Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode *219*


__ADS_3

Ketika Merry yang sedang menempuh perjalanan menuju ke toko Papa nya, Regina dia kembali datang ke toko Melinda untuk memberitahu Parfume milik Ronny.


Melinda yang begitu sangat di sibukkan dengan rencana iklan nya dia pun harus berurusan kembali dengan Ibu nya.


"Ibu, ada apa Bu kembali lagi? apakah ada sesuatu yang tertinggal di sini?."


Regina pun memberikan botol Parfume tersebut dan Melinda mengambil dan membaca merek Parfume tersebut.


"Putri Belinda Parfume."


Melinda menghirup aroma Parfume tersebut dan seketika dia seperti sedang berada di dekat Putri Belinda.


"Ini adalah Parfume yang sering di pakai oleh Putri Belinda, aku seperti merasakan jika Putri Belinda yang sedang bersama dengan ku sekarang."


Melinda merasa sangat lemas dan dia pun mengingat kembali Putri Belinda.


"Ibu datang langsung ke tempat nya, dan ibu membelinya. Di dalam toko tersebut ibu seperti melihat kehangatan sebuah keluarga ketika ibu melihat foto kebersamaan Putri Belinda bersama dengan Ronny."


Melinda pun terdiam karena dia yang tidak mau memajang foto kebersamaan nya Putri Belinda.


"Kenapa kamu sebagai ibu kandungnya tidak ada pemikiran seperti itu,? kamu lebih memilih untuk memanjang foto Elisabeth saja yang hanya anak adopsi bukan anak kandung mu."


Regina sampai menghelakan nafas panjang nya.


"Melinda, ingat yaa jangan terlalu takut dengan anak kecil itu. Kamu harus lebih tegas dari dia kamu boleh sayang tapi tidak berlebih-lebihan sehingga selalu saja merasa benar ketika posisi nya salah."


Melinda melihat jam di handphone nya.


"Pergilah sana untuk menjemput anak itu dan bicarakan apa yang akan kalian berdua lakukan, biarkan Ibu dan Febrian yang menyelesaikan semuanya."


Melinda pun langsung pergi dari ruangan nya, Regina mengetahui jika Melinda tidak akan pernah bisa fokus pada pekerjaan.


Melinda pun keluar dari toko nya dia melihat ada seorang yang memperhatikan foto Elisabeth.


"Biasanya seorang ibu itu perasaan lebih sensitif terhadap anak nya, tapi kok ini kebalikan nya yaa malah suaminya yang lebih memilih memasang foto Putri Belinda dan juga di jadikan nama Parfume nya. Yasudah lebih baik kita pergi ke Putri Belinda Parfume saja yaa."


Melinda pun akhirnya mengetahui apa yang membuat banyak konsumen nya pergi, tapi Melinda tidak mau menyerah dia tetep ingin membuat iklan untuk Parfume nya.

__ADS_1


"Aku harus segera pergi ke sekolah Elisabeth, dia pasti sangat senang sekali mendapatkan kabar ini."


Melinda dalam perjalanan menuju ke sekolah Elisabeth, di dalam kelas Elisabeth yang terus menerus memperhatikan Veronica dia seperti ini tahu apa kelemahan Veronica.


"Veronica kamu suka makan udang nggak,? kalau suka besok aku akan minta Mama aku untuk memasakkan nya untuk kita berdua."


Veronica pun langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat.


"Tidak jangan aku tidak suka udang, aku alergi udang nafas ku bisa sesak jika memakan udang."


Elisabeth pun tersenyum manis ketika dia mengetahui apa yang tidak di sukai oleh Veronica, dia pun langsung dengan rencana jahatnya.


Bell pulang pun berbunyi semua anak-anak bersiap-siap untuk pulang sekolah, Elisabeth memilih untuk pulang duluan dia yang ingin langsung meminta sesuatu kepada Mommy nya.


Elisabeth langsung menghampiri Suster Diana dan tiba-tiba saja handphone Suster Diana berdering.


"Ibu Melinda."


*Hallo ibu Melinda*


*Suster Diana, jangan dulu pulang yaa. Saya sedang di perjalanan menuju ke sekolah Elisabeth*


"Elisabeth kita harus menunggu Mommy yaa di sini kita tidak langsung pulang."


