
Hari ini adalah hari pertama Ronny untuk membuka toko nya, dia begitu sangat percaya diri sekarang.
Ronny melayani tamu dengan sangat ramah sekali dia ingin sekali membuat orang-orang simpatik kepada nya.
"Parfume Romeo adalah varian baru aroma yang begitu sangat menyegarkan sekali."
Pelanggan tersebut pun mencari Parfume yang sering di pakai oleh Putri Belinda.
"Saya ingin parfume yang warna merah aroma bunga mawar dan dulu bertuliskan nama Parfume Belinda itu adalah best seller kan."
Ronny menyimpan parfume tersebut di lantai dua karena labelnya yang tidak bisa di buka.
"Apakah tidak mau mencoba parfume yang lain nya,? seperti nya parfume tersebut sudah tidak akan kami produksi lagi."
Pelanggan tersebut pun merasa sangat kecewa sekali dengan perkataan Ronny.
"Saya tidak suka dengan aroma nya yang begitu sangat menyengat sekali, saya lebih suka parfume Belinda. Parfume Belinda aroma nya lebih segar dan tidak kampungan seperti ini."
Ronny kehilangan pelanggan nya dengan kata-kata yang menyakitkan.
"Apa-apa an ini secara tidak langsung dia menghina produksi parfume ku."
__ADS_1
Ronny tidak putus asa dan dia pun masih saja bersikap manis dengan para pelanggannya yang ada.
Dan akhirnya ada seorang ibu yang membawa anak kecil nya, tatapan anak tersebut seperti sangat ketakutan sekali ketika melihat lantai ke dua yang ada di atas nya.
"Ibu, aku takut ada anak perempuan yang melambai-lambai tangan nya kepada ku di tangga itu."
Anak kecil perempuan yang berusia 6 tahun pun menunjukkan dengan tangan yang bergetar.
"Tidak ada anak kecil di sini sayaaaaang, itu mungkin hanya halusinasi mu saja yaa. Makanya jangan banyak nonton film horor yaa jadi selalu terbayang-bayang."
Anak kecil tersebut menarik baju ibu nya dia merasa tidak mau berada di tempat tersebut.
"Ayo Buu pulang, aku takut sekali mata nya merah Buu sangat menakutkan sekali."
"Maafkan saya yaa, seperti nya anak saya merasa tidak nyaman dengan tempat ini."
Pelanggan ke dua pun pergi kembali dan Ronny mulai merasa emosional.
"Kenapa hari pertama ku begitu sangat tidak menyenangkan sekali yaa, semua hanya menguji kesabaran ku saja."
Ronny pun merasa sangat penasaran sekali, dia pun berjalan menuju ke lantai dua.
__ADS_1
Baru saja Ronny mau melihat stok parfume Belinda yang sangat banyak sekali dia mendengar suara teriakan histeris dari lantai bawah.
"Ada apa lagi sih."
Ronny pun langsung berlari menuju ke lantai dasar dia melihat anak kecil yang penuh dengan darah.
Ternyata anak tersebut yang jatuh dari tangga.
Ronny pun langsung menghampiri anak kecil tersebut.
"Kenapa bisa terjadi seperti ini,? ibu harus hati-hati dengan anak nya. Jangan biarkan anak berjalan di atas tangga sendirian."
Anak tersebut pun menangis histeris sambil menunjukkan tangan nya ke arah tangga.
"Ada yang mendorong ku, dan sekarang dia sedang tertawa karena aku tidak mau bermain dengan nya. Dia sangat seram sekali aku tidak mau sangat takut sekali."
Ronny merasa sangat kesal sekali ketika dia harus mendapatkan perkataan yang tidak masuk akal yang di ucapkan oleh anak kecil.
"Bu, tolong ajarkan anak yaa. Ucapan anak ibu itu bisa mempengaruhi produksi saya mereka bisa berpikir negatif terhadap toko saya ini."
Ronny pun langsung segera pergi meninggalkan korban tersebut.
__ADS_1