Sistem Konglomerat

Sistem Konglomerat
Roda Emas


__ADS_3

Zai dengan bertelanjang dada duduk santai di Sofa yang ada di ruangan nya itu, Sembari menyesap anggur yang ada digelasnya.


Sebenarnya bisa saja dia membeli pakaian di Shop Sistem, Tapi dia tak ingin membuat pertanyaan yang tak perlu di tanyakan jika ada orang yang melihat nya berganti pakaian, Sedangkan dia datang tidak membawa pakaian ganti.


Tok tok tok tiga kali ketukan terdengar..


"Masuklah..!" Ucap Zai yang ada didalam.


Dengan perlahan satu kaki jenjang yang ****** terlihat melangkah, Di ikuti oleh tubuh yang membawa ke senangan jika dipandang.


Penuh dengan lekukan keindahan. Nafsu terdalam bangkit ketika melihat nya. dengan pakaian yang cukup terbuka pada dadanya, Entah di sengaja tapi yang pasti membuat orang ingin mengintip isinya.


Dan juga rok yang cukup pendek di atas lutut menambah kesan mendalam.


"Ini pakaian nya Bos" Ucap Wanita itu yang juga terpana melihat tubuh kekar Zai yang tanpa memakai baju, Dan dia terus memperhatikan roti roti sobek dibagian perut, dia mencari adakah tanda melepuh disana, Tapi dia tak mendapati nya. dia bingung memikirkan nya 'Bukan kah kulit jika terkena air panas akan melepuh, Tapi ini tidak ada tanda tandanya, Dan apakah senjatanya juga tidak apa apa, Ah kenapa aku berpikir seperti ini' Pikiran nya melayang.


"Apa yang kamu pikirkan, Kenapa wajah mu terlihat seperti tomat baru di rebus?" Tanya Zai sambil tangan nya menyambut pakaian itu, Dan dia berjalan ke arah kamar mandi untuk berganti celana sekalian.


Sedangkan Si wanita mempunyai pikiran yang rumit, Dia ingin pergi tapi belum ijin. terpaksa dia harus menunggu bos nya berganti pakaian.


Hanya dua menit Zai selesai memakai pakaiannya dan merapikan nya, Pakaian itu cukup ketat buat nya hingga membentuk dadanya yang bidang.


Zai keluar dari kamar mandi dan mendapati wanita itu masih berdiri di tempat asal Zai meninggalkan nya.


"Kenapa belum pergi?" Tanya Zai.


"Tadi saya belum ijin, Lagi pula saya harus bertanggung jawab atas insiden tadi"


"Maksudmu tangung jawab apa? Jangan terlalu banyak berpikir, Siapa namamu? Dan apa tugas mu disini?"


"Maaf sebelumnya saya belum mengenalkan diri, Nama saya Yunita! dan saya menjadi sekertaris di perusahaan ini, Kalau begitu saya permisi dulu, Kalau bos ada perlu sesuatu panggil saja saya lewat telpon yang ada disana, Ruangan saya ada di sebelah" Ucap nya panjang lalu berbalik dengan menunuduk kan wajah nya yang sedikit malu.


Zai keluar dengan pakaian santai yang di belikan oleh Yunita, "Ah aku lupa lagi mengganti uang nya, Kasian dia, Siapa tau dia lagi perlu juga" Gumamnya lalu berjalan ke sebelah ruangan nya dan mengetuk pintu.


Yunita yang masih berada di balik pintu dengan wajah yang panas mengingat hal yang disentuhnya, Panjang dan besar, itu menggelayut di pikiran nya yang membuat otak nya blank seketika.


Mendengar suara ketukan, Yunita langsung membuka pintu dan melihat kembali wajah tampan Bos nya berada di hadapan nya membuat nya gugup.

__ADS_1


"Aku hanya ingin memberikan ini sebagai ganti pakaian ku yang kamu belikan, Aku tak ingin berhutang" ucap Zai yang langsung memberikan sebuah kartu atm. Entah berapa isinya hanya Zai yang tau untuk sekarang.


