Kita Harus Menikah!

Kita Harus Menikah!
Kau telah kembali


__ADS_3

"Jadi Ayah dan Bunda tidak mengetahui jika Kakak datang ke sini untuk menjemput Yura?" Tanya Yura yang cukup terkejut mendengar ucapan Aidan.


Aidan pun mengangguk membenarkan. "Kakak sengaja ingin memberikan kejutan pada Ayah dan Bunda dengan kedatanganmu secara tiba-tiba." Ucap Aidan.


"Apa Alula juga tidak mengetahuinya?" Tanya Yura.


"Seperti yang kau pikirkan." Jawab Aidan.


"Ayah dan Bunda pasti terkejut dengan kedatangan Yura secara tiba-tiba." Yura tak dapat membayangkan bagaimana ekspresi Ayah dan Bundanya besok melihat kedangatannya untuk kembali tinggal di kota.


Dan benar saja, apa yang Yura pikirkan pun menjadi kenyataan saat ia sudah menapakkan sebelah kakinya masuk ke dalam dan tatapannya pun langsung beradu dengan tatapan Bunda Vara yang kini tengah menatap ke arahnya dengan wajah terkejut.


"Yura..." Vara berjalan tergesa-gesa ke arah Yura. "Yura... anak Bunda?" Vara memegang kedua pundak Yura dan menatap wajah Yura dengan tatapan yang sudah berkaca-kaca. "Kau di sini, Sayang? Kau sudah kembali ke rumah kita?" Tanya Vara.


Yura ikut berkaca-kaca lalu mengangguk sebagai jawaban. "Yura sudah kembali, Bunda..." jawab Yura lirih.


"Yura..." Vara tak dapat lagi bersuara. Ia pun membawa tubuh Yura ke dalam dekapannya. "Akhirnya kau kembali, Nak..." lirih Vara yang sudah menangis.


Yura membalas dekapan Vara erat. "Bunda jangan menangis... maafkan Yura yang sudah membuat Bunda selalu bersedih." Ucap Yura.


Vara menggeleng. "Bunda tidak bersedih, Sayang..." ucap Vara berbohong. Ia tidak ingin Yura menyalahkan dirinya atas rasa kerinduannya pada Yura.

__ADS_1


Yura melerai pelukannya lalu mengusap pipi Vara yang basah dengan jemarinya. "Bunda jangan berbohong. Yura tahu Bunda sering bersedih karena kepergian Yura." Ucap Yura.


Vara tersenyum lalu mengusap lengan Yura. Pandangan Vara pun beralih pada Aidan dan Alea yang baru masuk ke dalam rumah diikuti sikembar di belakang tubuh mereka.


"Aidan... Alea..." Vara pun beralih memeluk Aidan dan Alea secara bergantian lalu mengecup singkat pipi cucu kembarnya. "Jangan bilang jika kau yang membawa Yura kembali ke sini?" Tanya Vara pada Aidan.


"Seperti yang Bunda pikirkan." Jawab Aidan apa adanya.


"Aidan..." Vara kembali mendekap tubuh Aidan lebih erat. "Terimakasih karena telah membawa adikmu kembali." Ucap Vara kembali menangis.


Tangan Aidan terulur mengelus punggung Vara yang bergetar. "Apa pun akan Aidan lakukan agar Bunda tidak bersedih lagi." Ucap Aidan.


Vara tersenyum mendengarnya. Ia pun melerai pelukannya dan tersenyum pada Aidan. "Kalau begitu ayo kita duduk dulu." Ajak Vara.


Pada akhirnya aku akan kembali dimana seharusnya aku tinggal. Ucapnya dalam hati.


"Yura... ayo kita duduk dulu." Ajak Vara.


Yura mengangguk dan Vara pun memegang tangan Yura untuk menuntunnya ke arah ruang keluarga. "Apa Ayah dan Alula belum pulang, Bunda?" Tanya Yura sambil berjalan.


"Ayah sepertinya pulang malam sedangkan Alula sepertinya akan pulang sebentar lagi." Jawab Vara.

__ADS_1


Yura mengangguk paham.


"Ayah dan adikmu pasti akan senang sekali melihat kepulanganmu saat ini." Vara melebarkan senyumannya membayangkan ekspresi suami dan anak bungsunya melihat kepulangan Yura nanti.


Yura turut tersenyum. "Yura sudah tidak sabar bertemu dengan Ayah dan Lula, Bunda." Ucap Yura.


"Ya, sebentar lagi kau juga akan bertemu dengan mereka." Vara mengusap rambut Yura.


"Axel... Axela... ayo duduk di sini." Perintah Alea pada kedua anaknya yang nampak memasang wajah lelah.


"Ya, Mom." Balas Axel dan Axela berbarengan.


Tak lama suara cempreng yang terdengar dari arah pintu utama pun mengalihkan perhatian Vara, Yura, Aidan dan Alea ke sumber suara.


"Alula pulang..." ucap Alula dengan sedikit keras lalu bernyanyi. Alula pun terus bernyanyi tanpa memperhatikan keluarganya yang kini sedang duduk di ruang keluarga. Dan beberapa saat kemudia Alula pun menghentikan langkahnya dan kedua matanya yang kini nampak membola melihat sosok yang sedang duduk di sebelah Bundanya.


"Kak Yura?!" Pekik Alula lalu berlari ke arah Yura.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Queenarađź–¤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2