Sistem Konglomerat

Sistem Konglomerat
Amanda


__ADS_3

Sebuah Mobil dengan kencang melaju menembus tembok dan berhenti pada tiang penyangga. Semua orang yang berada dibalik tembok terkejut dan langsung melompat. tapi ada satu orang yang terkena dan langsung tewas ditempat.


Alarm berbunyi menandakan ada sesuatu yang berbahaya. Dalam sekejap seratus orang lebih langsung berkumpul untuk melihat sebuah Mobil yang kini kap depannya terbuka dan mesin yang penyok menghantam satu tembok dan tiang penyangga. Tidak ada pengemudi didalamnya.


Beberapa orang maju dengan pistol ditangan mereka dan perlahan mengitari Mobil itu. salah satu menyuruh untuk membuka. Pintu bergeser kesamping dan terlihat Enam orang sedang terkapar. Satu bergerak namun mereka tidak menghiraukannya.


Dua orang langsung bergegas mengangkat tubuh yang dikenal oleh Mereka. Yaitu Anton. "Ini Bos kedua!! Gila siapa yang dapat melakukan hal ini?" Dia bertanya. tapi siapa yang dapat menjawabnya. "Kabari segera Bos pertama tentang kejadian ini!" perintahnya kepada semua orang. dan salah satu langsung mengambil telpon untuk menghubungi Bram.


"Lihat ada yang masih hidup!!" Seru orang yang memeriksa kedalam Mobil. dan dia mengambil kertas yang diikat dengan tali dan dikalungkan dileher.


Kegaduhan segera terjadi dalam lingkup ruangan itu. mereka bingung apa yang harus dilakukan. Sedangkan Bram yang ditelpon masih tidak mengangkatnya.


Setelah mereka mengeluarkan jasad Anton dan tubuh orang yang masih hidup itu. Sebuah suara tanda adanya bom berbunyi dengan cepat.


"Segera menjauh!!!!" Entah yang mana yang bersuara. namun setelah suara itu berakhir. sebuah ledakan menguncang area bawah tanah itu.


Bukan hanya dibawah sana yang terguncang tapi banyak orang yang berada diatas menyangka itu adalah gempa bumi yang mengagetkan.


Dari ratusan orang yang ada disana. Mungkin ada puluhan orang yang terluka dan juga mati tertindih reruntuhan. Bahkan tubuh Anton pun ikut tertindih dan tidak dapat ditemukan..


Namun keberuntungan masih berpihak kepada orang yang dipecahkan Zai kepala bagian bawahnya. dia masih bisa bernafas meski tidak dapat lagi menggerakkan kakinya yang tertimpa tiang penyangga. Tapi jika dipikirkan untuk apa juga dia hidup. Dia bahkan tidak lagi berguna.

__ADS_1


Debu mulai terangkat. Karna angin masuk untuk memburunya. ledakan itu menghancurkan seperempat bagian dari depan Area bawah tanah. dan ledakan itu menembus hingga ke atas. untungnya diatas tidak ada bangunan hanya ada taman yang kini berlubang menjorok kebawah. jika tidak area bawah tanah itu akanbenar-benar tertimbun.


Seseorang yang selamat memanggil lagi Bos pertama dan terus mengulang hingga tersambung.


"Big Bos. Bos Anton telah tewas" Sulit untuk menyampaikan hal itu tapi harus dilakukan.


"Apa?! Bagaimana mungkin? Aku melarangnya untuk bersentuhan langsung dengan pemuda itu" Ucapnya ini adalah pukulan kedua bagi Bram. dia langsung terduduk ketika mendengarnya. dua orang, Anak kandungnya dan anak angkatnya yang telah membantunya meraih kesuksesan menjadi mafia bawah tanah. kini keduanya meninggal. Bagaimana dia tidak menjadi gila? karnanya!


"Sebelumnya, Bos anton ingin menculik dua wanita pemuda itu dan ingin menjadikan sandra dengan mengirim lima orang. Sedang Bos anton sendiri menemui penembak jitu yang katanya sudah menyelesaikan targetnya. Setauku itu Big Bos... Mungkin penembak jitu itu menjebak Bos Anton. bukan hanya itu bos. Kini markas depan area bawah tanah meledak dengan kehancuran yang cukup besar., Bahkan menewaskan puluhan orang dan puluhan lainnya luka-luka.


Berita itu seperti Bom yang meledak dikepala Bram dia duduk dikursi dengan memijit kepalanya yang sangat sakit...


.............


Dengan mengayunkan tangannya dan menaruh beberapa helai rambut ditelinganya. membuat semua lelaki terpana akan tampilannya. Pakaiannya. tubuhnya dan wajahnya bahkan semuanya dapat dikatakan sempurna..


