Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode (106)


__ADS_3

Suster Diana menghampiri Elisa yang sedang bersembunyi di balik mobil.


"Apa yang sedang kamu lakukan di balik mobil,? bukan kah kamu di jemput dari panti asuhan untuk bertemu dengan Bu Melinda kan."


Elisa pun masih saja kelihatan sangat ketakutan sekali dia sampai menundukkan kepalanya.


"Ayo masuk ke dalam temani Bu Melinda, Bu Melinda seperti itu karena dia kehilangan Putri Belinda. Jika sampai Bu Melinda mengadopsi kamu tetap saja Putri Belinda tidak akan pernah tergantikan."


Regina keluar dari rumah nya dia melihat Suster Diana.


"Suster Diana tolong temani Melinda yaa, seperti Melinda yang harus di berikan obat kembali."


Suster Diana pun segera pergi berlari menuju ke kamar Melinda dan Elisa yang masih merasa sangat ketakutan sekali.


"Omah, aku sangat takut sekali. Aku ingin pulang saja ke pantai asuhan Omah."

__ADS_1


Regina pun tidak punya pilihan lain dia pun memilih untuk membawa Elisa ke dalam mobil nya.


"Yasudah, ayo masuk kita segera pulang yaa."


Elisa dengan sangat terburu-buru dia masuk ke dalam mobil, dan Regina pun merasa jika Elisa yang tidak bisa menerima kehadiran Melinda yang seperti ini.


"Elisa kamu baik-baik saja kan,? kamu jangan sampai trauma yaa. Mommy Melinda tidak seperti yang kamu pikirkan, dia baik sekali loh dia hanya sedang sakit saja jadi seperti ini."


Elisa menganggukkan kepalanya sambil tersenyum paksa dia yang lebih memilih untuk diam saja di pantai asuhan dari pada harus memiliki Ibu angkat yang seperti Melinda.


Mereka berdua pun akhirnya sampai di depan panti asuhan, Regina meminta pihak panti asuhan untuk mengambil barang-barang yang di beli oleh Elisa.


"Terimakasih banyak yaa Omah, aku sangat senang sekali. Hari ini aku banyak membeli mainan dan juga pakaian yang banyak dan bagus-bagus sekali."


Regina yang tidak bisa lama-lama dia pun berpamitan dengan pihak panti asuhan, Regina memeluk erat Elisa.

__ADS_1


"Omah pergi dulu yaa sayaaaaang, jadi anak baik ikut apapun perkataan Ibu panti asuhan yaa sayang."


Regina pun pergi masuk ke dalam mobil karena besok adalah hari di mana dia menjadi pimpinan usaha bisnis milik Melinda.


"Aku tidak boleh sampai telat, aku menunjukkan kesempurnaan di hadapan banyak wartawan."


Regina memiliki untuk pergi ke toko terlebih dahulu sebelum dia pulang ke rumah nya.


Sedangkan Elisa begitu sangat tidak sabar untuk bisa pamer di hadapan banyak teman-teman nya termasuk Merry.


Kedatangan Elisa di saat waktu nya makan malam dan Elisa pun sengaja tidak langsung pergi ke kamar nya dia ingin memperlihatkan terlebih dahulu ke ruangan makan.


"Hey teman-teman lihat deh, hari ini aku di belanjakan mainan dan pakaian oleh Omah loh. Aku juga di bawa ke rumah nya yang sangat besar dan megah seperti rumah di negeri dongeng."


Semua teman-teman pun merasa sangat iri sekali melihat Elisa yang sangat beruntung sekali bisa di ajak jalan-jalan dan membeli banyak barang-barang keinginan nya.

__ADS_1


"Yasudah yaa, aku mau langsung pergi ke kamar dulu yaa. Soalnya aku sudah makan di Restoran mahal hari ini."


Elisa pun pergi sambil memandangi wajah Merry yang tersenyum manis kepada nya.


__ADS_2