Sistem Konglomerat

Sistem Konglomerat
Ular Batok bermalam disarang


__ADS_3

Tiga orang sudah berada dalam kapal pelayaran, Mereka tidak mengambil rute penerbangan karna ingin menikmati momen dimana pada masa mereka, Mereka suka berlayar jika ingin menyebrang lautan.


Menikmati secangkir kopi layaknya manusia Normal pada umumnya sembari berbincang santai menuju Jakarta selatan lebih tepatnya Jagakarsa.


"Jaya, Jani ayo kita bersulang untuk kesuksesan Tuan"


"Baik...!


Tiga orang itu pun bercerita keinginan mereka selanjutnya.


"Kita jangan berpisah lebih dulu, setelah sampai, sebaiknya kita menguatkan pijakan kaki dahulu, setelah benar benar kuat, Baru kita mengambil langkah selanjutnya" Sadam mulai berbicara soal rencana misi mereka.


"Kau benar Dam, Agar tuan dapat mencapai keinginannya kita harus menyuplai informasi yang akurat juga. Meski sudah ada Bawi dan tiga orang lainnya di pihak tuan, Tapi itu tidak menutup kemungkinan bahwa tiga orang itu bisa berhianat juga salah satunya atau ketiganya" Jaya menimpali.


"Aku setuju dengan pendapat Jaya" Ucap Jani


"Aku tidak masalah juga" Sahut Sadam lagi lalu dia menuangkan Minuman kedalam gelas milik dua orang itu" kita bersulang lagi untuk masa depan" Pinta Sadam dengan senyuman.


.............

__ADS_1


Sedangkan di tempat yang berbeda lagi. Kini tujuh orang sedang berkumpul di sebuah ruangan dengan pencahayaan yang baik.


Hendri berdiri dan mulai berbicara "Kita bertujuh sudah di perintahkan oleh Tuan untuk keluar Negri dan membangun sebuah perusahaan bisnis, Aku ingin membagi menjadi tiga kelompok yang artinya dalam satu kelompok dihuni dua orang"


"Aku akan ke Amerika bersama Saha" Ucap Ilham


"Aku akan ke Taiwan dengan Rey" Sahut luky


"Aku dan Ali akan ke eropa" Sahut Irfan


"Baiklah, Kita akan segera mengurus keberangkatan kita dengan identitas kita saat ini, Karna tujuan sudah ditetapkan maka sebaiknya pertemuan ini dibubarkan.


"Aku akan mengajak Garong ikut bersamaku, Ke Singapore" Sahutnya kepada Irfan lalu berkata lagi kepada semua orang "Satu Hal lagi, Apakah kalian punya ide tentang Nama Perusahaan yang akan kita Bangun?" Tanyanya.


Semua orang menggelengkan kepalanya.


Hendri segera memberi saran "Bagaimana kalau nama Perusahaan itu akan kita beri nama...."


.................

__ADS_1


'Kakak, apakah kakak dengan lelaki pujaanku' Dalam hatinya menangis ketika mendengar lonjakan suara yang terus bergema. dan bunyi dua kulit yang beradu mencipta irama merdu.


Dia dengan kesal kembali keruang tamu dan memasang headset ditelinganya kemudian memutar musik agar suara kakaknya tidak terdengar lagi, Suara yang menambah kegalauan dalam hatinya.


'Kakak ini apa yang dia lakukan sih, Kenapa harus dengan Kak Zai' Batinnya terus menggerutu pahit. dan sakit dirasakan olehnya.


Nindi melihat ada Teh diatas meja, Untuk membuat ketenangan nya kembali, Dia meraih Teh yang sudah dingin dimeja tanpa banyak bicara dia langsung meminumnya.


Setelah dua detik setelahnya dia merasakan panas padah tubuhnya kian meningkat, 'Minuman apa ini, apakah kakak yang melakukan ini untuk membuat pujaanku melanggarnya, Jahat sekali dia' Dia melepaskan headset ditelinganya dan mulai memainkam hal gila sendirian


Hingga suatu ketika dia tak sanggup lagi dan berpikit untuk ikut bersama kakaknya, Apapun yang terjadi dia harus dilanggar saat ini.


Nindi berjalan dan meraih pegangan pintu dan menekan kebawah lalu mendorong dengan pelan..


..............


Dan pertarungan mereka berlanjut hingga pagi, Entah sudah berapa kali Nindi mendapat kesenangan, dan Juga Madina mendapat kesenangan, Mereka tak pernah menyangka akan bisa berbagi rasa yang sama di waktu yang sama ditempat yang sama.


Jika ada yang bisa mendapat hal ini selain Zai, Pasti orang itu sangat beruntung juga, Karna hal ini akan sulit ditemui dimanapun dan kapanpun.

__ADS_1


(Apakah ini sebuah keberuntungan atau kerugian buat mereka, Hanya mereka yang tau, Penonton tak perlu ribut masalah itu)


__ADS_2