
Zai terbangun dari tidurnya dan melihat ponsel yang sudah tidak terhubung lagi dengan Lina lalu dia membasuh wajahnya dengan air.
Setelah itu tanpa keluar dari kamar dia membuka leptopnya dan berselancar di internet kembali.
Suara ketikan saling bersahutan dengan cepat dan pandangannya tetap Fokus hingga.
"Akhirnya berhasil masuk dengan id @Juba tanpa profile tanpa identitas lengkap" Zai tersenyum lalu dia mencoba untuk menerobos pertahanan keamanan milik negara, Setelah lama berkutat dan mata yang panas karna cahaya. dia akhirnya kembali berhasil, Tapi dia tak ingin menghancurkan sebuah negara hanya karna main-main.
Dia segera keluar dari situs itu dan masuk ke situs yang lain kembali, Kini tujuannya adalah Pt Pilar Indah, Dia berencana untuk mengacaukan perusahaan itu dengan meretasnya.
Setelah berhasil masuk ke Server Perusahaan dia pun langsung me-riset semuanya setelah menunggu beberapa saat, Sambil melakukan hal yang lainnya seperti mandi, Dia kembali ke tempat duduknya setelah bergantu pakaian dan memperhatikan Leptopnya yang sudah berhasil me-riset.
lalu dia melakukan hal yang selanjutnya yaitu penyerangan dan penyusupan pada sistem keamanan digital yang dimiliki oleh Pt Pilar Indah dengan membuat sebuah program yang akan ditanamkan pada sistem keamanan itu guna untuk menyalin data-data penting
Setelah data-data penting itu terkumpul dia segera melanjutkan proses, Lalu dia berdiri lagi dan menuju meja makan, Karna Maimunah sudah memanggilnya. dan Leptopnya tetap dibiarkan dalam keadaan terbuka.
__ADS_1
..............
Di satu sisi, Di sebuah perusahaan yang cukup besar dijakarta selatan, digedung tinggi yang bertingkat sepuluh dengan ratusan kariyawan yang sibuk berkerja.
Salah satu yang bertugas dalam keamanan Server terlihat langsung berlari membawa leptopnya "Bos, Sepertinya ada yang meretas server milik kita, Coba kamu lihat!" ucap seseorang yang bergegas mendekati Xander yang duduk bengong dikursi putarnya.
"Siapa yang berani, Lacak dimana tempatnya, dan hancurkan orang itu, Sebelum data-data penting kita dijual ke pesaing perusahaan" Ucapnya setelah tersadar ada hal yang penting.
"Siap Bos, Aku akan menghubungi temanku yang juga ahli dalam peretasan" Ucap nya lalu mengambil ponsel dan menghubungi kawannya.
"Kamu tenang saja, aku yakin ini pekerjaan mudah, Tapi apakah bayarangnya sesuai?" Tanya orang diseberang telpon yang tidak lain bernama Haidar.
"Cukup kamu lakukan, soal bayaran bisa diatur, Jika sudah selesai kabari aku secepatnya" ucapnya menutup telpon.
"Apakah kamu yakin masalah tidak akan bertambah besar jika meminta orang lain untuk melakukannya?"
__ADS_1
"Saya percaya dengannya Bos, Seperti bos percaya dengan saya!" Sahutnya tegas
"Aku serahkan semua urusan kepadamu, karna aku ada urusan yang lain yang juga tidak kalah penting" Ucapnya lalu pergi dari tempat itu.
...............
Zai kini berada di kantor barunya dengan nama Pt Megah Jaya yang akan bersinar hingga mancanegara. karna ada tujuh orang pasukan bayangan yang akan membangun perusahaan dengan nama yang sama tapi dalam bidang yang berbeda.
Dia duduk dikantor seorang diri sambil memutar kursi "Masuklah!" Ucapnya karna ada mendengar suara ketukan. "Ada apa Mon?" Tanya Zai segera.
"Tidak ada hal yang terlalu penting, Hanya saja ingin mengabarkan bahwa kita sudah menerima lima puluh orang lagi kariyawan. dan sepertinya itu masih kurang Tuan Muda!"
"Apa yang kau perlu, Aku pasti setuju" Ucap Zai tersenyum kepadanya. "Apa kah semua perlengkapan alat-alat sudah diuji?"
"Semua beres bos" Sahutnya lalu mereka berbincang santai lagi
__ADS_1