Kita Harus Menikah!

Kita Harus Menikah!
Makhluk jahat di tengah acara


__ADS_3

"Yura hamil?" Dada Galang terasa sesak saat membaca pesan singkat dari Yura yang mengundangnya untuk datang ke acara syukuran kehamilannya di rumah kedua orang tuanya. Galang menyandarkan punggungnya ke kursi kebesarannya lalu mengusap kasar wajahnya. "Apa perjuangan dan cintaku harus berakhir sampai di sini?" Lirihnya merasa kacau. Apa yang ia harapkan selama ini harus sirna begitu saja karena Yura telah menikah bahkan kini sudah mengandung.


Galang tak dapat lagi berkata-kata karena apa yang ia harapkan memang sejak awal sudah tidak bisa ia dapatkan. Dari Yura yang selalu bersikap biasa saja dengan kehadirannya hingga akhirnya ia tahu jika Yura sudah menikah bahkan kini akan memiliki anak bersama pria yang ia anggap adalah rivalnya.


"Yura... harusnya aku telah melewatkannu sejak dulu. Aku terlalu memaksa hatiku untuk yakin jika suatu saat akan dapat memilikimu. Dan kini aku harus kecewa dengan harapanku sendiri."


Kini tidak ada lagi hal yang bisa ia harapkan dari Yura karena wanita itu kini telah mengandung bahkan nampak bahagia dengan pernikahannya dan Rey. Walau Galang tahu bagaimana awal mula pernikahan mereka terjadi, namun Galang tidak bisa menampik jika selama ini ia tidak melihat Yura merasa terbebani dengan pernikahannya. Yura justru terlihat bahagia dari hari ke hari. Setelah cukup memasrahkan hatinya agar melupakan cintanya, Galang pun mengirimkan sebuah pesan pada asistennya jika hari ini ia akan datang sedikit terlambat ke perusahaan dan meminta asistennya untuk memeriksa pekerjaannya lebih dulu.


*


Akhirnya hari yang telah ditentukan untuk syukuran kehamilan Yura pun tiba. Di kediaman rumah Rangga malam itu sudah nampak ramai dengan kedatangan kerabat dan rekan bisnis Rangga. Rangga, Aidan dan Rey masih nampak berdiri di depan pintu menyambut tamu undangan yang datang sedangkan para wanita menjamu tamu yang sudah masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


"Selamat datang Tuan William. Terima kasih sudah menyempatkan untuk hadir." Rangga mengulurkan tangan pada William dan keluarganya yang baru saja datang.


William menyambut uluran tangan Rangga lalu mengangguk sebagai jawaban. Aidan dan Rey pun turut melakukan hal yang sama pada William dan keluarganya. Tibalah saatnya Rey menyambut uluran tangan Flower. Rey dengan cepat berjabat tangan dengan Flower lalu segera melepaskannya tanpa perduli tatapan sendu Flower saat ini padanya.


"Sebentar lagi acara sudah mau dimulai, ayo kita masuk dulu." Ajak Rangga yang diangguki Rey dan Aidan sebagai jawaban.


Setelah masuk ke dalam rumah pandangan Rey langsung tertuju pada sosok wanitanya yang nampak sedang menuruni anak tangga dengan didampingi Rachel dan Alea. Wanitanya terlihat sangat cantik dengan gaun berwarna peach setinggi lutut dan perutnya yang terlihat sedikit membuncit.


"Tenangkan hatimu. Ingat jika Yura sudah resmi menjadi milikmu." Bisik Aidan di telinga Rey.


Perlahan gumpalan tangan Rey pun terlepas. Rey memilih kembali fokus pada sosok wanitanya yang kini sudah berada di lantai bawah berkumpul bersama Mamanya dan mertuanya.

__ADS_1


"Yura... aku sangat membencimu." Gumam Flower yang merasa tidak suka melihat senyuman di wajah Yura saat ini.


"Saya tidak menyangka di acara syukuran seperti ini masih terdapat makhluk jahat di dalamnya." Ucap Malik yang entah kapan sudah berada di samping Flower.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Terjebak Cinta Tuan Marvel, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.

__ADS_1


__ADS_2