Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode *256*


__ADS_3

Melinda merasa kehormatan dia hilang begitu saja, Febrian ingin sekali membuat Melinda hamil dengan itu dia bisa menjadi suami Melinda dengan mudah.


Mereka berdua keluar dari toilet dan Melinda meminta Febrian untuk pergi dari ruangan nya fokus pada pekerjaan.


"Aku tidak mau seperti ini ketika kita berada di kantor, kamu harus bisa menahan rasa nafsu mu itu."


Melinda merapikan pakaian dan juga rambut nya, dan Febrian pun keluar dari ruangan Melinda dia merasa sangat puas sekali ketika dia bisa menaklukkan hati wanita yang merupakan bos nya sendiri.


Melinda kembali memakai lipstik dan juga bedak dia ingin seger kembali. Melinda pun memikirkan apakah dia akan hamil jika selalu berhubungan dengan Febrian.


"Aku menunggu kehadiran Putri Belinda sampai beberapa tahun, dan apakah mungkin aku pun juga akan kesulitan untuk hamil ketika aku selalu berhubungan dengan Febrian."


Melinda mencoba untuk melupakan semua nya dia fokus kembali pada pekerjaan nya, Melinda ingin melihat perkembangan bisnis nya di saat dia yang sudah mempromosikan dalam bentuk iklan di televisi.


"Seharusnya ada sedikit peningkatan dalam penjualan, karena aku juga tidak main-main mengeluarkan biaya untuk iklan ini."

__ADS_1


Melinda terus saja memikirkan bagaimana cara nya agar produk nya bisa selalu di sukai oleh banyak orang.


Febrian kembali masuk ke dalam ruangan Melinda untuk memberikan hasil kerja nya.


"Kita akan mendapatkan pesaing yang sangat berat sekali dengan produk Putri Belinda Parfume karena mereka pasti akan mempunyai brand ambassador yang sangat menarik."


Melinda seketika langsung memandangi wajah Febrian dengan sangat serius sekali dan Febrian pun tersenyum dia tidak akan memberitahu semuanya kepada Melinda.


"Siapa yang akan menjadi brand ambassador Putri Belinda Parfume,? apakah seorang artis yang terkenal? apakah mereka memakai artis Korea untuk Brand ambassador nya?."


"Kenapa pertanyaan ku tahu tidak di jawab yaa,? sebenarnya apa yang sudah di sembunyikan oleh Febrian kepada ku."


Melinda semakin merasa penasaran dia pun memilih untuk berjalan menuju ke ruangan Febrian dan waktu juga yang menunjukkan untuk pulang.


"Apakah kamu mengetahui sesuatu tentang bisnis Ronny,? jika kamu mengetahui nya bicarakan kepada ku karena Ronny adalah musuh terbesar kita. Aku ingin toko parfume milik Ronny bangkrut dan dia tidak lagi mempunyai apa-apa, Ronny hidup miskin dengan segala penyesalan di hidup nya."

__ADS_1


Febrian tidak menyangka jika Melinda sampai menyimpan rasa dendam terhadap Ronny padahal sekarang Ronny yang sedang berjuang untuk bisa membuat Putri Belinda bahagia dengan hasil kerja keras nya.


"Kamu ingin Putri Belinda Parfume bangkrut,? kenapa kamu sampai ingin seperti itu? kenapa kamu terlalu jahat kepada suami mu itu."


Melinda tersenyum tipis kepada Febrian.


"Ronny Mahendra, dia pernah membuat aku despresi. Ronny Mahendra dia yang membuat aku kehilangan Putri Belinda selamanya dan aku merasa jika Ronny Mahendra yang membunuh Putri Belinda."


Melinda keluar dari ruangan tersebut, Melinda sampai memukul pintu ruangan Febrian karena dia yang begitu sangat emosional.


Febrian hanya bisa memperhatikan tingkah laku Melinda.


"Bagaimana jika dia mengetahui Putri Belinda yang masih hidup, tapi di pikiran dia Ronny yang membunuhnya sedang sekarang Ronny yang merawat nya."


Febrian bersiap untuk pulang dia tidak lagi akan menggangu Melinda.

__ADS_1


__ADS_2