
Tak berbeda dengan Flower yang mempertanyakan kenapa Rey tak kunjung kembali, Yura pun turut melakukan hal yang sama. Saat ini sudah lebih tiga hari dari waktu yang Rey janjikan untuk kembali ke tanah air namun sampai saat ini suaminya itu belum memberikan kabar padanya kapan akan kembali selain mengirimkan pesan menanyakan keadaannya dan memintanya untuk menjaga kesehatannya selama ia tidak ada.
Rasanya ingin sekali Yura menanyakan kapan suaminya itu akan kembali dan apa yang dilakukan suaminya di sana. Namun Yura selalu mengurungkan niatnya karena Rey sudah mengatakan jika masih ada urusan penting yang harus ia kerjakan di negara A.
Ditengah rasa penasaran Yura kapan Rey akan kembali dan apa yang dilakukannya di negara A, saat ini Rey terlihat sudah berada di negara yang berbeda bersama Papa Gerry. Ya, lima hari yang lalu Rey dan Papa Gerry sudah berada di negara S melakukan tugas akhir mereka untuk membantu Ketty.
"Kapan kita bisa kembali, Pa?" Tanya Rey menghampiri Gerry yang sedang berdiri di depan jendela kamar hotel.
Gerry menoleh ke arah belakang dimana putranya kini berada. "Tiga hari lagi setelah surat kematian itu selesai." Jawab Gerry.
__ADS_1
Rey menghela nafas panjang. "Setelah ini aku tidak ingin lagi terlibat dalam kebohongan Papa." Tekan Rey menatap datar Gerry.
Gerry menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Setelah ini ia tidak akan lagi melakukan hal yang sama yang akan membuatnya berada di situasi yang sulit. Setelah mendapatkan tamparan dari Mama Riana dua minggu yang lalu, Gerry dibuat sadar jika apa yang dilakukannya sangat salah dan sangat membahayakan rumah tangganya dan Kyara yang sudah susah payah ia bangun dan pertahankan.
Rasanya ingin sekali Gerry mengakhiri tindakannya yang masih peduli dengan mantan kekasihnya itu saat itu. Namun hati nuraninya masih menang dan memintanya agar tetap membantu wanita itu setelah mendengarkan penjelasan dari dokter Mark jika kemungkinan besar kondisi Ketty akan semakin menurun dan mungkin saja Ketty tidak terselamatkan.
Dan benar saja, satu minggu setelah diagnosa Dokter Mark, kondisi tubuh Ketty semakin menurun drastis hingga akhirnya membuat wanita itu menghembusakan nafas terakhirnya. Ya, satu minggu yang lalu Ketty telah tiada setelah wanita itu sempat mengucapkan permintaan maafnya pada Gerry dan Rey dan tak lupa memberikan surat permintaan maaf untuk Kyara yang telah ia lukai hati, perasaan dan fisiknya dulu. Tak lupa Ketty juga telah mengucapkan ucapan terima kasihnya pada Gerry yang telah bersedia memberikan tempat tinggal dan perawatan terbaik padanya setelah ia keluar dari tahanan.
Ceklek
__ADS_1
Suara pintu kamar hotel yang terdengar terbuka dari luar memutuskan tatapan kedua pria berbeda generasi itu. Pandangan mereka tertuju pada pintu yang terbuka yang memperlihatkan wajah William dan Dika di sana.
"Kalian telah kembali?" Tanya Gerry.
William dan Dika mengangguk bersamaan. "Ya. Kami telah melihat makam Ketty." Jawab William sambil terus melangkah mendekat pada Gerry dan Rey.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.
__ADS_1
Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Terjebak Cinta Tuan Marvel, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.