Kita Harus Menikah!

Kita Harus Menikah!
Sedikit perubahan


__ADS_3

Usahanya pun akhirnya membuahkan hasil karena Rey yang masih terlelap akhirnya terbangun karena mendengar suara berisik dari luar. Ia menatap ke sebelahnya dimana Yura nampak masih terlelap tanpa merasa terusik sedikit pun. Dengan hati-hati Rey turun dari ranjang dan berjalan ke arah pintu.


Alula hendak mengetuk pintu kembali merasa tak sabar menunggu jawaban dari dalam kamar. Namun niat itu seketika ia urungkan saat pintu kamar sudah terbuka dari dalam dan menampakkan wajah Rey di sana.


"Ada apa Alula?" Tanya Rey.


"Emh, itu..." Alula dibuat salah tingkah melihat wajah Rey yang terlihat semakin tampan dengan rambut yang sedikit berantakan.


"Alula?" Rey kembali bersuara.


"Agh, ya, Bunda dan Ayah sudah menunggu Kakak dan Kak Yura di meja makan untuk makan malam." Jawab Alula.


"Makan malam?" Rey memutar kepalanya ke arah jendela yang memperlihatkan hari yang sudah nampak gelap.


"Ya. Ayah dan Bunda termasuk Lula sudah menunggu Kakak dan Kak Yura untuk malam sejak setengah jam yang lalu." Jawab Alula dengan jujur.


"Maaf, Kakak dan Kak Yura tertidur terlalu pulas. Kalau begitu tunggulah sebentar, Kakak dan Kak Yura akan segera menyusul." Ucap Rey.


"Baiklah kalau begitu, Kak." Ucap Alula lalu berpamitan kembali ke meja makan.


Rey pun segera kembali berjalan ke arah ranjang dan tak lupa menghidupkan lampu kamar yang tadi sempat ia matikan. Rey menatap sejenak wajah Yura yang masih nampak lelap dalam tidurnya sebelum akhirnya menggoyangkan pelan pundak Yura untuk membangunkannya.

__ADS_1


"Bangunlah." Ucap Rey sambil menggoyangkan pundak Yura.


Perlahan kedua mata Yura pun terbuka. Yura hampir saja berteriak saat melihat wajah Rey yang terlihat begitu dekat dengan wajahnya jika Rey tidak cepat mendekap mulut Yura dengan tangannya.


"Jangan berteriak!" Titah Rey.


Yura menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Rey pun melepas dekapan tangannya dari mulut Yura.


"A-ada apa ini, Kak?" Tanya Yura sedikit terbata pada Rey.


"Bunda dan Ayah sudah menunggu kita sejak setengah jam yang lalu di meja makan. Cepat basuh wajahmu dan turun untuk makan." Ucap Rey.


"Apa?" Yura menoleh ke arah jendela kamarnya. Dan benar saja ia melihat langit sudah nampak gelap. "Berapa lama aku tertidur hingga lupa waktu seperti ini." Gumam Yura lalu buru-buru turun dari atas ranjang. Ia segera masuk ke dalam kamar mandi dengan tergesa-gesa. Yura merasa tidak enak pada keluarganya karena telah lama menunggunya dan Rey turun. Terlebih Yura tahu jika keluarganya tidak akan makan sebelum semuanya lengkap berada di meja makan.


"Maaf telah membuat Ayah dan Bunda menunggu lama." Ucap Rey setelah berada dekat dengan meja makan.


"Tak masalah. Ayo duduklah." Ajak Rangga.


Rey mengangguk lalu mendudukkan tubuhnya di atas kursi diikuti Yura yang kini duduk di sebelahnya.


"Karena Rey dan Yura sudah berada di sini, sekarang ayo kita mulai makan malamnya." Ajak Rangga yang diangguki mereka sebagai jawaban.

__ADS_1


"Yura..." Vara berucap lembut pada Yura.


Yura yang mengerti maksud panggilan Bundanya pun segera mengambil alih piring yang baru saja diambil Rey. "Biarkan aku yang mengambilkan makanan untuk Kakak." Ucap Yura pada Rey.


Rey menganggukkan kepalanya dan membiarkan Yura melakukan apa yang ia mau. Saat mengambilkan makanan untuknya, Rey dibuat cukup terkejut melihat Yura hanya mengambilkan makanan yang disukainya tanpa mengambil jenis makanan yang tidak ia sukai.


"Silahkan dimakan, Kak." Ucap Yura lembut.


"Terimakasih." Jawab Rey yang dibalas senyuman tipis oleh Yura.


Bunda Vara dan Ayah Rangga yang melihat tingkah anak dan menantunya saling tersenyum karena Rey dan Yura sudah menunjukkan sedikit perubahan dalam sikap mereka masing-masing.


Semua orang yang berada di meja makan pun menikmati makanan masing-masing dalam hening tanpa bersuara sedikit pun. Setelah makan malam mereka selesai, Rey menarik tangan Yura menuju taman yang berada di samping rumah.


"Ada apa ini, Kak?" Tanya Yura merasa terkejut karena Rey menarik tangannya begitu saja.


"Bagaimana kau bisa mengetahui dengan detail makanan kesukaanku dan yang tidak aku sukai?" Tanya Rey pada Yura.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Queenarađź–¤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2