
Hari pun berganti, keromantisan dan kebahagiaan dua pasangan itu semakin tampak saja di depan umum. Ada yang bahagia melihat mereka dan ada juga yang diam-diam cemburu.
Beberapa gadis yang pernah sangat mengidam-idamkan Dewa dan Yudha kini hanya bisa menarik nafas berat. Mereka sangat susah mendekat apalagi berpikir mau jadi pelakor.
Kedua pria itu tak pernah memberi tempat untuk calon bibit pelakor. Mereka terlalu mencintai istri-istri mereka sampai tak ada waktu untuk memberikan kesempatan pada siapapun untuk menggangu hubungan mereka.
Selfina dijaga dengan baik oleh Yudha. Begitu pun dengan Yundha oleh Dewa. Dua pria tampan itu selalu berusaha membuat sang istri bahagia supaya selalu terlihat cantik dan menarik.
"Mas, aku mau cuti ah, pengen nikmati hari-hari santai di rumah," ucap Selfina saat itu.
"Wah itu bagus sayang. Kamu memang harus banyak istirahat dan tidak lagi memikirkan pekerjaan di perusahaan."
"Tapi aku gak mau kalau kamu ada sekretaris baru apalagi perempuan mas."
Yudha hanya tersenyum kemudian meraih tubuh istrinya itu kedalam dekapannya, "Eh kenapa? Apa kamu belum percaya sama aku sayang?"
"Percaya sih. Tapi aku takut kalau kamu tergoda sama perempuan yang lebih cantik dan langsing daripada aku mas," rajuk Selfina seraya mengelus lembut dada bidang sang suami.
"Kamu perempuan yang paling cantik Sel, gak ada yang lain. Mama saja lewat hehehe," kekeh Yudha dan langsung mendapatkan cubitan dari sang istri tercinta.
"Aaargh sakit sayang," ucap pria itu berpura-pura kesakitan.
"Ish, kamu sih kasih perbandingan yang jauh. Coba bandingkan aku sama Maudy Ayunda atau Amanda Manopo mas. Mana yang lebih cantik?"
Yudha tersenyum kemudian mencium pucuk kepala sang istri.
"Kamu yang paling cantik sayang. Kamu sudah sangat memberi aku kebahagiaan."
"Tapi aku gak seksih lagi mas. Lihat tubuhku saja udah seperti gentong," balas Selfina lagi kemudian memperlihatkan tubuhnya yang sudah sangat mengembang.
Yudha sekali lagi tersenyum.
"Apakah kamu tahu kalau istri hamil itu mempunyai aura tersendiri bagi suaminya sayang?"
"Kamu tahu gak kalau kamu semakin menarik dan juga seksih," ucap Yudha seraya menatap tubuh istrinya yang hanya berbalut pakaian tidur yang sangat terbuka dan juga tipis.
__ADS_1
"Iyyakah?" tanya Selfina dengan wajah merona merah. Dadanya berdesir hebat dengan pujian suaminya.
Yudha langsung meraihnya lagi ke dalam dekapannya kemudian berbisik lembut, "Iya sayangku dan aku jadi sangat ingin mengunjungi si dedek saat ini Sel. Kamu sudah membuat aku tak ingin berhenti mengunjungimu sayang."
Dan...
Terjadilah lagi apa yang seharusnya terjadi.
Skip aja ya, hehehe.
🌹
Sejak Selfina memutuskan untuk berhenti bekerja, ia dan Yundha jadi sering mempunyai waktu untuk bersama.
Mereka berdua sibuk mempersiapkan diri menyambut persalinan dengan menyiapkan perlengkapan bayi dan juga rajin mengikuti kelas ibu hamil.
Namun ternyata masih banyak juga yang beranggapan bahwa ibu hamil sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik selama mengandung. Padahal kenyataannya, melakukan aktivitas fisik sedang seperti senam dapat membantu untuk melancarkan sirkulasi darah serta melancarkan proses persalinan nantinya.
Untungnya orang tua dan para mertua mereka adalah orang-orang modern yang mengerti tentang pentingnya melakukan hal-hal positif disaat sedang hamil seperti itu.
Saat ini Selfina dan Yundha sudah berada pada trimester ketiga kehamilan mereka.
Dua orang perempuan hamil itu sedang membutuhkan gerakan senam yang lebih aman pada saat trimester 3 dibandingkan pada saat trimester 1.