"Tidak usah diganti bos, Itu sebagai tanggung jawab ku karna sudah mengotori baju bos"


Zai meraih tangan mungil Yunita yang seputih Salju, Dengan lembut dia menaruh kartu atm itu ditangan Yunita lalu meninggalkan nya. "Pin nya Enam, Enam kali" Ucap Zai dari kejauhan.


Zai keluar dari kantor barunya dengan hati yang senang kemudian dia masuk kedalam mobil nya.


'Hai Sitem..!'


.............


'Kemana kau, Kenapa tidak menyahut, Apakah kau sedang dalam kendala jaringan?' Tanya Zai dalam pikiranmu.


Zai terus mengulang beberapa kali, Tapi Sistem tidak menyahut. "Ya sudah" Gumam nya lalu menyalakan mobil dan melaju di jalan.


Di perjalanan pulang dia melihat seorang anak kecil berada di tepi jalan sendirian hendak menyebrang, Dia menepikan mobilnya hanya untuk melihat apakah ada yang bersamanya atau menolongnya.


Setelah beberapa menit tidak melihat adanya orang yang membantunya, Zai keluar dari mobil dan segera berlari kecil untuk membantu anak itu menyebrang jalan..


Zai kembali ke Mobil setelah membantu menyebrangkan anak kecil yang berumur sepuluh tahun itu, Dia merasakan hati yang nyaman ketika bisa menolong orang.


(Ding, Selamat anda mendapat satu kotak mistery karna telah menolong anak kecil yang ingin menyebrang dengan lapang hati)


"Wah aku dapat hadiah, Terima kasih sistem, Kau juga sangat baik sudah membantuku, Aku tidak akan tau bagaimana akhir nasib ku jika kamu tidak menolongku" Ungkap nya dengan rasa syukur yang dalam.


Setelah itu dia melajukan mobil nya dengan santai di jalanan yang mulai padat.


Dia mencari tempat makan untuk menganjal perutnya yang mulai lapar.


Rumah Makan padang sederhana. Zai memarkirkan mobil nya.


Zai mencari tempat duduk yang mengarah ke jalanan kota sambil membuka layar biru yang sudah lama tidak dia lihat.


'Sistem bagaimana statusku sekarang?' Tanya Zai melalui pikiran nya. sambil menunggu pelayan membuatkan pesanannya.


(Ding...)

__ADS_1


Nama lengkap : Zaidul Akbar


Level : 1/100


Pesona : 10 Max


Kekuatan : 10 Max


Kecepatan : 10 Max


Kecerdasan : 10 Max


Keterampilan : Bela diri Kuno (Aktif) Medis Super (Aktif) Skill Pembalap Super (Aktif) Skill Semua Game (Aktip) Skill Menyanyi (Aktif) Skill Koki Super ( Aktif)


Dana : Rp 4.060.988.000.00


Shop : Bisa diakses.


Invetori : Semua keperluan tuan rumah.


Tugas : Belum Selesai


'Sepertinya aku tadi mendapat kotak mistery Bisakah dibuka sekarang ?'


(Kotak Mistery Terbuka)


(Selamat anda mendapatkan tiga tiket untuk memutar Roda Emas, Silahkan tuan rumah membuka Shop sistem dan klik Roda Emas yang ada disana, Semoga beruntung)


Zai langsung membuka Shop Sistem dan mencari menu kemudian setelah menggeser beberapa kali, Akhirnya dia menemukan tulisan Roda Emas.


Zai langsung mengklik untuk membukanya, Terlihat beberapa peraturan di antaranya.


Satu tiket untuk satu kali pemutaran, Dan dalam roda Emas ada beberapa hadiah yang cukup besar, Seperti Mendapat rumah, Mendapat Stiker kesialan dan Stiker keberuntungan dan banyak hal lain, Tapi ada juga coba lagi yang artinya tidak beruntung dalam pemutaran itu..


Setelah membaca peraturan dan Zai mengerti cara kerjanya.


Zai langsung mengklik tombol yang bertuliskan Spin

__ADS_1


Roda Emas berputar dengan cepat.


"Ini pesanannya, Selamat makan!" Ucap pelayan dengan ramah menyadarkan Zai dari penglihatan nya kepada layar biru yang terus berputar.


__ADS_2