
"Aku sudah mempersiapkan pakaian ganti untuk Kakak di sana." Menunjuk pada atas ranjangnya. "Maaf telah lancang membuka koper Kakak tanpa izin Kakak." Ucap Yura.
"Tak masalah." Jawab Rey lalu melangkah ke arah ranjang. Rey pun mengambil pakaian yang di siapkan oleh Yura. "Apa kau masih ingin tetap di sini?" Tanya Rey pada Yura.
"Maksud Kakak?" Yura nampak bingung.
"Aku ingin mengganti pakaian. Apa kau ingin melihat aku berganti pakaian di sini?" Tanya Rey.
"Agh, ya, kalau begitu aku ke kamar mandi lebih dulu." Yura segera berjalan ke kamar mandi tanpa menunggu jawaban dari Rey. "Huh, kenapa aku tidak langsung mengerti dengan apa yang dia katakan." Yura menggelengkan kepalanya sambil terus melangakah menuju kamar mandi.
Sedangkan Rey menggelengkan kepalanya melihat sikap Yura. Setelah memastikan Yura masuk ke dalam kamar mandi, ia segera mengganti pakaiannya dengan pakaian yang disiapkan oleh Yura.
Sepuluh menit berlalu, Yura keluar dari dalam kamar mandi setelah membasuh muka dan membuang hajatnya yang sejak tadi ia tahan. Pandangannya langsung tertuju pada Rey yang nampak sudah mengganti pakaiannya dan kini duduk di atas sofa.
"Apa Kakak tidak ingin tidur dulu?" Tanya Yura mencoba bersikap biasa saja pada Rey.
"Tidurlah lebih dulu." Jawab Rey singkat lalu kembali memainkan ponselnya.
"Baiklah kalau begitu." Ucap Yura lalu berjalan ke arah ranjang. "Kakak bisa berbagi ranjang denganku jika ingin tidur siang." Ucap Yura setelah berada di dekat ranjang.
__ADS_1
Rey hanya menatap sekilas pada Yura lalu kembali fokus memainkan ponselnya. "Sudahlah, Yura. Dia akan tidur jika dia menginginkannya." Ucap Yura tak ingin ambil pusing dengan sikap Rey. Sudah cukup beberapa hari ini pemikirannya terasa berat setelah menikah dengan Rey. Dan Yura tak ingin menambah beban pikirannya karena sikap acuh Rey saat ini.
"Selamat tidur, Yura. Semoga setelah bangun nanti semuanya akan terasa lebih baik." Ucap Yura menguatkan hatinya. Setelahnya Yura memejamkan kedua kelopak matanya dan berharap segera terlelap tanpa memperdulikan jika ada Rey yang kini berada di dalam kamarnya.
Dari atas sofa, Rey menatap mata Yura yang kini sudah terpejam. Ia membiarkan Yura lelap dalam tidurnya sebelum akhirnya memilih ikut berbaring di atas ranjang yang bersebelahan dengan Yura.
*
"Bunda, kenapa Kak Yura dan Kak Rey belum turun juga?" Tanya Alula yang sudah mulai bosan menunggu kedatangan Rey dan Yura untuk makan malam bersama.
"Apa mungkin Kakakmu belum bangun dari tidurnya?" Tanya Vara karena sudah hampir setengah jam menunggu Yura dan Rey belum juga turun dari kamarnya.
Alula mengangkat kedua bahunya dengan wajah yang sudah nampak bosan dan menahan lapar.
"Baik, Ayah." Jawab Alula menurut. Ia segera mendorong kursinya ke belakang lalu bangkit dari duduknya. Alula berjalan dengan tergesa-gesa menuju kamar Yura karena suda tidak sabar untuk menyantap makan malamnya.
"Apa benar Kak Yura dan Kak Rey belum bangun?" Gumam Alula yang mulai ragu mengetuk pintu kamar Yura. Namun karena perutnya sudah kembali berbunyi meminta diisi, membuat Alula memberanikan diri mengetuk pintu kamar Yura.
Tok Tok Tok
__ADS_1
Alula menggigit jemarinya setelah mengetuk pintu kamar Yura. "Apa benar mereka belum bangun?" Gumam Alula karena tak kunjung mendapat sahutan dari dalam. Alula pun kembali memberanikan diri mengetuk pintu kembali dengan sedikit lebih keras.
Usahanya pun akhirnya membuahkan hasil karena Rey yang masih terlelap akhirnya terbangun karena mendengar suara berisik dari luar. Ia menatap ke sebelahnya dimana Yura nampak masih terlelap tanpa merasa terusik sedikit pun. Dengan hati-hati Rey turun dari ranjang dan berjalan ke arah pintu.
Alula hendak mengetuk pintu kembali merasa tak sabar menunggu jawaban dari dalam kamar. Namun niat itu seketika ia urungkan saat pintu kamar sudah terbuka dari dalam dan menampakkan wajah Rey di sana.
"Ada apa Alula?" Tanya Rey.
"Emh, itu..." Alula dibuat salah tingkah melihat wajah Rey yang terlihat semakin tampan dengan rambut yang sedikit berantakan.
"Alula?" Rey kembali bersuara.
"Agh, ya, Bunda dan Ayah sudah menunggu Kakak dan Kak Yura di meja makan untuk makan malam." Jawab Alula.
"Makan malam?" Rey memutar kepalanya ke arah jendela yang memperlihatkan hari yang sudah nampak gelap.
****
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.
__ADS_1
Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Queenarađź–¤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.