Kita Harus Menikah!

Kita Harus Menikah!
Terjadi di luar kendali


__ADS_3

Mama dan Papa sungguh tidak asik. Aku kan ingin mengintrogasi Yura bagaimana rasanya setelah menjadi istri Kakak. Sungut Rachel dalam hati. Walau pun merasa kesal karena permintaannya tidak dituruti, namun Rachel juga merasa senang karena pada akhirnya Yura menjadi Kakak iparnya sesuai harapannya.


Baiklah, Yura. Selamat menjadi Kakak iparku. Aku berjanji akan membantumu semakin dekat dengan Kakakku dan menghadirkan bayi yang lucu untuk menjadi keponakanku. Tekad Rachel dalam hati.


"Yura, ayo bawa Rey ke kamarmu. Kalian membutuhkan waktu untuk istirahat." Titah Rangga pada Yura.


Yura menganggukkan kepalanya lalu menatap pada Rey yang tengah menatap padanya. "Ayo ikut aku, Kak." Ajak Yura pelan.


Rey menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Yura pun melangkah lebih dulu menuju kamarnya yang berada di lantai dua diikuti Rey di belakangnya.


"Kak Aidan... kenapa Lula merasa aneh mendengar cerita Kak Rey tadi yang mengatakan ban mobilnya tiba-tiba baik kembali. Apa mungkin ada hantu di sana yang membantu memperbaiki ban mobil Kak Rey?" Tanya Alula dengan wajah bingung pada Aidan yang masih duduk di ruang tamu bersama Alea.


Alea menahan tawanya mendengar pertanyaan polos dari Alula. Sedangkan Aidan menghembuskan nafas di udara mendengar pertanyaan dari Alula yang sulit untuk ia jawab. "Sudahlah, jangan terlalu banyak berpikir. Lebih baik sekarang kau istirahat di dalam kamarmu. Bukankah kau baru saja pulang dari kuliah?" Ucap Aidan.


Bibir Alula mengerucut karena tidak mendapatkan jawaban dari Aidan. "Hem, baiklah. Karena Lula sudah lelah dan mengantuk ingin tidur siang, maka Lula berpamitan untuk naik ke kamar dulu." Ucap Alula.

__ADS_1


Aidan menganggukkan kepalanya dan membiarkan Alula beranjak menuju kamarnya.


"Kenapa Kakak terlihat aneh hari ini? Apa ada sesuatu hal yang disembunyikan Kakak dariku?" Tanya Alula sambil menaiki anak tangga menuju kamarnya. "Sudahlah, tidak perlu memikirkannya. Lebih baik sekarang aku tidur di dalam kamar. Hari ini sungguh melelahkan." Ucap Alula tak ingin ambil pusing.


Sedangkan di dalam kamar Yura, Rey terlihat tengah mengedarkan pandangannya setelah masuk ke dalam kamar Yura. Ia menghentikan langkahnya sejenak dan membiarkan Yura berjalan ke arah sofa dan meletakkan tas sandangnya di sana. Yura pun membalikkan tubuhnya menatap Rey yang masih terdiam sambil memegang kopernya.


"Kakak bisa meletakkan koper di samping lemari pakaian. "Ucap Yura pada Rey.


Rey mengangguk lalu berjalan ke arah lemari pakaian Yura. Setelah meletakkan kopernya di samping lemari, Rey pun kembali mendekat pada Yura. "Aku ingin ke kamar mandi dulu." Ucap Rey.


Yura menganggukkan kepalanya. "Kamar mandinya ada di sana." Tunjuk Yura pada pintu kamar mandi kamarnya yang nampak tertutup.


Namun baru saja ia mendudukkan tubuhnya di atas sofa, Yura sudah kembali bangkit mengingat tugasnya sebagai seorang istri. "Sebaiknya aku mempersiapkan pakaian ganti untuk Kak Rey." Ucap Yura. Dengan ragu ia berjalan ke arah koper Rey dan membuka koper milik Rey. Setelah membuka koper, Yura mengambil pakaian santai yang bisa digunakan Rey untuk istirahat siang ini.


Tak lama kemudian, Rey nampak keluar dari dalam kamar mandi dengan wajah yang lebih segar.

__ADS_1


"Aku sudah mempersiapkan pakaian ganti untuk Kakak di sana." Menunjuk pada atas ranjangnya. "Maaf telah lancang membuka koper Kakak tanpa izin Kakak." Ucap Yura.


"Tak masalah." Jawab Rey lalu melangkah ke arah ranjang. Rey pun mengambil pakaian yang di siapkan oleh Yura. "Apa kau masih ingin tetap di sini?" Tanya Rey pada Yura.


"Maksud Kakak?" Yura nampak bingung.


"Aku ingin mengganti pakaian. Apa kau ingin melihat aku berganti pakaian di sini?" Tanya Rey.


"Agh, ya, kalau begitu aku ke kamar mandi lebih dulu." Yura segera berjalan ke kamar mandi tanpa menunggu jawaban dari Rey. "Huh, kenapa aku tidak langsung mengerti dengan apa yang dia katakan." Yura menggelengkan kepalanya sambil terus melangakah menuju kamar mandi.


Sedangkan Rey menggelengkan kepalanya melihat sikap Yura. Setelah memastikan Yura masuk ke dalam kamar mandi, ia segera mengganti pakaiannya dengan pakaian yang disiapkan oleh Yura.


*


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Queenarađź–¤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2