Elisabeth pun duduk di samping Suster Diana dan dia pun mulai membicarakan rencana jahatnya.


"Suster Diana, aku ingin loh berbagi makanan dengan teman-teman kelas dengan membawa nasi dan lauk pauk untuk makan di jam istirahat. Jadi ingin memberikan bekal makan siang untuk mereka."


Suster Diana merasa rencana Elisabeth yang baik.


"Baiklah nanti kita beritahu Mommy yaa."


Setelah menunggu beberapa jam akhirnya Mommy Melinda pun datang dan langsung menghampiri Elisabeth.


"Mommy Melinda datang."


Teriak Elisabeth sambil memeluk erat Elisabeth.

__ADS_1


"Iya sayang, bagaimana dengan belajar nya ? bisa tidak sayaaaaang dan juga tidak berbuat sesuatu yang tidak baik kan di sekolah."


Elisabeth tersenyum manis kepada Mommy Melinda.


"Tidak Mommy, aku selalu berbuat baik di kelas. Hmmmm Mommy aku ingin sekali bisa membagikan bekal untuk makan siang mommy untuk teman-teman di sekolah, aku ingin isi bekal nya itu aneka seafood goreng tapi yang di buat seperti naget itu pasti sangat enak sekali."


Melinda langsung melirikan mata nya kepada Suster Diana dan Suster Diana menganggukkan kepalanya karena menurut nya itu adalah kegiatan yang positif.


"Baiklah Sayaaaaang, nanti Mommy akan memesan sesuai dengan keinginan kamu yaa."


Melinda pun merasa jika waktu nya dirinya untuk memberikan kabar bahagia untuk Elisabeth.


"Elisabeth sayang, Mommy punya kabar yang baik sekali. Mommy berniat untuk membuat iklan untuk produk parfume kita di televisi dan kamu lah yang menjadi model iklan nya."


Suster Diana dan Elisabeth pun begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar kabar tersebut, Suster Diana tidak menyangka jika Melinda sampai melakukan sejauh itu demi untuk produk parfume nya menjadi terkenal dan sukses.


"Kita akan melakukan shooting nya nanti di hari Minggu yaa sayang, di saat kamu libur sekolah dan sekitarnya kita makan siang di luar yaa."


Melinda menyuruh supir pribadi nya untuk pulang, sedang dirinya bersama dengan Suster Diana dan juga Elisabeth dia pergi untuk bersenang-senang.


Di saat Melinda yang sedang membuat bahagia Elisabeth, Ronny dia jauh lebih bahagia daripada Melinda dia dan Putri Belinda sampai di depan toko nya.


"Sayang, Maafkan Papa yang belum menyiapkan kamar untuk kamu sayang. Kita tinggal di toko kamu tidak apa-apa kan sayang nanti besok Om Rizal dia akan membeli semua kebutuhan kamu."


Mereka bertiga pun akhirnya turun dari mobil dan Putri Belinda pun tersenyum manis melihat foto dia yang begitu besar dengan memakai mahkota di kepala nya.


"Papa lihat yaa aku seperti princess ya."


Terlihat sangat jelas sekali Putri Belinda yang begitu sangat bahagia sekali melihat foto nya, dan tibalah Putri Belinda masuk ke dalam dan Ronny pun langsung memperkenalkan Putri Belinda di hadapan banyak pegawai nya.


"Mohon perhatian semua nya, perkenalkan ini adalah Putri Merry mulai sekarang dan selamanya dia adalah anak kandung ku."


Para pegawai pun merasa sangat terkejut sekali tiba-tiba saja bos nya memperkenalkan seorang anak pertama.


Putri Belinda pun membuka masker wajah nya, dan dia tersenyum manis kepada semua pegawai yang memperhatikan nya. Mereka pun begitu sangat terkejut sekali ketika melihat wajah Merry yang sangat mirip dengan Putri Belinda.


"Hallo semuanya aku Putri Merry, senang bisa bertemu dengan kalian semuanya."

__ADS_1


Para pegawai seketika mereka pun langsung terdiam karena mereka yang seperti melihat Putri Belinda hidup kembali.


__ADS_2