda karena tante harus disuntik sama om, hehehe." Tiara terkekeh seraya mengedipkan matanya pada Yudhis. Pria itu tersenyum kemudian menggenggam tangan sang istri. Sedangkan Revalda langsung menatap Tiara dengan tatapan tanya.
"Tante sakit?" tanya anak itu khawatir.
"Memangnya tante sakit ya?" tanyanya lagi seraya menyentuh pipi Tiara. Istri dari Yudhistira itu langsung tersenyum kemudian menjawab, "Sekarang tante udah sembuh kok. Kamu gak usah khawatir sayang."
__ADS_1
"Iya Tante. Tapi aku kan pengen naik motor lagi kayak tadi pagi. Mau ke mall beli es krim juga sama Zacky."
"Waduh gawat!" Tiara langsung menepuk dahinya. Ia sepertinya teringat sesuatu.
"Ada apa Ra?"
"Ada apa Tante?!"
"Motor kang Eko mas. Gimana nasibnya?" jawab perempuan itu saat teringat tentang motor yang ia pakai dan tidak tahu bagaimana kabarnya.
"Hah? Motor kang Eko hilang Tante?" tanya Revalda menimpali. Ia ikut penasaran dengan keadaan motor yang sudah dikendarainya tadi pagi.
"Gak kok. Motornya udah diangkut pulang sama kang Eko. Kalian gak usah khawatir." Yudhis menjawab dengan senyum diwajahnya.
"Alhamdulillah. Aku lega mas. Takut aja kalau motornya hilang."
"Lah pencuri 'kan cerdas mas. Gak pakai kunci pun mereka bisa mendapatkan kendaraan yang dia mau."
"Oh iya iya. Betul juga. Kamu kok cerdas sih sayang?"
"Mas!!!" Tiara menjerit kesal pada kata-kata suaminya itu.
"Maaf maaf sayangku."
Tiara mendengus sedangkan Revalda tertawa cekikikan.
__ADS_1
"Nanti kita jalan pakai motor lagi ya Tante," ucap Anak itu setelah tawanya reda.
"Iya dong, tapi kamu harus mandi dulu karena udah bau acem hehehe." Kali ini Tiara yang terkekeh. Sedangkan Revalda langsung tersenyum malu. Ia akui ia memang cukup banyak gerak hari ini. Dan pastinya pakaian dan tubuhnya pun sudah asem dan butuh yang segar-segar.
"Iya deh Tante. Aku mandi dulu. Dadah!" Revalda keluar dari pelukan Tiara dan langsung kabur ke kamarnya sendiri.
"Ra, kamu kok suka banget sama anak-anak sih?"
"Ya karena mereka lucu banget. Apalagi si Fariz tuh. Kalo jalan tuh kayak robot hahaha."
Yudhistira tersenyum saja melihat istrinya sangat lucu dengan ekspresinya itu.
"Kalau kita punya anak sendiri, pasti kita akan lebih senang lagi sayang. Aku kok udah gak sabar punya anak dari rahimmu juga ya," ucap Yudhis dengan tatapan serius pada sang istri.
Tiara langsung tersenyum meringis. Ia tiba-tiba jadi takut untuk hamil dan melahirkan.
"Kamu mau 'kan sayang?" tanya Yudhis seraya menyentuh perut sang istri tercinta. Tiara kembali tersenyum horor lalu menjawab, "Takut mas."
"Kenapa?"
"Takut dan belum siap aja mas. Aku juga mau mendaftar untuk belajar di universitas mas. Boleh gak?"
🌹🌹🌹
*Bersambung.
__ADS_1
Like dan ketik komentar agar author semangat updatenya oke?