Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode *210*


__ADS_3

Ronny merasa tidak percaya dengan adanya Putri Belinda di hadapan nya dia pun merasa memeluk erat tubuh Putri Belinda.


"Putri Belinda sayaaaaang, anak Papa. Papa yang begitu sangat bahagia bisa bersama dengan kamu, maafkan Papa yaa sayang. Papa tidak akan pernah menyakiti hati kamu sayaaaaang, Papa sayang kamu."


Ronny sampai menangis di pelukan Putri Belinda, dan Putri Belinda pun merasa sangat bahagia sekali akhirnya dia bisa merasakan kasih sayang seorang Papa.


Ronny melepas pelukan dia mencium kening Putri Belinda.


"Papa, jangan panggil aku Putri Belinda. Nama ku sekarang adalah Merry, di panti asuhan aku di panggil Merry."


Ronny tidak memperdulikan panggilan nama Putri Belinda, dia terus saja memandangi wajah cantik anak nya.


"Papa, sekarang Mama sudah mempunyai anak perempuan baru. Mama memilih teman ku Elisabeth sebagai anak nya yang sekarang, Mama sudah tidak sayang kepada ku. Aku merasa sangat beruntung sekali Papa yang masih sayang kepada ku."

__ADS_1


Mata Putri Belinda terlihat berkaca-kaca dan Ronny pun tersenyum kepada Putri cantik nya itu.


"Biarkan saja Mama yang lebih memilih anak perempuan itu, sekarang Putri Belinda bersama dengan Papa. Dan Papa yang akan membuat Putri Belinda bahagia."


Ronny benar-benar merasa sangat menyesal sekali ketika dulu dia yang sampai mempunyai pikiran yang begitu jahat sekali dengan Putri Belinda.


"Panggil aku Merry yaa Pap, jangan Putri Belinda lagi. Sekarang aku yang begitu sangat nyaman sekali jika di panggil Merry."


Ronny menganggukkan kepalanya sambil tersenyum manis kepada putrinya itu.


Rizal masuk kembali dia melihat Merry yang sedang bahagia bersama dengan Papa nya.


"Merry, Papa tidak akan pernah jahat dengan Merry. Papa akan selalu baik dengan Merry, Papa dan Om Rizal akan berusaha supaya Merry bisa keluar dari panti asuhan dan tinggal di sini bersama dengan Papa dan Om Rizal."

__ADS_1


Merry pun seperti mendengar suara anak perempuan yang seperti sedang bahagia, Merry yang hanya bisa terdiam saja dia tidak mau memberitahu hal ini kepada Papa nya.


"Jika aku bersama dengan Papa, lalu bagaimana dengan Mama jika Mama sampai mengetahui nya. Aku tidak mau tinggal bersama dengan Mama yaa Pap."


Merry sampai memeluk erat tubuh Papa nya, dia mungkin merasa tidak suka melihat Mama nya dengan Elisabeth.


"Kamu tidak akan pernah bersama dengan Mama, kamu akan selalu bersama dengan Papa. Papa tidak akan pernah memberikan kamu tinggal bersama dengan Mama kamu, karena Mama kamu yang sudah melakukan hal yang membuat Papa juga merasa kesal."


Merry berjalan di ruangan Papa nya, dia melihat banyak nya foto-foto dirinya yang seperti princess.


"Wahhh, Papa banyak menyimpan foto-foto ku yaa. Jika Mama malah Menganti foto-foto ku dengan foto Elisabeth, mungkin foto-foto ku di buang yaa sama Mama."


Ronny menghampiri Merry, dia tidak mau putri nya menjadi sedih selalu.

__ADS_1


"Sudah yaa sayang, jangan menangis yaa sayaaaaang. Lupakan semua yang di lakukan oleh Mama kamu sekarang lebih baik kamu fokus menjalani kehidupan bersama dengan Papa di sini."


Merry pun akhirnya bisa tersenyum kembali dia mengikuti apa yang di katakan oleh Papa nya.


__ADS_2