Sistem Konglomerat

Sistem Konglomerat
Next


__ADS_3

"Tuan, Apakah tidak ada pekerjaan untuk kami?" Tanya Saddam lewat telpon.


"Kalau kamu bosan, Kamu bisa membuat perusahaan dengan wanitamu, Entah itu terserah saja, Karan untuk saat ini aku masih belum menemukan tujuan, selain mengembangkan perusahaan teknologi yang baru berjalan ini, Tentang uang kamu tidak perlu masalah, Karna aku masih punya banyak simpanan Uang, Begini saja, Mungkin Kau bisa mengatur untuk mengembangkan produk kecantikan bersama dengan Jani dan jaya dan wanita yang kalian bawa"


"Baik Tuan Muda, Semua akan saya rundingkan dengan yang lainnya" Sahut Saddam lalu memutus sambungan telpon.


Zai mengklik kembali nomor telpon yang lain. Setelah mendengar dering dua kali, Telpon terjawab " Hallo tuan Muda" Ucap Hendri yang kini berada di taiwan.


"Bagaimana perusahaan yang sudah kalian coba bangun?" Tanya Zai


"Semua sesuai rencana, Pt Megah Jaya Abadi sudah berdiri sempurna dan tidak akan goyah. Jika Tuan Muda akan kesini, aku siap menyambut di bandara dan mengenalkan perusahaan yang dibangun"

__ADS_1


"Bagaimana dengan yang lainnya? Apakah semua juga sudah mendirikan bisnis mereka di Negara yang mereka tempati? Aku belum mendapat info dari mereka!"


"Sepertinya mereka cukup kesulitan, Karna memang mendirikan sebuah perusahaan yang mengakar dan tak goyah diterjang badai akan membutuhkan proses yang tidak sebentar juga, Namun aku yakin mereka akan menemukan solusinya, seperti kami yang sekarang, Pada awalnya juga susah, Namun kami menemukan sebuah kesempatan lebih awal, Nanti akan aku ceritakan prosesnya jika Tuan sudah berada di sini" Ucap Hendri


"Baiklah, Jika ada waktu aku akan membawa wanitaku untuk liburan ke taiwan, Nanti ku kabari jika sudah siap" Ucap Zai dan langsung memutuskan sambungan telpon, Setelah itu dia menyandarkan tubuhnya ke kursi putar dan melihat ke arah halaman.


Ketika dia hendak berdiri, Ponselnya berdering kembali "Hallo, bagaimana?" Tanya Zai dengan cepat


"Semua sudah beres, Tidak ada permasalahan lagi soal sumbangan pertahun itu, Pada awalnya mereka terlihat sungkan untuk menandatangani semua persyaratan, Namun mereka juga akan rugi jika menolak. Karna biar bagaimanapun hasilnya, Tuan Muda tidak rugi dalam hal apapun" Ucap Hotman


"Tuan Muda!" Panggil Monte dari kejauhan

__ADS_1


Zai berpaling dan menunggu Monte untuk mendekat, Setelah dekat dia langsung berkata "Ayo kita makan siang diluar" Ajaknya kepada Monte, yang hanya mengangguk saja lalu mengikuti Zai dari belakang.


Zai mengendarai Mobil Xenia terbaru, Sedangkan Monte memakai Mobil Hammer yang menonjolkan kegagahan dan dominasi yang cukup kuat.


Namaaz Dining, Resto yang cukup terkenal di jakarta selatan, yang memberikan kenyamanan dan juga pelayanan yang baik..


Mereka berdua memesan makanan dan berbincang tentang banyak hal.


"Mereka tidak mau menjualnya" Ucap Monte dengan sedikit malu karna tak bisa menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya.


Meskipun sudah diberi tahu tidak apa jika mereka tidak mau dan jangan memaksa, Monte tetap tidak merasa enak hati jika gagal.

__ADS_1


"Jangan bersedih, Nanti mereka juga akan menjualnya jika sudah ku hancurkan, aku masih menunda karna mereka belum mencari dan menekanku, Jika itu sudah terjadi, aku lebih banyak memiliki alasan untuk membuat mereka hancur" Ucap Zai lagi, lalu mereka menikmati makanan yang di hidangkan..


Terima kasih atad dukungannya, Maaf jika akhir-akhir ini ch selalu pendek, Karna masih ada kesibukan yang utama,


__ADS_2