Sistem Konglomerat

Sistem Konglomerat
Pertarungan lanjutan


__ADS_3

Posisi matahari kian bergeser tapi omong kosong masih diperdengarkan di arena. Banyak penonton yang sudah gelisah. Sebab duduk terlalu lama hanya untuk mendengar mereka mendongeng.


"Selama ini aku diam bukan karena takut kepada kalian. Aku hanya tak ingin ada darah yang tertumpah dalam persaudaraan" ucap Kang Hong lantang.


Suara tawa diperdengarkan oleh Kang Jun dan Kang Lai. "Seolah aku tidak tau kau berada di ranah apa?!" Ucap Kang Jun. Dia menertawakan kebodohan yang diucapkan oleh Kang Hong.


Jika bukan kebodohan mau disebut apalagi. Ketika orang tidak bisa membuktikan perkataannya.


"Jangan membuat malu. Biarkan aku dan Kak Lei yang bertarung dan kau tetaplah diam menjadi penonton dan cukup menjadi anak manjanya ayah" tambah Kang Jun.


"Hahaha. Apakah kalian takut denganku yang berada di ranah inti energi, sehingga tidak mau bertarung" Kang Hong mengalihkan pandangannya kepada Kaisar "ayah! Aku tak ingin yang menjadi kaisar nanti adalah seorang pengecut" ucap Kang Hong. Ada jejak kepuasan dalam matanya ketika bisa melepaskan kesombongan di hadapan dua saudaranya. Dia merasa sangat yakin dan mampu melawan kedua kakaknya yang hanya berada di ranah bumi tahap menengah dan puncak itu. Sebab kekuatan yang diberikan oleh Zai kepadanya adalah kekuatan yang luar biasa. Dia merasa bisa melawan satu tingkatan diatasnya tanpa banyak usaha.


"Jangan terlalu membodohi diri sendiri Kang Hong! Kami memberimu kesempatan untuk hidup tanpa cacat. Tapi kau malah memilih jalan yang sulit" Kang Jun sangat marah. "Kak Lei. Aku atau kamu yang memberinya pelajaran?" Dia menoleh ke samping dan menunggu jawaban Kang Lei.


"Kita lempar koin emas saja. Kau pilih lambang pohon atau burung?" Tanya Kang Lei.


"Aku pilih yang bisa terbang saja, Burung!" Kata Kang Jun tegas.


Kang Lei langsung meminta Keng Siong untuk melempar koin. "Terima kasih atas kesempatannya yang mulia pangeran Lei" ucap Keng Siong yang langsung meraih koin emas yang muncul di udara tipis ketika dia melambaikan tangannya.

__ADS_1


"Perhatikan kalian semua" Keng siong mengangkat koin emas cukup tinggi lalu berkata lagi "di koin emas ini ada dua sisi yang melambangkan kekaisaran kita. Ada lambang burung yang mengartikan kekaisaran kita bisa terbang tinggi dan jauh dan ada pula lambang pohon yang berarti kemakmuran untuk semua rakyatnya. Baiklah. Aku akan segera melemparnya"


Lemparan koin itu tidak terlalu tinggi dan terjatuh dengan baik di lantai arena. Semua mata menunggu koin itu berhenti berputar dan menunjukan siapa yang akan melawan Kang Hong.


Ting! Suara koin berdenting kecil ketika terbalik dan menampakan lambang burung yang artinya Kang Jun lah yang akan bertarung melawan Kang Hong.


Kang Zhiyun merasakan sakit dihatinya. Tapi dia mencoba yakin dengan apa yang akan dilakukan oleh anak terkecilnya itu. Sebab dia berteman dengan orang yang tak masuk akal kekuatannya.


"Kalian bersusah payah melakukan hal itu, apa tidak ingin menyerangku sekaligus?" Kang Hong dengan gaya sombongnya berkata.


"Seperti bukan pangeran Kang Hong yang dikenal selama ini" kata penonton yang mendukung pangeran Kang Hong untuk naik tahta.


"Meskipun begitu, aku melihat keyakinan besar pada diri Pangeran Kang Hong yang ditunjukkannya saat ia berbicara. Aku pun meyakini bahwa kesombongan hanya ingin meruntuhkan mental saudaranya. Bukankah itu ide yang sangat bagus. Meski rendah dalam tingkatan tapi menang dalam mental itu cukup mendukung" sahut teman disampingnya.


