
Sebelum hari beranjak malam, Rachel sudah berpamitan pulang ke rumah. Tinggallah Yura dan Rey kembali ke rumah itu. Suasana di dalam rumah pun terasa sepi setelah kepulangan Rachel karena Yura dan Rey saling diam satu sama lain.
"Apa kau masih tetap ingin di sini?" Tanya Rey pada Yura.
"Tidak. Aku ingin ke kamar dan membersihkn tubuhku." Ucap Yura.
"Baiklah." Jawab Rey lalu berjalan ke arah tangga.
Yura pun mengikuti langkah Rey menuju tangga dan naik ke lantai dua. Setelah berada di lantai dua tepatnya di depan pintu kamar mereka, Rey dan Yura pun masuk ke dalam kamar.
"Mandilah lebih dulu dan jangan terlalu lama." Ucap Rey.
"Apa Kakak tidak ingin mandi lebih dulu?" Tanya Yura.
Rey menggelengkan kepalanya.
"Baiklah kalau begitu." Ucap Yura lalu berjalan ke arah lemari untuk mengambil baju gantinya dan tak lupa mempersiapkan pakaian ganti untuk Rey. Setelahnya ia masuk ke dalam kamar mandi.
Sambil menunggu Yura membersihkan tubuhnya, Rey memilih memainkan ponselnya di atas sofa. Ia melihat email masuk ke dalam ponselnya dan mengeceknya. Cukup lama Rey berkutat dengan ponselnya mengecek email masuk hingga tanpa sadar jika Yura sudah keluar dari dalam kamar mandi.
__ADS_1
"Kak Rey, aku sudah siap." Ucap Yura sambil mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk.
Rey mengangkat wajahnya menatap ke arah Yura. Rey dibuat tertegun melihat penampilan Yura yang terlihat berbeda dari biasanya. Yura terlihat menggunakan pakaian tidurnya yang berbentuk gaun dan hanya setinggi lutut. Tidak seperti saat di rumahnya dimana Yura menggunakan pakaian tidur baju dan celana panjang.
"Kak Rey?" Ucap Yura lagi sedikit merasa gugup karena Rey terus menatap ke arahnya tanpa merespon ucapannya.
"Ya. Aku akan mandi." Ucap Rey lalu bangkit dari duduknya.
"Aku sudah meletakkan handuk mandi untuk Kakak di dalam kamar mandi." Ucap Yura.
"Baiklah." Ucap Rey lalu berjalan ke arah kamar mandi.
*
Saat jam makan malam tiba, Rey dan Yura terlihat tengah menikmati makanan masing-masing yang Rey pesan lewat aplikasi online. Setelah menghabiskan makanan masing-masing, Yura segera membereskan piring bekas makanan mereka dan memasukkan sisa makanan ke dalam tong sampah.
"Kak Rey, aku lihat bahan-bahan masakan belum tersedia di dalam kulkas. Karena besok pagi adalah hari libur bekerja, aku berniat membeli bahan-bahan masakan ke supermarket." Ucap Yura setelah masuk ke dalam kamar bersama Rey.
"Baiklah. Besok pagi aku akan menemanimu berbelanja." Ucap Rey.
__ADS_1
Yura tertegun mendengarnya. "Maksudku biar aku saja yang membelinya, Kak." Jawab Yura.
"Aku akan menemanimu." Ucap Rey lagi tanpa bantahan.
"Emh, baiklah." Jawab Yura tak ingin berdebat.
Rey berjalan ke arah lemari dan mengeluarkan sebuah kartu dari dalam dompetnya. Ia kembali menghampiri Yura dan memberikan kartu yang baru saja ia ambil ke tangan Yura.
"Apa ini, Kak?" Tanya Yura merasa bingung menatap kartu bewarna hitam di tangannya.
"Kartu ini untukmu. Kau bebas menggunakan kartu itu untuk kebutuhanmu dan kebutuhan untuk di rumah ini." Jawab Rey.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Queenarađź–¤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.
__ADS_1