Sistem Konglomerat

Sistem Konglomerat
Rencana lawan


__ADS_3

Gempa begitu terasa mengguncang kerajaan Qin ketika bangunan besar yang diciptakan Zai menapaki kaki gunung menancap ke dasar tanah yang bercampur bebatuan.


Banyak orang yang mendatangi asal gempa yang menggetarkan rumah-rumah dan bangunan di kota. Bahkan Raja Qin sendiri datang bersama puluhan pengikutnya untuk memeriksa apakah ada hal yang mencoba merusak atau mengganggu kedamaian ibukota kerajaan yang dipimpinnya.


Sesampainya di pegunungan yang rencananya akan di bangun bendungan disana. Semua orang terperangah tak percaya. Bahwa sudah ada disana, dari kaki gunung terlihat bangunan kokoh yang berdiri dan membentuk sebuah lengkungan sempurna. Ada air yang sudah hampir memenuhi bendungan yang sangat luas itu karena diisi oleh tujuh sumber air terjun yang deras.


Dan mereka juga melihat satu bangunan tinggi menjulang. Bangunan yang tak pernah mereka lihat dalam mimpi ataupun di kenyataan. Dan ini pertama kalinya bangunan itu ada disana.


"Bagaimana mungkin ada yang membangun sebuah tempat tinggal semegah itu? Dipuncak gunung pula!" Kata salah satu orang yang mengunjungi gunung itu.


Hampir semua orang yang datang dari udara turun dan mendarat sempurna di bendungan yang dibuat Zai dalam hitungan detik.


Tidak mungkin ada yang percaya jika dikatakan itu hanya hitungan detik bila tidak melihatnya secara langsung.


Bendungan itu juga memiliki tangga dari bawah menuju atas untuk orang yang tidak bisa terbang tapi ingin naik ke atas. Zai memilih bangunan yang terbaik dari yang terbaik menurutnya.


Melihat semua orang yang datang terkesima. Zai sangat senang. Hitung-hitung dia sudah membuat kemajuan bagi kota Qin.


"Selamat datang bagi semua rakyat dan petinggi kerajaan yang hadir di bendungan yang baru dibangun ini. Terutama raja Qin Shi sendiri yang turut hadir.


Dengan ini aku memperkenalkan teknologi yang tidak ada didunia ini. Namun diduniaku hal yang serupa ada begitu banyak. Nikmatilah tempat ini hingga cucu kalian nanti. Dan semua ini gratis buat penghuni kerajaan Qin. Dan juga aku akan mengumumkan bahwa putri Kerajaan Qin akan menikah dengan pangeran Kang Hong tidak lama lagi. Setelah Kang Hong menjadi kaisar. Dukunglah dia untuk menjadi kaisar agar kehidupan kalian tenang dan damai serta bertambah makmur" ucap Zai cukup panjang.


Di tempat lain, di waktu yang sama dengan berdirinya bendungan di kerajaan Qin.

__ADS_1


DI sebuah kota yang bersebelahan dengan ibukota Qin. Kota yang termasuk dalam perlindungan raja Qin itu sendiri.


Duduk seseorang di sebuah kursi yang cukup megah dan lebih tinggi dari kursi yang lainnya dan ada beberapa orang yang duduk berbaris di sisi kanan dan kirinya. Namun dia bukan walikota.


Dia memiliki perawakan yang tinggi. Badan besar dengan wajah tampan dan tatapan yang tajam. Dia tidak lain dan tidak bukan adalah Kang Jun. Dia sedang memberikan arahan untuk menahan pasokan bahan pangan yang akan dikirim ke ibukota kerajaan Qin sebagai upeti.


"Kita akan membiarkan mereka kelaparan dan kehausan dan aku akan menjadikan kota Xiao ini sebagai ibukota yang baru jika aku menjadi Kaisar selanjutnya" kata Kang Jun.


Mereka merencanakan sebuah rencana untuk menutup akses makanan dan minuman yang tersalur dari kota Xiao. 


Namun sebuah gempa terasa menggetarkan bangunan. Dan mengacaukan pembicaraan mereka.


Bahkan Kang Jun hampir jatuh dari kursi yang diduduki sekarang. Karena kursi itu bergoyang tidak stabil menahan guncangan.


