
Zai Check-Out setelah tiga hari bersama Aisya di hotel.
Mereka keluar bersama dan pulang ke Perumahan Pesona Moderen dengan dua Mobil yang saling beriringan.
Mobil Aisya di paling depan dan melewati rumah Zai yang hanya bersebelahan.
Zai memarkirkan mobil Ranger Rover nya di halaman rumah, Aisya keluar dari mobil dan melambaikan tangan nya kepada Zai yang baru keluar dari mobil nya juga.
Zai tersenyum dan membalas dengan lambaian tangan juga, Melihat itu Aisya langsung masuk kedalam rumah,
Sebelum masuk kedalam rumah telpon nya berdering dan dia melihat id pemanggil, dia segera menjawab panggilan tersebut, "Kemana saja, Kok berapa hari ponsel gak aktif" Tanya seorang wanita dengan nada manja
"Maaf aku lupa bawa Charger Ponsel ku, Maka nya ga aktif" Sahut Zai juga dengan lembut.
"Memang nya kamu kemana?" Selidik wanita itu.
"Jujur apa tidak nih..!" Sahut Zai mengajak Alisya bercanda.
"Jujurlah, Masa Enggak"
"Janji tidak marah" Ucap Zai lagi
"Iya aku janji" Sahut Alisya dengan agak kesal.
"Aku bermalam di hotel dengan Aisya" Zai berdiam setelah berkata, Dia tau meski pun Alisya tau tentang hubungan mereka berdua biasa seperti itu, Tapi karna dia tak pernah bermesraan lebih jadi akan sulit di terima. Tapi ucapan Alisya bikin shock.
"Kenapa tak mengajak ku, Aku kan juga mau di ajarin, Aisya sering membicarakan keperkasaan mu, Kata nya jika aku tak mau, dia akan memakan mu sendiri tak ingin berbagi lagi, Aku kan jadi sedih"
'Aisya ini mengajari Aliysa yang tidak benar' Batin nya.
"Sayang kenapa diam? apa kamu tidak ingin mengajari aku, Kalau begitu aku cari yang lain yang bisa ngajarin" Ucap Alisya yang sengaja memancing Zai. dia akan bertindak agresif dikarnakan dia sudah lelah dipanas panasi oleh Aisya yang selalu membicarakan tentang pergulatan mereka.
Dan jelas Zai terpancing, Mana mungkin dia membiarkan orang lain yang menjadi pembuka jalan sedangkan dia memakan sisa orang.
__ADS_1
Kalau janda itu beda cerita, Dia di buka dengan suaminya sendiri, Lah ini Alisya berpikir dia akan minta ajarin sama orang, Bikin Frustasi saja. jelas juga Zai memahami perkataan itu agar lebih peka..
"Kalau ada aku, Kenapa harus cari yang lain, Dengan milikku kau akan merasakan surga dunia, Jika dengan orang belum tentu" Ucap Zai meyakin kan.
"Kenapa kamu tidak mencariku? Tapi sekarang juga tidak bisa, Aku lagi kedatangan tamu!" Ucap nya malu,
Zai mengusap dadanya ketika mendengar itu, Beruntung tamu itu menolongnya. karna dia sudah merasa pinggangny encok karna terlalu lama bermain.
"Yah, Padahal aku sudah berharap" Sahut Zai dengan sedikit kebohongan "Oh ya Sayang, Apakah ada yang harus aku kunjungi atau aku tanda tangani?" Tanya Zai karna dia belum menerima telpon dari pihan Aston Banua dan juga dari Sadewa Group
"Ada sayang, Banyak yang harus di tanda tangani, Sekarang berkas nya ada di ruangan ku, dan juga harus berkunjung ke dua tempat, Aku sudah mengaturnya untuk mu sayang, Mandilah dulu, nanti telpon aku jika kamu sudah bersiap, jam sebelas kita akan berkunjung ke perusahaan baru"
"Baiklah...! Dah sahang, Love U" Ucap Zai membuat telinga Alisya terasa panas.
"Cinta kamu juga" Balas Alisya dan memutuskan sambungan telpon nya.
