
Melinda tersenyum manis di hadapan suaminya dia memperhatikan penampilan suaminya itu.
"Sudah tidur di mana kamu,? di hotel dengan siapa. Hmmmmm dengar yaa Ronny jika kamu menghianati ku maka aku akan mempermalukan mu."
Melinda mendorong tubuh suaminya tersebut.
"Sekarang kita berpura-pura manis di hadapan banyak orang yang datang, apalagi sekarang aku yang membawa Belinda. Jika kamu tidak menginginkan kehadiran Belinda maka tinggalkanlah bisnis Parfume ini."
Melinda melihat Belinda dan Suster Diana yang sudah ada di luar mobil, Melinda pun mendorong kursi roda Belinda dan tatapan mata memang tertuju pada mereka.
Belinda yang tidak biasa dengan cahaya lampu camera dia sampai menutup wajahnya dengan kedua tangan nya.
Robby dengan sangat terpaksa dia harus berada di belakang Melinda.
Selamat pagi menjelang siang, saya Melinda Aurora CEO dari Belinda Parfume. Saya ingin mengucapkan terimakasih atas kehadiran kalian semua dan mungkin kalian bertanya-tanya siapa gadis mungil yang memakai gaun merah ini. Ini adalah Putri Belinda anak kandung saya yang terlahir begitu sangat istimewa sekali nama yang juga saya berikan kepada produk Parfume saya yang membuat keberuntungan untuk saya sebagai Mama nya."
Para tamu yang hadir begitu saja bangga sekali kepada Melinda yang memperkenalkan putri dengan segala keistimewaan nya.
"Saya begitu sangat mencintai anak saya Putri Belinda."
Tepuk tangan begitu sangat keras sekali terdengar jelas ketika Melinda menyatakan hal serupa.
Melinda meneteskan air mata sambil mencium kening Putri Belinda, dan dia mengabaikan kehadiran Ronny di samping nya.
Berbeda dengan Melinda, Ronny terlihat sangat malu sekali ketika dia mempunyai anak seperti Putri Belinda.
__ADS_1
Melinda yang menyadari hal tersebut dia pun langsung menit kursi roda milik Belinda untuk melihat-lihat koleksi parfume yang ada.
Suster Diana terus saja memperhatikan Robby sampai dia melihat Ronny yang mengepal kan kedua tangan nya seperti menahan rasa emosional nya.
"Lihat saja Melinda berani kamu mengeluarkan ku dari perusahaan ini, maka kamu akan kehilangan Belinda untuk selamanya."
Ronny benar sudah tidak normal demi sebuah harta kekayaan dia rela sampai harus melakukan itu semua kepada Belinda anak kandung nya sendiri.
Belinda pun terlihat sangat senang sekali ketika dia melihat semua ruangan.
Melinda memberikan 5 varian terbaru dari parfume nya kepada Belinda.
"Coba sayaang kamu lebih suka wangi yang mana nanti kita coba yaa, kita bawa ke rumah Sayang untuk Parfume kamu sehari-hari."
Belinda mulai memilih Parfume mana yang akan dia pilih ternyata Parfume dengan aroma bunga mawar.
Suster Diana begitu sangat terkejut sekali ketika kalimat kepergian yang di ucapkan oleh Belinda kepada Mama nya.
Tapi Melinda seperti tidak menyadari nya dia hanya tersenyum manis di hadapan Belinda.
"Bawa yaa sayang ke rumah, dan seperti nya kamu pulang duluan saja yaa sama Suster Diana Mama harus sampai selesai di tempat ini."
Belinda merasa sedih tapi ini juga untuk kebaikan kesehatan nya, Belinda harus menjaga kesehatan nya dia harus minum vitamin dan beristirahat.
Melinda menyuruh supir pribadi yang di rumah untuk menjemput Belinda dan Suster Diana.
__ADS_1
"Hati-hati yaa sayang, nanti pulang nya Mana akan memberikan kamu sesuatu yaa sayang."
Pelukan erat yang sangat nyaman sekali yang di berikan oleh Melinda kepada Belinda.
"Bye Mama, aku sayang Mama."
Belinda dan Suster Diana pun menunggu day mobil yang menjemput mereka.
Ronny memandangi Belinda dan Suster Diana yang sedang menunggu mobil jemputan datang teman Ronny, Rizal yang tidak normal mendekati Ronny.
"Belinda itu adalah anak kandung mu kan,? tapi kenapa aku merasa kamu seperti membenci nya."
Ronny membalikkan badannya ketika mendengar suara dari belakang.
"Aku tidak membencinya tapi kenapa semenjak dia lahir dia hanya membuang-buang uang puluhan juta untuk biaya nya ke Rumah Sakit tapi dia tidak juga sembuh dan Melinda untuk apa dia memperkenalkan Belinda di depan umum. Memalukan sekali."
Rizal mencoba untuk menghasut pikiran Ronny karena dia yang hanya ingin memiliki uang dari Ronny.
"Apakah kau ingin membuat nya menghilang atau ingin membuat nya pergi untuk selamanya."
Ronny begitu sangat terkejut sekali mendengarnya perkataan Rizal.
"Kau masih bisa memiliki anak kembali dari Melinda, jika Melinda kehilangan Belinda maka dia akan menyerahkan sepenuhnya kepada kau dia pasti akan terus-menerus menangis karena kehilangan Belinda di kehidupan nya."
Ronny pun seketika langsung terdiam tapi dia tidak mungkin tega jika harus membuat Belinda untuk pergi selamanya.
__ADS_1
Rizal pun memilih untuk meninggalkan Ronny agar Ronny bisa memikirkan rencana jahatnya.