Langkah kaki yang indah dengan lenggokan yang menggoda. Hati mana yang tidak tersentuh saat melihatnya.



Amanda. Dia gadis muda yang cantik jelita. Kecantikannya bisa membawa bencana bagai kaum Pria.. Dengan umur yang baru menginjak dua puluh lima tahun. Dia memiliki banyak prestasi. di bidang modeling dan banyak hal lainnya. dan salah satunya lagi adalah, dia ahli bela diri.

__ADS_1


Sekilas melihat penampilannya. Tidak ada ciri seorang pertarung. Tapi jika dia sudah serius ke mode tarungnya. Dia laksana dua orang yang berbeda namun memiliki bentuk yang sama.


Amanda menemukan Ayahnya sedang duduk memijit kepala. "Ayah!" Panggilnya.


Bram mengangkat kepalanya dan menemukan gadis cantik yang sudah sangat matang untuk dipetik. dia berdiri kemudian memeluk pinggang langsing itu dengan erat. Bahkan dengan anaknya sendiri dia mengambil kesempatan. Tapi Amanda tidak menganggap itu sebuah kesempatan. Karna baginya seorang ayah akan menyayangi anaknya tanpa balas jasa. "Maafkan ayah Nak!" Suaranya keluar dengan sedikit serak. Sembari dia menikmati Momen itu. hingga dia melupakan kesedihannya sebelumnya.


Sudah berapa tahun dia menunggu untuk mencicipi buah. Sudah sebesar ini orang yang dia rawat sedari kecil. 'Ibumu pasti akan murka jika tau aku berencana untuk menggagahimu. Dulu aku memang terpaksa menikahi ibumu itu, untuk berlindung. karna aku belum punya segalanya seperti sekarang. walaupun aku tau ibumu itu sedang mengandung dan aku tidak menyangka kau akan tumbuh besar dengan sangat cantik. tapi ini belum saatnya. Aku akan bersabar sebentar lagi' Bathinnya.


Sebelum menikah dengan ibunya Amanda. Bram adalah seorang duda dengan anak satu. Yaitu Alvaro. dia diusir dari rumah karna hanya menjadi menantu yang tak berguna.


Pada awalnya. Bram adalah orang yang baik dan penurut. Namun karna tekanan bathin yang terus menerus menekannya membuat dia sangat kesal dengan mertuanya. Pada Akhirnya dia mengambil keputusan dengan pecahan kaca dia menusuk perut mertuanya itu hingga tewas.


Dan dia diburu oleh mantan keluarga istrinya. Sejak saat itu hidupnya terlunta-lunta kemudian dia menemukan Ibunya Amanda yang ingin bunuh diri karna depresi dengan kehamilan yang dimana sang pacar tidak mau bertanggung jawab. 'Mau enaknya tak mau anaknya' dan Bram menyelamatkannya.


Itulah awal pertemuan mereka. dan Bram menikahi ibunya Amanda. Sedang ibunya amanda orang yang cukup kaya dan ayahnya adalah seorang Mafia bawah tanah. Walau begitu, Bram tetap diterima karna memang dia tidak salah. dengan pernikahan bersyarat. Bram pun akhirnya menikah dengan Alya. ibunya Amanda.


"Biarkan aku yang membalaskannya ayah." Ucap Amanda. Hingga sekarang Amanda tidak tau bahwa Bram bukan ayah kandungnya bahkan dia tidak tau kekuasaan bawah tanah adalah kekuasaan Bram. Karna itu sebagian dari syarat yang pernah diajukan oleh ayahnya Alya. ketika dia menikah. untuk tidak mengatakan tentang hal itu kepada Alya atau pun cucunya nanti. Dan ada baiknya memang Bram tidak mengatakannya. setidaknya itu untuk dirinya bukan untuk Amanda.


"Ayah sudah tua, Tidak sekuat dulu lagi." Ucapnya berpura-pura lemah. "Jika saja ayah masih kuat seperti dulu. Pasti ayah tidak akan mengandalkanmu. Ayah takut terjadi apa-apa kepadamu, Manda!"


"Ayah tak perlu takut, Aku bukan anak kecil yang seperti dulu, Yang sering ayah lindungi!! Sekarang berkat ayah, aku bisa menjadi yang terbaik dari yang terbaik dalam seni bela diri seusiaku." Sahut Amanda sambil tersenyum.

__ADS_1


Bram berangsur-angsur melonggarkan pelukannya. dia masih tidak rela berpisah dari tubuh langsing Amanda. Tapi dia tak ingin membuat Amanda curiga. Kemudian dia duduk di kursi. Amanda mengikuti.


__ADS_2