Sistem Konglomerat

Sistem Konglomerat
Dua Wanita Cantik 2


__ADS_3

"Haha kalian terlalu sombong menjadi wanita cantik" Namun dia tidak lagi mengejar dua wanita itu, Dia merogoh sakunya dan terlihat dia berbicara dengan seseorang ditelpon. setelah menyimpan ponselnya dia tersenyum misterius lalu kembali ke Mobil.


Sedangkan Dua wanita cantik itu mencari tempat makan dengan hanya berjalan kaki, Karna mereka tidak tau tujuan kemana, awalnya mereka ingin memberi kejutan, Tapi mereka lupa bahwa mereka tak tau Zai tinggal dimana, itulah kesalahan yang mereka tidak sadari, Karna terlalu besar merencanakan sebuah rencana.


Namun di perjalanan mereka, dua buah Mobil langsung berhenti dan menghalangi jalan mereka dengan pintu samping yang lengsung bergeser dan menarik tangan salah satunya.


"Lepaskan, Tolooooong!" Alisya berteriak melihat tangan Aisya yang ditarik, Namun aisya tidak diam, dia mengayunkan koper ditangannya, Itu tidaklah berat, Karna hanya ada beberapa potong pakaian saja.


Braaak.. Ayunan itu cukup keras menghantam dada hingga tangan kirinya terlepas dari tarikan orang berwarna hitam itu. sosok hitam itu termundur dan pantatnya terjatuh lagi kedalam Mobil.


"Ayo kita kabur Sya!" Teriak Aisya yang langsung meninggalkan kopernya agar mudah untuk lari.


Hari masih siang, Namun tidak ada yang membantu mereka, meskipun ada yang melihat, entah apa alasannya.

__ADS_1


............


Zai dengan santai mengemudikan Mobilnya, Tanpa tau apa yang terjadi kepada dua wanitanya. ketika dia meraih ponselnya untuk menelpon Farhan dia pun melihat Notif dari aisya. segera dia membuka, "Kenapa dia sharelock?" gumamnya. Zai langsung mendial kontaknya dan langsung terhubung.


"Sayang, Kami di jakarta, kami dikejar-kejar oleh beberapa orang" Ucap Aisya dengan tergesa-gesa.


Mendengar kalimat itu, Zai langsung memutar setirnya menuju bandara dan titik lokasi yang ditemukannya. 'Sistem, temukan posisi Aisya'


( Maps secara otomatis terbuka dan menemukan titik lokasi)


Lalu dia keluar dengan segera dan melompat ke atas kap mobil Xenia miliknya. dengan wajah merah karna marah, Dengan emosi yang hampir tidak terkontrol dia berlari mengejar lima orang yang sudah menangkap tangan dua wanita cantik itu.


"Bos kami menginginkan kalian berdua, menyerahlah, karna itu tidak akan merusak tubuhmu, Dia hanya ingin ditemani minum"

__ADS_1


"Cuih, Aku tidak sudi" Alisya meludah, Meski kakinya lemas dia mencoba untuk kuat dan melindungi Aisya. dan mereka sama-sama saling menjaga.


"Lepaskan tanganmu dari tangan wanitaku" Ucap Zai dengan nada dingin dan wajah yang merah padam. dia menyapu pandangannya ke arah lima orang yang mengepung


"Ada pahlawan kesiangan rupanya"


"Hajar saja dia sayang, Dia berani melecehkan kami" Teriak Aisya yang bersemangat


"Beri dia pelajaran, Baru kita nikmati satu wanita, dan satunya kita kasih sama bos" Ucap orang yang berkulit hitam yang memimpin penculikan itu.


Zai berjalan menuju mereka dan dihadang oleh dua orang yang dengan santai menunggu. Ketika Zai dekat, mereka segera mengayunkan tinju mereka, Tinju yang bisa menghancurkan samsak itu dilesakkan dengan cepat.


Namun Zai hanya melirik kedua pukulan itu dengan santai.

__ADS_1


Kretaaak.. Terdengar suara renyah dan dua orang itu langsung berguling-guling sambil memegang tangannya yang melengkung sambil berteriak kesakitan,


Tiga orang yang tersisa tercengang melihat adegan itu, Itu bukan hal yang mereka inginkan dimana teman mereka yang dikalahkan..


__ADS_2