Sistem Konglomerat

Sistem Konglomerat
Misi


__ADS_3


(Ding.. Misi baru terpicu.


Rincian tugas: Hancurkan/Tundukkan Pt Pilar indah


Anda akan mendapatkan PS tergantung dari cara anda menyelesaikannya)


Zai terbengong ketika hendak menutup pintu Mobil miliknya. "Ada apa Zai? Apa kah kamu sakit?" Maira segera keluar lagi dari Mobil dan meletakkan punggung tangannya dikening Zai. Namun sebelum sampai ke kening, Zai menahahannya dan memberi kecupan lalu dia berkata.


"Aku tidak apa, Ada nyamuk yang berdengung ditelingaku tadi" Sahutnya dengan kebohongan, "Sudah masuk lagi, Biar aku tutupkan pintunya" Ucapnya lagi, lalu, Dia pun menutup pintu sebelah kiri dan berputar ke sebelah kanan dan masuk kedalamnya.


Mereka tidak lagi saling bicara, Setelah sampai dipintu gerbang rumah Maira Zai pun menghentikannya dan seperti biasa dia keluar lebih dulu dan membukakan pintu untuk Maira. "Kamu tau PT Pilar Indah?" Tanyanya setelah Maira keluar dari Mobil.

__ADS_1


"Tau, Itu perusahaan milik ayahnya Syam!" Sahut Maira "Ada apa memangnya?" tanyanya lagi.


"Hanya ingin tau saja Mai, Sudah sana, udah malam nih kamu banyakin istirahat saja" Ucap Zai sambil mendorong pelan punggung Maira agar dia cepat masuk kedalam.


Maira memutar tubuhnya lalu merentangkan tangannya sedikit tinggi hingga memegang kepala Zai, kemudian dia menariknya sedikit kebawah, Karna perbedaan tinggi badan mengharuskannya melakukan itu.


Maira memberikan lagi ciumanya yang dalam, Kali ini Zai tidak menahan, Zai pun membuka bibirnya dan menarik bibir bawah yang sangat manis itu.


Setelah hampir satu menit berlalu, Maira kesulitan bernafas dia pun menarik kepalanya dan terlihat ada jejak liur yang tipis namun sedikit memanjang terputus ditengah.


Zai masuk kembali ke Mobil dan kembali pulang.


..............

__ADS_1


Sedangkan nasib Syam dan satu kawannya kini sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja, Sebelumnya ada orang yang lewat dan menemukan mereka berdua saling tumpang tindih, Tidak terlihat bekas perkelahian jika tidak meneliti lebih jauh, dan orang yang menemukan ingin membangunkan mereka berdua, Tapi melihat ada pisau yang tertancap dikaki, Dia segera menarik tangannya dan tak jadi menyentuh, Takutnya dia akan jadi tersangka.


Dia segera menelpon ambulance dan membagikan lokasi, Setelah Ambulance datang dia pun pergi karna tak ingin juga jadi seorang saksi.


Kini, Dua orang dirawat diatas ranjang dengan kaki yang sama-sama menggantung, diikat dengan perban.


Bedanya yang satu hanya luka akibat tertusuk pisau, tapi cukup dalam namun masih ada harapan berjalan normal karna urat kakinya tidak putus.


Beda lagi dengan Syam yang harus merelakan duduk dikursi roda nantinya untuk waktu yang lama karna Tulang pada kakinya patah dan ada patahan yang mencuat keluar menembus kulit.


Itu akan membutuhkan waktu yang lama dalam penyambungan tulang yang patah itu.


Sedangkan disisinya seorang wanita yang cukup tua dengan kisaran umur 40tahun duduk menangis melihat kondisi sang anak.

__ADS_1


"Mengapa kamu jadi begini Nak" Ucap wanita itu sambil menangis, Tangisnya cukup nyaring hingga terdengar keluar dari ruangan. tak lama berselang suara tangisan itu menghilang karna orangnya pingsan..


__ADS_2