
Kaisar memandang pemuda itu dengan penuh ketelitian. Dia bahkan tidak dapat merasakan adanya kekuatan. "Bagaimana mungkin orang yang tidak memiliki kekuatan dapat menjadi perwakilan Hong? Apa kau ingin diolok-olok oleh saudaramu dan orang lain yang melihatnya?" Tanya Kaisar
"Ayah tak perlu khawatir tentang itu. Biarkan mereka mengolok dan biarkan pula waktu yang membungkam" ucap Kang Hong tegas.
"Hais… apa yang sebenarnya kau pikirkan Hong? Aku ingin menyerahkan posisi ini kepadamu! Dengan mengadakan pertandingan ini, aku berharap kau dapat mencari perwakilan yang memiliki setidaknya ranah raja bumi tahap awal. Tapi, ah sudahlah. Seharusnya kau bilang bila tidak ada uang untuk menyewa" sungguh kaisar meremehkan Zai.
Zai segera berdiri dan wush! Dia muncul di hadapan Kaisar dan mengayunkan tangannya yang terkepal.
Beng! Kaisar termundur lima langkah. Dia dapat merasakan kebas pada tangannya yang menghentikan pukulan itu. 'Kekuatan fisik yang luar biasa' batin kaisar Kang Zhiyun.
Sang pelayan pribadi langsung melompat dan menahan tubuh Kaisar. "Kaisar. Bagaimana keadaanmu?" Setelah bertanya dan kaisar Kang Zhiyun berdiri sempurna. Pelayan itu menatap Zai lagi yang tersenyum. "Apa kau bodoh?" Teriaknya.
Kang Hong sendiri terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Zai dan tak menduga bahwa dia akan tersinggung. Ini urusan yang akan menjadi sangat rumit.
"Aku tidak apa-apa Kong. Minggirlah!" Perintah kaisar Kang Zhiyun. Lalu dia bergerak dengan tersenyum. Kang Zhiyun menyadari tidak ada niat membunuh yang ditujukan kepadanya. Bahkan pukulan pertama yang didapatnya tidak sedikitpun menggunakan Qi. Sangat sadar dengan hal itu dia pun kagum dengan fisik pemuda yang dibawa oleh anaknya. Untuk membuatnya yakin dia pun memutuskan menyerang Zai tanpa Qi juga.
Kang Zhiyan membusungkan dada tuanya. Menarik nafas yang dalam. Dengan metode tertentu yang dia miliki tubuhnya sedikit lebih besar dan tinggi dari sebelumnya. Entah metode apa itu yang pasti sekarang dia meluruskan tangannya ke depan dengan telapak tangan yang tergenggam.
Wush! Angin seolah berkumpul di kepalan tangan itu dan begitu cepat menuju kepada Zai.
Zai menarik tanganya ke belakang lalu menekuknya dan meluruskannya ke depan dengan semangat yang kuat tanpa Qi hanya kekuatan fisik yang menentukan.
Setelah kekalahannya dengan Jun Bai dimasa lalu. Dia terus melatih fisiknya hingga terbentuk sempurna dengan tubuh matang yang tidak terlihat muda lagi.
Beng!
__ADS_1
Semua orang terdiam menyaksikan kedua pukulan itu bersatu. Udara seakan ditekan dan membuat hempasan disekitar yang terlihat bergejolak.
Hanya Laila yang tersenyum. Dia mengetahui betul kekuatan fisik yang dimiliki oleh tuan mudanya. Meskipun akan kalah. Maka akan ditambahkan agar tidak membuat malu tuan mudanya dan memenangkan persaingan itu.
Keduanya terdiam pula dengan satu pukulan itu. Mereka dapat memperkirakan masing-masing kekuatan setelah itu.
Kang Zhiyun menarik tangannya dan berdiri tegak lalu berkata "kau sangat hebat anak muda, maaf jika aku meremehkanmu sebelumnya. Dengan kekuatan fisik seperti ini kau memang layak bersaing dengan ranah raja bumi tahap awal. Namun permasalahannya. Di arena akan terjadi pertaruhan hidup dan mati. Jika Hanya kekuatan fisik saja itu tidak akan bisa menjamin untuk bertahan hidup" terang Kang Zhiyun
Kong yang melihat dan mendengar Kaisar Kang Zhiyun memuji merasa kecil hati. Dia pernah meneriaki pemuda itu. Tapi menurutnya juga itu tidaklah salah.
"Haha. Apakah kaisar ingin beradu qi dengan ku. Tapi aku takut jika kediaman ini akan hancur karena olehku!" Kata Zai dengan sedikit sombong.
