Kita Harus Menikah!

Kita Harus Menikah!
Apa kau senang?


__ADS_3

Yura tersenyum membalas ucapan Rachel. "Ya, aku tahu dan paham dengan itu." Jawab Yura. "Kalau begitu ayo kita masuk." Ajak Yura yang diangguki Rachel sebagai jawaban.


"Yura, apa kau senang tinggal di rumah barumu dan Kakakku?" Tanya Rachel sambil menatap keseluruhan ruangan.


"Emh, ya, aku senang. Tapi aku merasa lebih senang jika kau tinggal di sini bersama kami." Ucap Yura.


Puk


Rachel memukul pelan lengan Yura. "Kau ini ada-ada saja. Tidak mungkin aku ikut tinggal di sini bersamamu dan Kak Rey." Ucap Rachel.


Yura tersenyum kaku. Untuk saat ini ia masih merasa canggung jika hanya tinggal berdua saja dengan Rey.


"Ayo kita duduk dulu." Ajak Yura setelah Rachel melihat-lihat isi ruangan rumah baru Rey.


"Baiklah, ayo." Jawab Rachel lalu melangkah ke arah sofa.


"Rachel, tunggulah sebentar di sini. Aku ingin ke dapur sebentar." Ucap Yura setelah Rachel duduk di atas sofa.


"Kau ingin apa, Yura?" Tanya Rachel.


"Aku ingin melihat apakah ada minuman yang tersedia di rumah ini." Jawab Yura.

__ADS_1


"Sepertinya sudah ada." Ucap Rachel.


"Entahlah... kalau begitu aku ke dapur dulu untuk memastikannya." Ucap Yura yang diangguki Rachel sebagai jawaban.


Setelah kepergian Yura ke dapur, Rey nampak masuk ke dalam rumah dengan langkah lebar.


"Dimana Yura?" Tanya Rey saat tidak melihat Yura di ruang tamu bersama Rachel.


"Yura sedang melihat persediaan air minum di dapur, Kak." Jawab Rachel.


Pandangan Rey seketika beralih pada ruangan dapur rumahnya. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun pada Rachel, Rey berjalan begitu saja menyusul Yura ke dapur.


"Di dalam lemari ada beberapa bungkus makanan ringan yang baru aku beli kemarin. Jika kau ingin, kau bisa membawanya sekalian." Ucap Rey.


Yura menatap ke arah lemari yang ditatap oleh Rey. "Baiklah, aku akan membawanya." Jawab Yura.


Rey membalikkan tubuhnya dan berjalan keluar dari dalam dapur.


"Ternyata Kak Rey sudah datang ke rumah ini kemarin." Ucap Yura menatap punggung Rey. Ia pun melanjutkan kegiatannya mengisi air ke dalam gelas lalu mengambil beberapa snack makanan di dalam lemari untuk dibawa ke ruang tamu.


Setelah selesai dengan kegiatannya di dapur, Yura kembali ke ruang tamu dan memberikan minuman untuk Rachel dan Rey.

__ADS_1


"Wah banyak sekali makanannya. Apa Kak Rey sudah mempersiapkan makanan sebelum tinggal di rumah ini?" Tanya Rachel pada Rey.


"Hanya makanan ringan saja." Jawab Rey.


Rachel mengangguk paham lalu mengambil salah satu bungkus snack dan membukanya. "Kebetulan aku sedang lapar." Ucapnya lalu membuka bungkus snack.


Yura tersenyum melihatnya lalu meminum minumannya sendiri untuk menghilangkan rasa kering di tenggorokannya.


"Yura, ayo ikut aku melihat-lihat rumah barumu." Ajak Rachel pada Yura.


"Emh baiklah." Jawab Yura. Karena tujuan utama Rachel datang ke rumahnya untuk melihat rumah baru kakaknya. Yura pun menatap pada Rey meminta persetujuan dari Rey yang dibalas Rey dengan anggukan kepalanya sebagai jawaban.


Rachel dan Yura pun beranjak dari duduknya masing-masing lalu berjalan ke arah ruangan yang ada di lantai satu. Rey pun memilih tetap diam di posisinya sambil memainkan ponselnya dan membiarkan Rachel dan Yura melakukan apa yang mereka inginkan.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Queenarađź–¤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.

__ADS_1


__ADS_2