Kita Harus Menikah!

Kita Harus Menikah!
Alasan tidak hadir


__ADS_3

Akhirnya acara perayaan ulang tahun Flower malam itu pun dimulai walau Flower tidak begitu bersemangat memulai acara perayaan ulang tahunnya karena tidak ada Rey di sana. Susunan acara yang sudah ia atur agar dapat berdansa dengan Rey harus hancur begitu saja karena pria yang ia harapkan tidak datang.


Di tengah asiknya pembawa acara memulai acara malam itu dan meminta Flower untuk naik ke atas panggung untuk melakukan proses peniupan lilin dan memotong kue ulang tahun, Yura terlihat baru saja sampai di depan rumah Flower. Wanita itu terlihat turun dari dalam mobilnya dengan tergesa-gesa lalu masuk ke dalam rumah setelah membalas sapaan pelayan yang menyambut kedatangannya.


"Sepertinya aku sudah sangat terlambat." Gumam Yura sambil berjalan ke arah taman berada. Untung saja selama dalam perjalanan tadi mobil yang Yura kendarai tidak terjebak macet hingga ia cepat sampai di kediaman Flower.


"Yura?" Rachel yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi berjalan tergesa-gesa ke arah Yura yang hendak keluar dari pintu menuju taman samping.


Mendengar suara Rachel menyebutkan namanya membuat Yura menghentikan langkahnya. "Chel?" Ucap Yura.


Rachel tanpa bersuara menarik tangan Yura menjauhi pintu samping. "Kau datang?" Tanya Rachel dengan tatapan tak percaya.


Yura mengangguk. "Maaf jika aku datang terlambat." Sesalnya.


Lidah Rachel berdecak mendengar ucapan Yura. "Untuk apa kau datang?" Tanya Rachel.

__ADS_1


"Kenapa kau bertanya seperti itu? Tentu saja aku datang memenuhi undangan dari Flower." Jawab Yura.


"Lalu dimana Kak Rey? Apa dia juga datang?" Tanya Rachel.


Yura menggelengkan kepalanya sebagai jawaban. "Kak Rey tidak ingin datang bahkan tadi dia melarangku untuk datang." Jawab Yura seadanya.


"Yura... Yura." Rachel menggelengkan kepalanya.


"Kau kenapa?" Tanya Yura merasa aneh melihat ekspresi Rachel saat ini.


"Apa kau tidak sadar kenapa Kak Rey enggan untuk datang ke acara Flower malam ini?" Tanya Rachel.


Yura dibuat terdiam mendengarkan ucapan Rachel yang begitu menohok hatinya.


"Apa kau tidak sadar alasan Kakakku tidak ingin datang karena dia ingin menghargai perasaanmu sebagai istrinya? Kau tidak lupa bukan bagaimana acara ulang tahun Flower beberapa tahun yang lalu sebelum kau memutuskan untuk pergi dari kota ini? Saat merayakan ulang tahunnya Flower selalu mencari cara agar dapat berdekatan dengan Kak Rey. Dan bukan hanya itu saja, beberapa kali Flower mencoba mengajak Kak Rey berdansa bersamanya namun Kak Rey selalu menolaknya." Jelas Rachel panjang lebar.

__ADS_1


Yura dibuat terdiam tak dapat berkata-kata mendengarkan penjelasan Rachel.


"Yura... Kakakku hanya ingin menghargai perasaanmu saat ini. Maka dari itulah dia memutuskan untuk tidak datang dan mencegahmu untuk datang. Dia tidak ingin kau terluka walau dia tidak pandai mengungkapkan maksud hatinya itu." Lanjut Rachel kemudian.


Deg


Yura dibuat begitu tertegun mendengarkan penjelasan panjang lebar dari Rachel. Apa benar alasan terkuat Rey tidak ingin datang karena ia ingin menjaga hatinya agar tidak terluka? Apa benar suaminya itu begitu menjaga perasaannya? Pertanyaan itu mulai berkeliaran di benak Yura.


"Yura, kau tahu jelas saat ini Flower masih menyimpan rasa untuk Kakakku. Dan aku harap sebagai seorang wanita kau harus bisa menjaga Kakakku agar terhindar dari calon pelakor seperti dia." Ucap Rachel sedikit pelan agar suaranya tidak sampai kemana-mana.


***


Setuju dengan Rachel?


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Queenarađź–¤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2