Gerakan-gerakan senam yang disarankan untuk mereka lakukan dalam mempersiapkan proses persalinan adalah, Berjalan pagi.
Berjalan dapat membantu melatih stamina serta menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah terutama saat masa kehamilan. Selain itu, sinar matahari di pagi hari juga akan membantu para bumil untuk mendapatkan asupan vitamin D yang cukup.
Lakukan secara rutin selama 30-45 menit, hindari berlari pada saat hamil karena dapat menyebabkan kelelahan serta kontraksi pada rahim.
Naik-turun tangga dapat membantu melatih jantung agar tetap sehat dan membantu proses mendorong saat melahirkan menjadi lebih lancar. Lakukan naik turun cukup dengan 1 anak tangga saja dan ulang sebanyak 10-15 kali.
Posisikan diri Anda di dekat dinding atau susur tangga untuk menjaga keseimbangan atau sebagai penyangga ekstra. Hindari melompat pada saat menaiki maupun menuruni tangga karena berisiko menyebabkan kontraksi dan kehilangan keseimbangan hingga terjatuh.
Yoga dan pilates merupakan gerakan senam dengan intensitas rendah karena tidak membutuhkan banyak pergerakan dalam prakteknya. Beberapa gerakan yang ada pada latihan yoga dan pilates dapat membantu bumil melatih kekuatan otot, melatih pernapasan, serta membantu menurunkan rasa stres.
__ADS_1
Lakukan pose-pose yang mudah dan aman untuk ibu hamil selama 10-15 detik serta ikuti teknik pernapasan. Dengan melatih beberapa gerakan dapat membantu para ibu hamil dalam melancarkan proses persalinan serta menurunkan risiko masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan selama masa kehamilan. @sumber, Eka Hospital.
Dan di saat para suami sedang menemani mereka mengikuti kelas ibu hamil. Yudha dan Dewa yang memiliki tingkat kemesuman tingkat tinggi tiba-tiba saja bertanya pada instruktur atau tenaga pengajar di kelas itu.
"Apa ibu hamil aman untuk dibawa berenang Mam?" tanya Dewa saat mereka diberikan kesempatan untuk bertanya.
Pria itu sejak tadi sudah membayangkan melakukan sesuatu yang sangat menyenangkan dengan Yundha di kolam renang.
Semua peserta kelas langsung melihat ke arahnya yang memang sejak tadi menjadi objek yang sangat menarik dimata ibu-ibu hamil lainnya. Dewa dan Yudha terlalu tampan dimata mereka semua.
"Kok pertanyaan kita sama ya?" bisik Yudha dengan tatapan tak lepas dari istrinya yang sedikit berjarak dengannya.
Dewa hanya tersenyum samar. Ia tak perlu mengatakan kalau otak mereka hanya selalu membayangkan tubuh istri-istri mereka saja.
"Jika bunda dan panda memiliki akses ke dalam kolam renang, maka berenang bukanlah pilihan yang buruk untuk melaksanakan aktivitas fisik selama masa kehamilan. Berenang merupakan jenis olahraga yang cocok untuk dilakukan ibu hamil, terutama jika mereka belum terbiasa dengan olahraga."
Yudha dan Dewa tersenyum-senyum.
"Selain berenang, ibu hamil juga bisa melakukan senam aerobik air dan memanfaatkan tekanan air untuk membantu menopang berat badan tubuh selama masa kehamilan."
"Oh jadi aman kan Mam kalau suami juga ikut berenang dengan istri di kolam?" tanya Dewa lagi dan langsung membuat suasana kelas jadi ramai.
Yundha jadi malu dibuatnya. Ia berjanji akan menggigit suaminya setelah ini karena telah banyak menarik perhatian semua ibu-ibu disini.
"Sepertinya mas Dewa ingin ngajak kamu berenang Nda," bisik Selfina dengan senyum samar dibibirnya.
"Tauk ah mbak. Kesel banget tahu gak," ucap Yundha dengan wajah bersungut-sungut.
"Hahaha!" Selfina jadi tertawa saja dibuatnya.
Awas kamu mas, berani menanyakan hal lain lagi aku akan menjepitmu sampai gak bisa lepas!
🌹🌹🌹
*Bersambung.
__ADS_1
Like dan ketik komentar agar author semangat updatenya oke?