"Kita lihat saja. Siapa tau ada keajaiban yang datang. Coba kau lihat perwakilan pangeran Kang Hong!" Tunjuk penonton itu "dia terlihat biasa saja. Bahkan aku sendiri mengakui bahwa dia adalah orang yang lemah. Namun nyatanya apa? Terkadang kita yang terlalu bodoh. Dan kedua pangeran itu lupa bahwa sosok itu ada dibelakang pangeran Kang Hong. Dan bisa saja kedua pangeran Kang Jun dan Kang Lei yang menganggap Kang Hong lemah akan terjungkal"


"Analisamu cukup bagus dan aku juga mengakui bahwa tidak ada yang mustahil sebab kita sudah melihat ketidak mustahilan itu sendiri"


Kang Jun melangkah. "Karna ini keberuntunganku. Maka nikmatilah penyesalanmu Kang Hong dan diamlah untuk seumur hidupmu diranjang!" Teriak Kang Jun dengan semangat yang membara.

__ADS_1


Kang Lei mundur dan keluar dari arena. Zai pun keluar pula dari arena beserta Long Jiu. Tertinggal tiga orang disana. Dua saling berhadapan dan satu sebagai pengadil pertandingan.


"Meskipun aku sudah sah sebagai pemenang pertandingan karna perwakilan aku memenangkannya tanpa satupun kekalahan. Akan tetapi. Ini hanya sebagai pembuktian bahwa aku bukanlah orang yang lemah. Dan kau orang pertama yang menjadi bukti dan saksi dalam merasakan kerasnya tinjuku ini"


Kang Jun mengeluarkan aura dari ranah bumi tahap menengah. Rambutnya berkibar dan naik keatas bahkan pakaiannya melambai-lambai dan dia lepaskan tak tentu arah. Menunjukan otot yang besar dan kebugaran tubuh yang berisi.


"Patut diacungi jempol, pangeran Kang Jun sudah berada di tingkat yang luar biasa" kata Kang Kong memberi penilaiannya.


"Kau benar dia memang kuat. Cocok untuk dijadikan jendral perang selanjutnya. Yang aku khawatirkan adalah Kang Hong. Melihat kepercayaan dirinya membuatku tidak ingin menghentikan pertandingan ini. Tapi aku masih merasa ragu. Jika dia memang kalah. Tolong hentikan pertandingan dan bawa langsung ke tempatku sebelum dibuat cacat oleh Kang Jun" ucap Kaisar Kang Zhiyun. Miris hatinya melihat anak-anak akan bertarung memperebutkan kekuasaan. Namun dia tak bisa berbuat banyak. Memang benar jika pemimpin tertinggi adalah orang lemah. Maka bersiap saja akan dihancurkan. Dan bisa juga terjadi kudeta suatu hari nanti yang akan menjadi bencana bagi dinasti Kang.


"Baik tuan! Aku akan bersiap.


Tak ingin diremehkan. Kang Hong juga mengeluarkan Auranya dia melepas jubah pemberian Zai sebelumnya. Jubah untuk menutupi tingkat kultivasi sebenarnya.


Setengah bulan yang lalu. Zai terus memberikan pil untuk meningkatkan ranah Kang Hong hingga menjadi ranah bumi tahap puncak dan mungkin tinggal menunggu kesempatan untuk naik menjadi raja bumi.


Dia pun tak menyangka apa yang dibawa oleh saudara sumpahnya itu sangat luar biasa.


Bahkan dia yang awal bertemu hanya berada di ranah inti energi dapat langsung naik menjadi ranah bumi tahap awal waktu itu. Dan setelah setengah bulan berlalu. Dia dapat naik tingkat ke ranah bumi tahap puncak.

__ADS_1


Suatu hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Jika orang lain mengetahui rentang waktu yang digunakannya dalam peningkatan kultivasi kurang dari sebulan. Dari inti energi menjadi ranah bumi tahap puncak. Mungkin semua akan kena serangan mental dan muntah darah.


Kaget, semua orang jelas kaget ketika Kang Hong melepaskan jubahnya. Ada aura yang kuat langsung terpancar dari tubuhnya. Bahkan Kang Jun meneteskan keringat di dahinya berkat aura itu


__ADS_2