"Sombong jika memiliki kekuatan itu hal wajar di dunia yang kejam" kata Kang Zhiyun. "Jika kau bisa membuatku mundur satu langkah saja dengan Qi milikmu. Aku tidak akan mempermasalahkannya lagi"
"Kau terlalu percaya diri sebagai seorang kaisar. Jika aku tidak bisa membuatmu mundur lima langkah seperti sebelumnya. Aku akan pasrah dengan semua keinginanmu" kata Zai.
Ketika dia ingin bicara. Zai melambaikan tangannya seolah tau bahwa akan dihentikan.
"Bersiaplah Kaisar!" Kata Zai dengan senyuman.
"Aku sudah siap!" Sahut kaisar.
Zai melambaikan tangannya ke langit. Terlihat sebuah formasi transparan melayang dan membentuk kubah. Kubah itu menutupi seluruh halaman.
"Semua persiapan sudah selesai" gumam Zai. Dia menatap Kang Zhiyun yang sudah bersiap sedari tadi. 'Laila! Tukar poin penukaran yang tersisa untuk poin peningkatan. Dan tingkatkan kekuatanku"
__ADS_1
'Baik tuan muda!' Sahut Laila dalam pikiran Zai.
Zai dapat merasakan peningkatan kekuatan. Meskipun masih dalam ranah raja bumi tahap awal. Tapi bertambahnya kekuatan itu dapat diyakini akan mampu menerbangkan Kang Zhiyun.
Ada Qi besar yang dapat dirasakan oleh semua orang terkumpul di tangan Zai. Kekuatan yang sulit untuk dijelaskan. Gelar bangsawan menjadikannya seolah kaisar yang lebih besar dari kaisar yang ada dihadapan sekarang. Dan itu dapat terlihat dari garis wajahnya. Bahkan kaisar Kang Zhiyun sendiri merasa orang di depannya lebih mendominasi dari dia.
Wush! Dia merentangkan tangannya yang sudah terkumpul Qi yang berwarna kebiruan dengan elemen api, segera dia melompat dan menunjukan tangannya ke arah lawan yang sudah menghadang tanpa perlawanan.
Baam!! Kaisar Kang Zhiyun merasakan dadanya sesak. Pukulan itu bukan hanya cepat tapi juga berat sehingga tubuhnya tak bisa dikendalikan. Dia sudah menggunakan pertahanan terkuatnya namun itu tidak cukup untuk menahan satu pukulan yang diberikan oleh pemuda yang tidak terlihat memiliki kekuatan.
Ada siring kaki yang bergaris dua ketika dia termundur walaupun masih berdiri tapi langkahnya sudah terlewat dari perjanjian.
Kang Hong dan Juga pelayan Kong yang menjadi saksi ketika ternganga dengan kejutan di mata mereka. Hal yang tak pernah terduga sedikitpun itu akan benar-benar terjadi. Seakan semua ini adalah ilusi atau mimpi yang ketika terbangun tidak terjadi. Akan tetapi, kenyataan terkadang tidak sesuai ekspektasi dan keharusan menerima kenyataan dengan lapang dada. Seperti yang dialami Kang Zhiyun. Dia harus berlapang dada menerima kenyataan bahwa dia termudur lebih dari yang diperkirakan.
"Aku akui kau sangat kuat bahkan aku tidak percaya ada orang yang bisa menghancurkan pertahan yang ku buat." Kata Kang Zhiyun memuji Zai.
"Hong, bawa tamu ke kamarnya dan biarkan dia tinggal di kediaman hingga pertandingan dimulai. Atau terserah dia ingin tinggal berapa lama di tempat ini!" perintahnya kepada Kang Hong "kita bisa melanjutkannya nanti" kata Kang Zhiyun menatap Zai yang tersenyum melihatnya.
"Baik ayah!" Sahut Kang Hong.
Segera dia mengajak Zai dan Laila meninggalkan tempat itu dan mengantarkan keduanya ke sebuah kamar. Sebelum berangkat Zai menarik kubah formasi di langit
Sepeninggal mereka. Kang Zhiyun terduduk dengan muntahan darah di mulutnya.
"Kaisar! Apa yang terjadi kepadamu?" Tanya Hong yang membantu Kang Zhiyun berdiri dan memapahnya menuju tempat duduk.
__ADS_1
"Pukulannya sangat kuat Kong. Padahal aku sudah membuat dua lapis pertahanan. Jika ini menyebar, reputasiku akan hancur" kata Kang Zhiyun
"Maaf sebelumnya kaisar, Mungkinkah ranahnya memang lebih tinggi darimu? Sehingga kita tidak bisa melihat tingkatannya"