Zai melangkah ke kamar nya kemudian dia mandi lagi dan berganti pakaian. setelah itu dia kedapur dan menemukan Bi Yenni yang berada di sana, "Bi, bisakah buatkan aku jus jeruk?" Tanya Zai kepada Bi Yenni yang lagi mengepel lantai dapur.
"Tunggu sebentar tuan" Sahut nya dengan sopan. Coba saja tidak sopan, tak mungkin dia bisa bertahan.
Setelah beberapa menit menunggu Akhirnya pesanan nya jadi juga, BI Yenni membuatkan satu teko jus jeruk.
"Terima kasih Bi" Ucap nya lalu melihat sekitar dan bertanya "Kemana Bi Diah, Kok ga kelihatan?"
"Diah sedang keluar tuan, Mungkin sebentar lagi akan balik" Selesai Bi Yenni menjawab, Bi Diah muncul dengan mendorong pintu dengan banyak bawaan barang belanjaan.
Terlihat dia menyeka keringat yang berlebihan menetes..
"Pasarnya jauh ya Bi?" tanya Zai sambil memandang Bi Diah yang baru datang.
"Eh ada tuan, Maaf tadi saya tidak memperhatikan... Iya tuan, Pasar nya lumayan jauh" Sahut Bi Diah yang juga memandang Zai
"Bi Diah naik motor atau jalan kaki?"
"Jalan kaki tuan" Sahut nya.
__ADS_1
"Bi diah bisa bawa motor tidak?" tanya Zai lagi.
"Bisa tuan, cuman tidak punya saja" Zai bertanya, Bi Diah langsung menjawab nya.
"Kalau Bi Yenni bisa gak naik Motor?" Tanya Zai kepada Bi Yenni yang membantu Diah membawakan sebagian berlanjaan dan menatanya dalam kulkas.
"Bisa tuan!" Sahut nya cepat.
Zai langsung mengambil ponsel nya dari dalam saku. dan menelpon handoko "Pak Han, Bisa kah belikan aku dua buah Motor listrik untuk Bi Diah dan Bi Yenni? Warna nya sama kan saja"
"Bos tenang saja, Beberapa jam lagi, Motor listrik akan berada di halaman rumah Bos" Sahut nya dengan percaya diri.
"Terima kasih, aku sangat suka dengan kinerjamu yang cepat tanggap. dan tak perlu banyak penjelasan" Ucap Zai memuji Handoko.
Di kantor nya Handoko mempunyai mimik muka bahagia karna dapat membuat bos nya memujinya. yang artinya dia sudab berada dalam perhitungan Bos nya.
"Terima kasih Bos" Sahut nya lalu menunggu Zai mematikan Sambungan telpon.
Setelah Zai memutuskan sambungan telpon nya, dia pun keluar dari dapur dan menemukan Ferdinan yang hendak pergi ke kantor yang di berikan oleh Zai untuk di kelola.
"Selamat pagi Bos..!" Ucap Ferdinan yang melihat Zai keluar dari dapur membawa segelas Jus.
"Pagi juga, Mau berangkat?" Tanya Zai basa basi.
"Iya bos, Mau ikut?" Ferdinan bertanya balik.
"Tidak, Aku ada kesibukan yang lain nya nanti siang, Jadwal ku lumayan padat" Sahut Zai
"Kalau begiti aku akan pergi dulu, Aku harus meminjam mobil mu lagi karna aku belum bisa membeli mobil sendiri" Ucap Ferdinan dengan wajah malu.
"Tak apa pakailah sesuka hati mu, Aku juga masih ada mobil yang lain nya.... Oh ya mana Vera? Apakah sudah pergi sekolah?"
"Terima kasih Bos, Kau bos yang seperti saudara, Kami berdua terlalu banyak berhutang kepadamu.... Iya dia sudah mau sekolah lagi setelah sembuh, Aku akan pergi dulu" Sahut nya.
"Syukurlah.. Oke silahkan..!" Ucap Zai tidak mengantar kepergian Ferdinan. dia kembali ke kamar nya dan bersiap untuk acara berkunjung ke perusahaan baru yang di akuisisi nya secara gratis..
__ADS_1