
"Kakak tahu itu. Sampai kapan pun kau selalu membutuhkan Kak untuk hal apa pun itu." Ucap Aidan.
Yura tersenyum karenanya. Aidan pun tiba-tiba membawa Yura ke dalam pelukannya. "Kakak harap kau tidak lagi bersikap bodoh dengan mengutamakan hatimu dari pada kebahagiaanmu. Jangan lagi mengingat hal yang akan membuatmu terluka." Ucap Aidan.
Yura mengangguk paham dalam dekapan Aidan. "Yura berjanji untuk itu, Kak. Yura akan berusaha sekuat mungkin untuk tidak lagi mengecewakan Kakak, Ayah dan Bunda." Janji Yura.
Aidan mengusap sayang rambut Yura yang tergerai. "Kakak percaya kepadamu. Mulai besok kau akan sering bertemu dengan Rey. Dan ingat, jangan menunjukkan kelemahanmu di depannya. Anggap saja dia sebagai orang asing yang baru kau kenal. Jangan lagi membuat dirinya selalu berada di atas awan karena melihat kau menaruh rasa kepadanya." Ucap Aidan dengan tegas.
Yura mendekap erat tubuh Aidan. "Maaf jika selama ini sikap Yura selalu mengecewakan, Kak." Ucapnya merasa bersalah.
"Kau tidak mengecewakan Yura. Kau hanya perlu belajar untuk jangan terlalu mengejar cinta seseorang yang belum pasti menjadi milikmu sampai kau rela mengorbankan harga dirimu." Tutur Aidan.
Yura semakin mendekap erat tubuh Aidan. "Sekali lagi maafkan Yura, Kak." Ucap Yura yang dibalas Aidan dengan anggukan kepalanya.
"Ayo diminum dulu tehnya." Ajak Aidan setelah Yura melepas pelukannya.
"Baik, Kak." Jawab Yura lalu meminum teh yang berada di depannya. Aidan pun turut melakukan hal yang sama.
"Satu jam lagi Kakak akan memperkenalkanmu sebagai pemimpin baru di perusahaan ini. Apa kau siap?" Tanya Aidan.
"Tentu saja Yura siap, Kak." Jawab Yura dengan yakin.
Aidan tersenyum lega mendengarnya. "Bagus. Ini baru adik Kakak." Ucap Aidan yang dibalas Yura dengan senyuman manis di wajahnya.
__ADS_1
*
Saat jam makan siang tiba, Yura segera beranjak dari meja kerjanya. Ia milirik jam di pergelangan tangannya. Masih ada waktu sepuluh menit lagi dari waktu janjinya dan Rachel yang akan melakukan makan siang bersama di salah satu cafe favorit mereka. Untung saja jarak cafe dari perusahaan tidak terlalu jauh sehingga Yura yakin jika ia tidak akan terlambat datang ke cafe.
"Nona Yura, apa anda akan makan siang di luar?" Tanya Jeni saat berpapasan dengan Yura.
"Ya. Aku akan makan siang di luar siang ini, Jeni. Apa kau ingin ikut bersamaku?" Tawar Yura.
Jeni menggelengkan kepalanya. "Saya makan di sini saja, Nona." Jawab Jeni.
"Baiklah kalau begitu saya pergi dulu." Ucap Yura yang diangguki Jeni sebagai jawaban.
"Hati-hati, Nona." Ucap Jeni yang dibalas Yura dengan lambaian tangannya di udara.
"Selain cantik dan cerdas, Nona Yura juga sangat ramah." Puji mereka yang dapat di dengar oleh Yura.
"Mereka terlalu berlebihan." Ucap Yura sebelum masuk ke dalam mobilnya. Sebelum menjalankan mobilnya Yura menyempatkan lebih dulu melihat ponselnya untuk melihat apakah ada pesan masuk dari Rachel. Dan benar saja, Rachel baru saja mengirimkan pesan padanya yang mengatakan jika ia sudah sampai di cafe tempat janjian mereka.
"Baiklah, ayo berangkat." Gumam Yura lalu mulai menjalankan mobilnya.
Kurang dari sepuluh menit mobil Yura pun telah sampai di cafe. Yura menatap ke dalam cafe mencari sosok sahabatnya berada. "Dimana Rachel?" Gumam Yura karena tak melihat keberadaan Yura.
"Yura..." Rachel melambaikan tangannya seraya memangil nama Yura saat Yura menatap ke arahnya.
__ADS_1
"Itu dia." Ucap Yura lalu berjalan ke arah Rachel berada.
"Wah... kau terlihat keren dengan pakaian kerjamu saat ini." Puji Rachel pada Yura.
"Kau bisa saja." Jawab Yura lalu menarik kursi yang berhadapan dengan Rachel.
"Aku berkata benar, Yura. Kau benar-benar keren." Puji Rachel lagi.
"Terimakasih atas pujiannya. Kau juga terlihat sangat cantik hari ini." Puji Yura kembali.
"Tentu saja. Aku bahkan terlihat sangat cantik setiap harinya." Ucap Rachel dengan pedenya. Yura tersenyum saja mendengar ucapan sahabatnya itu. "Oh ya, ayo segera pesan makananmu karena ada hal penting yang ingin aku bicarakan kepadamu." Ucap rachel.
"Hal penting apa itu?" Tanya Yura.
"Tentu saja tentang Kakakku dan..." Rachel pun nampak ragu melanjutkan ucapannya.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Queenarađź–¤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.
__ADS_1