
"Galang?" Lirih Yura menatap pada Galang.
Galang menatap Yura dan Rey secara bergantian. Terlihat jelas di wajah tampannya saat ini tengah memendam kekesalan melihat Rey yang sedang memeluk pinggang wanita yang dicintainya dengan erat.
Galang berjalan mendekat pada Yura dan Rey. "Hai, Yura. Ternyata kau datang ke sini juga." Ucap Galang menyapa Yura dan berusaha meredamkan kekesalannya pada Rey.
"Emh, ya." Jawab Yura sedikit kaku.
"Sayang sekali, padahal tadi aku ingin mengajakmu ke acara ini tapi bagaimana lagi, seseorang mencoba menghalangi niatku padamu." Ucap Galang tanpa memperdulikan ada Rey di dekat mereka.
"Gal..." lirih Yura yang takut terjadi keributan lagi antara Rey dan Galang.
"Ayo kita masuk." Ajak Rey pada Yura.
Yura menatap wajah Rey yang nampak dingin saat ini. Tak ingin membuat suaminya marah, Yura pun mengangguk mengiyakan ucapan Rey.
"Galang, kalau begitu aku pamit masuk ke dalam dulu." Ucap Yura pada Galang.
"Ya, pergilah." Jawab Galang mencoba tersenyum walau hatinya sangat panas saat ini.
__ADS_1
"Kami masuk dulu, Tuan Galang." Rey berusaha tetap tenang pada Galang dan menghargai Galang yang berstatus sebagai rekan kerjanya.
Galang mengangguk saja membalas ucapan Rey.
Rey pun membawa Yura masuk ke dalam rumah tanpa melepaskan tangannya yang tengah memeluk pinggang ramping Yura.
Sementara Galang masih berdiri tegak di posisinya dengan kedua tangan yang sudah terkepal melihat aksi romantis Rey dan Yura.
"Sial!" Umpatnya pelan. Darahnya terasa mendidih saat ini melihat wanita yang dicintainya dirangkul mesra oleh pria yang mengaku sebagai suaminya.
"Aku harus memastikan dengan benar status hubungan mereka saat ini." Geram Galang. Tak ingin semakin larut dalam kekesalannya, Galang pun memilih ikut masuk ke dalam rumah rekan kerjanya.
Perhatian orang-orang yang sudah berada di ruang tamu rumah Tuan Andri nampak tertuju pada Yura dan Rey yang baru saja memasuki rumah. Beberapa orang nampak begitu terkejut melihat Rey sang pewaris kekayaan keluarga Bagaskara tengah merangkul mesra wanita yang mereka ketahui sebagai anak dari Tuan Rangga yang juga sangat terkenal di dunia bisnis.
"Kak Rey? Yura?" Kedua mata Rachel nampak berbinar menatap Kakak dan Kakak iparnya yang terlihat sangat serasi dengan pakaian yang mereka kenakan saat ini.
Sementara wanita yang baru saja melihat ke arah Rey dan Yura nampak begitu terkejut melihat kebersamaan Yura dan Rey terlebih melihat tangan Rey yang melingkar di pinggang Yura.
"Kak Rey..." ucapnya dengan wajah terkejut.
__ADS_1
Yura dan Rey terus berjalan masuk mendekati tamu yang lainnya. Yura nampak tersenyum kaku melihat tatapan orang-orang yang kini terpusat pada dirinya dan juga Rey.
"Kita ke Bunda dulu." Ucap Rey pelan yang diangguki Yura sebagai jawaban. Mereka pun melangkah mendekat pada Bunda Vara dan Ayah Rangga yang tengah tersenyum pada mereka.
"Akhirnya kalian datang juga, Sayang." Bunda Vara nampak tersenyum lebar menatap pada putri dan menantunya. Hatinya kini sungguh merasa senang karena melihat Rey memperlakukan istrinya dengan romantis dan menunjukkan pada orang jika Yura adalah miliknya.
Yura tersenyum membalas ucapan Bunda Vara lalu menyalimi Bunda dan Ayahnya secara bergantian.
"Daddy, Mommy, bagaimana bisa Kak Rey datang ke sini bersama Yura?" Tanya Flower pada Rania dan William.
"Emh, itu karna..." Mommy Rania nampak ragu untuk menjawabnya. Karena tak mendapatkan jawaban dari Mommy dan Daddynya, Flower pun memilih menghampiri Yura dan Rey untuk bertanya langsung pada mereka.
^^^
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Queenarađź–¤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.
__ADS_1