Kita Harus Menikah!

Kita Harus Menikah!
Flower akan kembali


__ADS_3

"Kak Rey, aku turun ke bawah dulu mau membantu Mama mempersiapkan makan malam." Ucap Yura dengan tenang.


Rey hanya diam menatap intens wajah Yura.


"Kalau begitu aku keluar dulu." Pamit Yura. Yura hendak melangkah untuk keluar dari dalam kamar namun tangan Rey dengan cepat mencegahnya.


"Untuk besok sampai seterusnya aku akan mengantarkanmu pergi dan menjemputmu pulang bekerja. Dan ingat jangan pulang sebelum aku menjemputmu!" Ucap Rey dengan tegas.


"Apa? Tapi apa itu tidak terlalu merepotkan, Kak? Jarak perusahaan kita cukup jauh dan Kakak bisa terlam—" Ucapan Yura terhenti saat Rey menatapnya dengan tajam.


"Aku tidak meminta pendapat darimu. Aku mengatakan sebuah perintah tanpa bantahan." Ucap Rey dengan tegas.


Karena tidak ingin berdebat dengan Rey, Yura pun memilih mengangguk mengiyakan ucapan Rey.


"Aku keluar dulu." Ucap Yura lalu segera melangkah keluar dari dalam kamarnya. "Kenapa aku merasa sikap Kak Rey berubah akhir-akhir ini? Apa ini hanya perasaanku saja?" Tanya Yura. Ia menggelengkan kepalanya untuk mengusir segala pemikirannya tentang Rey.


Setelah sampai di lantai bawah, Mama Kyara nampak tersenyum menyambut kedatangan Yura. "Kenapa tidak istirahat saja di kamar, Yura? Kau pasti lelah setelah seharian bekerja di perusahaan." Ucap Kyara lembut pada Yura.


"Yura tidak terlalu lelah, Mama." Jawab Yura sambil mendekat pada Kyara. "Apa ada yang bisa Yura bantu, Ma?" Tanya Yura.

__ADS_1


"Tolong letakkan masakan ini di atas meja makan, Sayang." Ucap Mama Kyara.


"Baik, Mama." Jawab Yura lalu segera mengambil mangkuk berisi masakan Mama Kyara dan meletakkannya di meja makan. Setelah selesai meletakkan makanan di atas meja makan serta membantu pelayan mempersiapkan piring di meja makan, Mama Kyara pun memanggil Yura untuk duduk di kursi yang ada di dalam dapur.


"Yura, bukankah besok kau dan Rey akan pindah ke rumah Rey?" Tanya Mama Kyara lembut.


"Oh ya, Yura hampir saja melupakannya, Mama." Jawab Yura. Entah mengapa ia merasa waktu cepat berlalu hingga tanpa sadar jika besok ia sudah harus pindah ke rumah baru Rey sesuai permintan kedua orang tuanya dan orang tua Rey.


Mama Kyara tersenyum mendengarnya. "Karena besok kau dan Rey harus bekerja lebih dulu, maka Mama dan Papa sudah meminta bantuan pelayan untuk membawakan barang-barang milikmu dan Rey ke rumah baru kalian. Bunda dan Ayahmu juga sudah meminta pelayan di rumah mereka untuk mengantarkan barang-barangmu ke rumah baru kalian." Ucap Mama Kyara.


"Apa benar begitu, Mama? Tapi kenapa Ayah dan Bunda tidak mengatakan hal ini pada Yura." Tanya Yura merasa bingung.


"Yura jadi merasa merepotkan Mama, Papa, Ayah dan Bunda." Ucap Yura merasa tidak enak.


"Jangan berpemikiran seperti itu, sayang. Kau sama sekali tidak merepotkan kami." Tutur Kyara.


Yura tersenyum mendengarnya. "Terimakasih, Mama." Ucap Yura yang diangguki Mama Kyara sebagai jawaban.


Setelah berbincang sejenak dengan Mama Kyara, Yura pun berpamitan untuk naik ke kamarnya.

__ADS_1


Tak berselang lama, Rachel nampak menghampiri Mama Kyara dengan wajah cemasnya.


"Ada apa, Rachel?" Tanya Mama Kyara bingung melihat ekspresi wajah Rachel saat ini.


"Mamah... apa Mama tahu jika satu minggu lagi Flower dan keluarganya akan kembali ke kota ini?" Tanya Rachel.


Mama Kyara menganggukkan kepalanya sebagai jawaban karena Rania sudah mengirimkan pesan padanya jika akan kembali dari luar negeri satu minggu lagi. "Dari mana kau mengetahuinya, hem?" Tanya Mama Kyara.


"Baru saja Flower mengirimkan pesan pada Rachel jika dia akan kembali satu minggu lagi. Bagaimana ini, Mama, keluarga kita bahkan belum memberitahukan pada keluarga Om Wiliiam jika Kak Rey saat ini sudah menikah. Bagaimana jika Flower tahu dan menuduh Yura sudah merebut Kak Rey darinya?" Tanya Rachel dengan wajah semakin cemas.


"Jangan cemas begitu, Sayang. Tenanglah, Papa dan Mama sudah membicarakan ini semua sebelumnya. Mama dan Papa akan memberitahu keluarga Om Wiliiam tentang pernikahan Kak Rey dan apa yang terjadi setelah Om William dan keluarganya kembali ke negara ini." Jawab Kyara.


"Apa Mama yakin jika setelah mendengar penjelasan dari Mama dan Papa, keluarga Om William akan terima begitu saja?" Tanya Rachel merasa tak yakin.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Queenara🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2