
Yura melangkah mendekat pada Mama Kyara lalu bersalaman dengannya.
"Mama senang karena akhirnya kalian telah kembali." Ucap Mama Kyara dengan senyuman manis yang tercetak jelas di wajah cantiknya. Yura pun tersenyum merespon ucapan mertuanya itu.
"Papa..." ucap Yura setelah mengalihkan pandangannya pada Papa Gerry. Yura mendekat pada Papa Gerry lalu bersalaman dengannya. Rey pun turut melakukan hal yang sama dengan bersalaman pada Mamanya lalu bersalaman dengan papanya.
"Ayo duduk dulu. Kalian pasti lelah selama berada di perjalanan menuju ke sini." Ajak Papa Gerry.
Yura mengangguk mengiyakannya lalu duduk di sofa yang bersebelahan dengan Rachel. Sedangkan Rey memilih duduk di kursi single yang berhadapan dengan kedua orang tuanya.
"Bagaiman pekerjaanmu di kota S, apa berjalan dengan lancar?" Tanya Papa Gerry pada Yura.
Yura mengangguk mengiyakannya. "Semuanya berjalan lancar sesuai apa yang diharapkan, Pa." Jawab Yura.
"Syukurlah kalau begitu." Ucap Papa Gerry lalu mengalihkan pandangannya pada Rey. "Lalu bagaimana denganmu, Rey, apa tujuanmu datang ke kota S berjalan dengan lancar?" Tanya Gerry dengan nada menyindir.
Rey hanya diam tak menjawab pertanyaan papanya yang bermaksud menyindirnya. Melihat putranya yang hanya diam saja membuat Papa Gerry menahan senyum sedangkan Mama Kyara menggelengkan kepalanya melihat sikap suaminya itu.
__ADS_1
"Mama, ada apa Mama dan Papa memintaku untuk datang ke sini setelah pulang dari kota S?" Tanya Rey.
"Itu karena Mama ingin mengajak kalian makan malam bersama di sini dan kalau bisa juga menginap di sini." Jawab Mama Kyara.
"Benar. Selain itu aku juga yang meminta Mama agar meminta Kakak dan Yura menginap di sini karena aku ingin bercerita dengan Yura." Timpal Rachel.
Rey menatap datar pada adiknya yang terlihat berbinar-binar setelah mengungkapkan keinginannya. Sudah dapat Rey pastikan jika malam ini istrinya itu akan menghabiskan waktu banyak dengan Rachel dibandingkan dengannya.
"Jadi bagaimana, apa kalian setuju untuk menginap di sini malam ini?" Tanya Kyara.
"Ah syukurlah. Kalau begitu sebaiknya  sekarang kalian naik ke kamar untuk istirahat. Nanti malam Mama akan memanggil kalian lagi untuk makan malam bersama." Ucap Mama Kyara.
"Mama... kenapa Mama cepat sekali menyuruh Yura dan Kak Rey masuk ke dalam kamarnya." Protes Rachel.
"Rachel... kau masih bisa berbicara dengan Yura nanti malam. Sekarang biarkan Yura dan Kakakmu istirahat di dalam kamarnya." Jawab Kyara lembut.
Rachel mengangguk saja dengan bibir mengerucut tajam. Yura dan Rey pun meminum minuman mereka lebih dulu sebelum akhirnya berpamitan naik ke lantai atas menuju kamar Rey berada.
__ADS_1
"Papah, kenapa Papa tidak memberikan undangan itu pada Kak Rey?" Tanya Rachel menatap undangan yang masih berada di atas meja.
"Papa akan memberikannya nanti setelah selesai makan malam." Jawab Gerry sekenanya.
"Apa Papa berniat tidak memberikan undangan itu pada Kak Rey? Kalau benar begitu Rachel setuju biarkan saja Kak Rey dan Yura tidak menerima undangan itu agar tidak datang ke acara ulang tahun Flower." Ucap Rachel.
"Rachel, kenapa kau berbicara seperti itu?" Tanya Kyara merasa tidak suka mendengar ucapan putrinya.
"Akan lebih baik Yura dan Kak Rey tidak datang ke pesta itu, Ma." Jawab Rachel lalu menjelaskan maksud hatinya saat ini.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Queenara🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.
__ADS_1