Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode (193)


__ADS_3

Merry pun sampai di tempat yang belum pernah dia datangi karena di saat dia sakit Merry yang tidak bisa berada di depan banyak orang nya dia akan merasa sesak nafas.


"Ini sangat indah sekali yaa Om, aku yang tidak pernah pergi ke mana-mana."


Merry melihat indahnya pantai di hadapan nya, dia juga merasakan udara yang sangat sejuk sekali.


"Merry, suatu keajaiban sekali. Kamu yang dulunya harus selalu masuk ke rumah Sakit dan sekarang kamu bisa sehat tanpa obat dan juga kursi roda."


Merry pun menyadari hal tersebut dan dia berjalan menuju ke pantai, Rizal mencari cara bagaimana agar Merry yang mau kembali bersama dengan Ronny. Dia hawatir Melinda yang secepatnya bisa mengetahui nya.


Rizal pun menghampiri Merry dan dia memegang tangan Merry sambil tersenyum.


"Merry, mempunyai Papa. Merry masih mempunyai kebahagiaan di luar sana tidak untuk tinggal di panti asuhan yaa, Merry mau kan memberikan kesempatan untuk Papa Ronny untuk bisa bertemu dengan Merry dan membawa Merry keluar dari pantai asuhan sayang."


Merry yang merasa jika dirinya belum siap untuk bisa bertemu dengan Papa nya, Merry yang belum bisa melupakan perlakuan Papa nya kepada nya.


"Apakah Merry yang menginginkan Mama Melinda mengetahui Merry, dan Merry harus tinggal bersama dengan Elisabeth."


Seketika Merry pun langsung terdiam, dia tidak memikirkan hal tersebut.


"Tidak Om, aku tidak mau kembali bersama dengan Mama. Jika harus tinggal bersama dengan Elisabeth, aku tidak mau Om."

__ADS_1


Merry pun langsung memeluk erat Om Rizal, dan Om Rizal mencoba untuk menenangkan Merry.


"Om melakukan ini semuanya karena Om juga ingin melihat Merry bahagia, tidak seperti ini Merry yang harus selalu merasakan sakit hati setiap melihat kedatangan Merry ke pantai asuhan yang hanya membuat Merry sedih karena kesombongan nya saja."


Merry melepaskan pelukan erat nya, dan dia pun seperti nya sudah bisa melupakan ketakutan nya kepada Papa nya.


"Baiklah Om, aku ingin bertemu dengan Papa. Tapi aku tidak ingin langsung pergi bersama dengan Papa, aku ingin melihat dulu apakah Papa sudah berubah atau tidak kepada ku."


Rizal merasa sangat senang sekali akhirnya Merry yang bisa luluh hatinya, Rizal berjanji jika sampai Ronny melakukan sesuatu dengan Merry maka dia yang akan menghadapi Ronny.


"Yasudah yaa sayaaaaang, sekarang Merry bermain-main di sekitar pantai yaa. Nanti jika Merry sudah merasa puas Merry boleh panggil Om yaa nanti kita langsung makan siang dan pergi membeli barang-barang yang di inginkan oleh Merry."


Merry menganggukkan kepalanya sambil tersenyum manis di hadapan Om Rizal, Rizal pun duduk sambil memegang Handphone nya dia memfoto Merry dari belakang dan mengirimkan nya kepada Ronny.


Ronny yang sedang sibuk di toko dia membawa pesan dari Rizal dan juga melihat foto yang di kirimkan oleh Rizal.


"Apa maksud nya ini, Rizal yang ingin mengadopsi anak perempuan seperti Melinda saja. Dan dia yang belum menikah lalu siapa yang akan akan mengurus anak perempuan ini dan akan tinggal di mana anak perempuan ini."


Ronny merasa binggung sekali dia harus membalas apa pesan dari Rizal, tapi dia yang merasa jika saat ini Rizal yang selalu membantu nya.


*Baiklah Rizal aku akan membantu kamu untuk bisa mengadopsi anak perempuan itu*

__ADS_1


Rizal tersenyum ketika dia membaca pesan balasan dari Ronny.


*Terimakasih banyak Ronny*


"Ronny kamu akan luar biasa sekali sekali ketika kamu melihat anak perempuan yang ingin aku adopsi ini."


Rizal merasa sudah sangat lama Merry bermain-main di pantai dia pun langsung menghampiri Merry.


"Merry sayaaaaang, ayo kita makan yaa sayaaaaang. Sudah yaa bermain-main pasir dan air nya."


Merry pun membersihkan tangan nya dan dia mengikuti apa yang di katakan oleh Om Rizal.


"Ayo Om Rizal kita pergi."


Rizal memegang tangan Merry dengan begitu sangat kuat sekali dan mereka berdua pun mencari Restoran Seafood.


"Sayaaaaang, kita makan di sana yaa."


Mereka berdua pun berjalan dan masuk ke dalam Restoran tersebut, Merry duduk dengan sangat manis sekali. Rizal pun mulai memesan makanan dan minuman, Rizal terus saja tersenyum memandangi wajah Merry yang begitu sangat jelas dia yang begitu bahagia hari ini.


"Sebentar lagi kamu akan mendapatkan kebahagiaan sayaaaaang, kamu tidak akan lagi merasakan kesedihan. Kamu akan sekolah bersama dengan teman-teman kamu."

__ADS_1


Akhirnya setelah menunggu beberapa menit makanan dan minuman pun datang, Merry begitu sangat lahap sekali makan nya.


__ADS_2