
Rey dan Yura melangkah mendekat pada Mama Kyara dan wanita di sampingnya.
"Kalian ke sini, Nak?" Kyara dibuat tak percaya melihat kedatangan anak dan menantunya ke tempat persembunyiaannya.
"Ya." Jawab Rey singkat lalu mengalihkan pandangan pada teman wanita Mama Kyara.
"Hai, Rey." Teman wanita Mama Kyara yang tak lain adalah Rania terlihat tersenyum kaku pada Rey.
"Apa Tante sudah selesai mengajak Mama bermain sembunyi-sembunyian?" Sindir Rey setelah sadar apa yang terjadi pada Mamanya saat ini.
"Rey..." Mama Kyara menggeleng karena tidak ingin Rey menyalahkan orang lain di dalam permasalahan rumah tangganya dan Gerry.
"Ayo duduk di dalam dulu." Ajak Rania.
__ADS_1
"Baiklah." Balas Rey menurut karena tidak ingin istrinya yang tengah mengandung terlalu lama terkena sinar matahari.
Setelah mereka berada di ruang tamu dan duduk di atas sofa, Rey tanpa basa-basi menanyakan maksud ucapan Rania yang tadi sempat didengarnya.
"Maafkan Tante, Rey. Namun ini semua Tante lakukan agar Papamu dapat berubah dan menyadari kesalahannya. Apa kau tahu Tante juga melakukan hal yang sama pada Om William karena dia juga turut andil membantu Papamu berbohong." Jawab Rania.
Rey diam menatap wajah Rania yang terlihat kecewa. "Rey juga ikut andil di dalamnya." Jawab Rey jujur.
Rania terlihat menghembuskan nafas bebas di udara. "Maka dari itulah Tante ingin semua orang yang terlibat sadar jika apa yang kalian lakukan selama ini salah. Sudah terlalu banyak air mata yang Kyara lewati saat di awal pernikahannya dan Gerry. Dan sekarang di saat semuanya sudah baik-baik saja Gerry justru mencari masalah baru dengan masih berhubungan dengan mantan kekasihnya. Tante tidak perlu menjelaskan banyak hal kepadamu karena Tante yakin kau sudah mengetahuinya. Tante harap kau dapat mengerti dan lebih menghargai kejujuran untuk kedepannya." Pesan Rania.
Setelah cukup berbincang dengan Rania dan menjelaskan apa yang terjadi, Rey pun menyebutkan tujuannya datang menemui Mamanya saat ini. "Kedatangan Rey ke sini karena Rey ingin membawa Mama kembali ke rumah dan memberitahukan sesuatu hal yang penting untuk Mama." Ucap Rey.
"Kya, aku serahkan semua keputusan kepadamu. Jika kau ingin kembali ke rumahmu sekarang tak masalah. Aku rasa sudah cukup memberikan peringatan untuk Kak Gerry saat ini." Ucap Rania menyerahkan semua keputusan pada Kyara.
__ADS_1
Kyara mengangguk membalas ucapan Rania. Pandangannya pun kembali pada Rey karena ia merasa tertarik mendengar kata informasi penting yang ingin Rey katakan padanya. "Informasi apa yang ingin kau katakan pada Mama Rey?" Tanya Mama Kyara.
Pandangan Rey pun beralih pada istrinya yang sejak tadi hanya diam menjadi pendengar di antara percakapan mereka. "Istri Rey saat ini sedang hamil." Ucap Rey datar namun berhasil membuat Mama Kyara terkejut mendengarnya.
"Apa? Yura sedang hamil?" Tanya Mama Kyara lalu menurunkan pandangan pada perut Yura yang terlihat membuncit.
"Ya. Saat ini Yura sedang hamil kembar tiga." Jawab Rey yang membuat Kyara semakin terkejut mendengarnya.
"Kembar tiga?" Ucap Kyara dan Rania nyaris bersamaan dengan mata membola sempurna.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ dan komennya dulu, ya.
__ADS_1
Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Terjebak Cinta Tuan Marvel, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.