
Zai menggelengkan kepalanya lalu menoleh kebelakangnya dimana ada keindahan yang bersembunyi.
"Wanita secantik ini kau sakiti, Dimana hatimu? atau kau memang tidak memiliki hati, Yang ada hanya batu" Ucap Zai, Kini dia sedikit pandai bicara dan menyudutkan.
Tina yang mendengar dari belakang di puji cantik merasakan hangat pada hatinya, Dia merasa dilindungi, Sudah lama dia tak pernah merasakan hal itu.
"Kau benar, Dia memang lelaki pilihanku sekarang, Dia bisa melindungiku tak pernah menyakitiku" Teriaknya tanpa sadar bahwa dia menarik orang lain kedalam masalahnya,
Yah memang begitulah wanita, Tidak memikirkan akhirnya bagaimana.
Zai yang mendengar itu terkejut, Keningnya mengerut, Hal ini sudah dua kali dia alami, 'Memang susah menjadi lelaki tampan, Selalu dimanfaatkan orang untuk menjadi pacar pura-pura' Meskipun dalam hatinya ada sedikit tidak nyaman, Namun dia harus membantu wanita ini
"Dasar pel*cur hina" Teriak Wardiman murka dan dia mengayunkan kakinya untuk menendang Tina yang ada dibelakang, Jelas Tina menghindar Meskipun dia tak menghindar ayunan kaki itu tak mungkin sampai.
Karna masih ada Zai yang berada didepannya. Zai menendang kaki wardiman hingga tubuhnya terputar dan ada teriakan "Akh" Keluar dari mulutnya.
"Pergilah, Aku tidak akan menghukummu terlalu jauh, Namun, Jika aku mendapaymti hal yang seperti ini lagi terhadap wanitaku, Yakinlah, Saat itu adalah akhir hidupmu" Ucap Zai dengan tatapan tajam yang dia miliki.
Wardiman dengan hati dongkol dan kaki yang sakit pergi dengan berjalan cepat dan menghilang dari pandangan.
"Maaf aku melibatkanmu dalam urusan hidupku" Tina langsung terduduk namun sebelum pantatnya menyentuh tanah, Zai menahan kedua bahu wanita itu.
Zai pun memberikan sarannya "Jangan mau ditindas. lapor ke polisi jika dia mengganggu lagi"
Lalu dia beranjak dari tempat itu sambil mendengarkan notifikasi sistem.
__ADS_1
(Ding... Tugas baru menolong wanita dari mantan suaminya, sukses, Selamat anda mendapatkan PS sepuluh)
'Tampilkan status'
Nama lengkap : Zaidul Akbar
Level : 2/100
Pesona : 10
Kekuatan : 15
Kecepatan : 15
Kecerdasan : 15
Skill Medis Super (Aktif - Teknik Sembilan Jarum Kebangkitan)
Skill Pembalap Super (Aktif- Level 4)
Skill Semua Game (Aktif- Level 4)
Skill Menyanyi (Aktif- Level 4 )
Skill Koki Super (Aktif- Level 4)
__ADS_1
Skill Penembak Jitu (Aktif- Level 4)
Skill Peretas super (Aktif- Level 5)
Skill Menipu (Tidak ada Level selalu aktif)
Skill Parkour (Tidak ada Level selalu aktif)
Dana : Rp 7.540.000.000
Shop : Bisa diakses.
Poin Sistem: 1041
Invetori : Semua keperluan tuan rumah.
Tugas Utama: Belum selesai.
Zai terus berjalan meski wanita itu terus memanggilnya. Zai hanya melambaikan tangannya tanpa menoleh lalu dia berlari untuk mencapa rumahnya.
"Terima kasih, Jika ada yang bisa aku berikan untukmu, maka akan aku berikan, namun aku tidak memiliki apapun yang bisa ku berikan selain tubuhku" Gumam Tina sambil menggigit bibir bawahnya.
"Semoga saja sang Author mengatur lagi waktu untuk pertemuan kita, Ditempat yang baik dan suasana yang baik pula" lirihnya, Dia pun meninggalkan tempat itu lalu kembali ke rumah yang kecil yang diwariskan oleh kedua orang tuanya. yang kini hanya ada dia dan seorang anak kecil yang barang tentu itu adalah anaknya.
"Sayang, Ibu menemukan calon ayah yang baik untukmu" Ucapnya berbicara kepada sang anak yang masih kecil..
__ADS_1
Jangan Lupa mampir di karya satunya.