"Ada apa ini? Mengapa ada gempa? Apakah ada yang bertarung?" Kang Jun begitu banyak bertanya. Namun siapa yang dapat menjawab pertanyaannya "kau perintahkan orang untuk mencari tahu ada hal apa. Aku merasakan datangnya dari ibukota Kerajaan Qin!" Pintanya ke salah satu yang duduk di kursi.


"Ada apa prajurit?" Tanya orang itu.


"Di kerajaan Qin, ada sebuah bangunan yang melayang di udara. Dan aku mendapat informasi cepat. Bahwa disana terbangun sebuah bendungan yang berdiri kokoh. Mereka membangun bendungan entah untuk apa?"


"Masuk dan laporan kepada pangeran!" Ucap walikota itu.


"Baik pak Walikota!" Ucapnya membungkuk dan masuk kedalam aula. Setelah itu dia melaporkan hal yang dia tahu.

__ADS_1


"Hemm. Rupanya mereka menyiapkan bekal untuk pertarungan ekonomi. Aku tak menyangka Raja Qin akan berpikir cepat membangun sebuah bendungan. Kemungkinan mereka akan membangun juga lumbung makanan untuk bertahan. Namun siapa yang bisa membuat bangunan begitu cepat? Bahkan setelah aku kembali hanya beberapa waktu terlewatkan" ucap Kang Jun bingung


"Putri Qin Qing Mo membawa tiga orang masuk kedalam kota sebelumnya, salah satunya adalah pangeran Kang Hong. Dua orang lainnya tidak diketahui siapa identitas mereka.


Tapi salah satu dari dua orang itulah yang telah membangun bendungan seorang diri. Dia memiliki sebuah miniatur bendungan. Dan miniatur itulah yang akhirnya dilempar dan membuat getaran seperti gempa" kata pelapor itu.


"Terima kasih atas informasinya. Lanjutkan terus tugasmu, kabarkan kepadaku segera apa informasi yang kamu dapatkan, pergilah!" Perintah Kang Jun.


Setelah kepergian orang itu. Dia meninju tiang aula hingga membuat getaran pada bangunan. Untungnya dia tidak mengeluarkan Qi saat itu. Jika tidak! Mungkin aula itu akan runtuh dan menimpa semua orang yang ada disana.


"Jadi kau memutuskan untuk muncul dan apakah kau yang sudah menjadi calon suami dari Putri Qing Mo. Hmm. Jangan berpikir aku mudah dikalahkan Kang Hong. Kita lihat saja siapa yang akan mendapatkannya dan menikmati tubuhnya" gumam Kang Jun setelah itu dia tertawa senang.


Tidak ada yang tertawa di dalam aula tersebut selain Kang Jun. Karena mereka tidak berani.


Di sisi lainnya lagi di waktu yang sama. Kang Lai menerima informasi yang serupa namun ada sedikit perbedaan.


Kang Lai terlihat menulis sesuatu dengan tinta emas pada sebuah kertas panjang. Lalu menggulungnya.


"Temui pasangan itu, dan sampaikan suratku kepadanya!" Perintah Kang Lai, seraya menyerahkan sebuah gulungan yang dililit pita berwarna emas.


"Baik pangeran!" Sahut orang itu sambil menyambut gulungan itu.


"Jika kalian berpihak kepadaku. Aku yakin. Dunia ini akan berada dalam kendaliku. Maka saat itu aku akan menjadi penguasa dunia. Bahkan akan menginvasi kekaisaran Yuan yang ada di seberang lautan sana, yang katanya disana adalah tempat yang sangat subur dan makmur" gumam Kang Lai.

__ADS_1


Ambisinya sangat luar biasa. Bahkan demi mencapai setiap keinginannya dia tidak segan untuk membunuh saudaranya sendiri apalagi orang tuanya. Jika bukan karena kekuatannya yang masih begitu rendah. Dia pasti akan merebut langsung tahta itu dan duduk di kursi kebesaran menjadi kaisar tanpa perlu bersaing.


"Hari itu akan tiba, sebentar lagi. Hanya masalah waktu saja!" Ucapnya lagi tersenyum bahagia.


__ADS_2